Warga Bone Padati Operasi Pasar Elpiji, Gas Subsidi Ludes dalam Hitungan Jam

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Kelangkaan tabung gas elpiji berukuran tiga kilogram dirasakan warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, sejak tiga pekan terakhir. Selain sulit ditemukan, harga gas bersubsidi ini di tingkat pengecer melonjak jauh di atas harga normal.

Sejumlah warga mengaku sudah beberapa pekan ini tabung gas elpiji sulit ditemukan, jikalaupun ada di penegecer harga gas elpiji 3 kilogram mencapai Rp25 ribu hingga Rp35 ribu per tabung. Kondisi ini membuat warga mengeluh, terlebih gas elpiji merupakan kebutuhan utama untuk aktivitas rumah tangga dan usaha kecil.

Baca Juga:  Pj. Bupati Bone Buka Sarasehan Apdesi Bone

“Saya ini sudah beberapa minggu kesulitan dapat tabung gas kalaupun ada itu sangat mahal, tapi tadi pas saya liat ada banyak warga yang bawa tabung saya langsung singgah menukar tabung,” Ungkap salah seorang warga bernama Mulking, Jumat, 30/1/2026

Menanggapi keluhan warga, Pemerintah Daerah Kabupaten Bone membentuk tim satuan tugas (Satgas) yang bekerja sama dengan pihak Pertamina dengan menggelar operasi pasar tabung gas elpiji.

Operasi pasar gas elpiji 3 kilogram ini disambut antusias warga dan langsung diserbu. Dalam operasi pasar tersebut, gas elpiji dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18.500 per tabung. Untuk mencegah penimbunan, warga diwajibkan membawa Kartu Keluarga dan hanya diperbolehkan menukar satu tabung gas per KK.

Baca Juga:  Sebuah Flyer Bertuliskan Pemadam Libur Beredar di Sosmed, Buntut Seleksi Penerimaan PPPK ?

Ketua III Satgas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, Andi Promal Pawi, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penelusuran, kelangkaan gas elpiji dipicu oleh meningkatnya penggunaan gas untuk keperluan pertanian dan perkebunan, sehingga permintaan melonjak tajam.

“Dari hasil wawancara kami di lapangan kelangkaan tabung gas ini dipicu karena melonjaknya permintaan, banyak masyarakat kita yang menggunakan tabung gas untuk keperluan pertanian dan perkebunan,” Kata Andi Promal Pawi

Baca Juga:  Gagalkan Penculikan Anak, Personel Polres Bone Diganjar Sepeda dan Uang Tunai

Operasi pasar ini rencananya akan berlangsung selama beberapa hari ke depan guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun demikian, kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Bone diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari mendatang hingga musim kemarau berlalu.

Masyarakat berharap pasokan gas elpiji segera kembali normal, sehingga kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil dapat terpenuhi tanpa harus berebut dan membeli dengan harga tinggi. (*)

Penulis : Amal

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Operasi Lalu Lintas di Bone Berbuah Penemuan Motor Curian, 1 Pelaku Diamankan
Satu Lagi Pelaku Penyerangan Kios Stiker di Bone Diamankan Resmob Polres Bone
Bupati Bone Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif
3 Hari Pencarian, Nelayan Tenggelam di Perairan Palette Ditemukan Meninggal
Penemuan Mayat Taruna di Kampus Poltek Bone, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sempat Kabur Ke Kolaka, Pelaku Penyerangan Kios Stiker Ditangkap Tim Resmob Polres Bone
Polres Bone Ungkap Kasus Pelarian Anak di Bawah Umur, Pelaku Ditangkap di Wajo
BREAKING NEWS : Seorang Nelayan Dilaporkan Hilang di Perairan Palette Saat Pergi Mencari Ikan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:19 WITA

Operasi Lalu Lintas di Bone Berbuah Penemuan Motor Curian, 1 Pelaku Diamankan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:54 WITA

Satu Lagi Pelaku Penyerangan Kios Stiker di Bone Diamankan Resmob Polres Bone

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:20 WITA

Bupati Bone Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:31 WITA

3 Hari Pencarian, Nelayan Tenggelam di Perairan Palette Ditemukan Meninggal

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:35 WITA

Penemuan Mayat Taruna di Kampus Poltek Bone, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru

Makassar

Drainase Jalan Aroepala Dibenahi untuk Tekan Kerusakan

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:23 WITA