Setahun Andalan Hati, Ekonomi Sulsel Tumbuh 5,43 Persen dan Kemiskinan Turun

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 20:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,–  Satu tahun Kepemimpinan pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, menunjukkan capaian positif di sejumlah bidang strategis.

Hal itu diakui oleh Pengamat Pemerintahan dan Kebijakan Publik Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Arif Wicaksono. Ia menilai secara objektif terdapat indikator kinerja yang menunjukkan progres.

“Meski banyak kritik dari berbagai penjuru, kita tetap harus mengakui bahwa dalam satu tahun pemerintahan ini terdapat capaian positif, khususnya di bidang ekonomi dan layanan publik,” ungkap Arif, Senin (23/2/2026).

Menurut Arif, pasangan dengan tagline “Andalan Hati” yang dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 lalu ini, telah membuktikan kepemimpinan good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik di Sulsel.

Baca Juga:  Bantu Ringankan Beban, Gubernur Sulsel Sambangi Keluarga Korban Demo Makassar

Misalnya, kata Arif, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan III tahun 2025 mencapai 5,43 persen, yang ditopang sektor pertanian dan jasa. Sementara, angka kemiskinan 2025 turun menjadi 7,60 persen, terendah dalam enam tahun terakhir.

Penurunan tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari intervensi pemerintah daerah melalui bantuan sosial arga miskin serta program Gerakan Pangan Murah yang berkontribusi menekan inflasi hingga 3,03 persen.

“Kemudian ada juga bantuan benih padi sebanyak 5.000 ton dan sertifikasi halal gratis bagi 2.344 UMKM juga memperkuat kemandirian pangan serta daya saing pelaku usaha kecil,” paparnya.

Di sektor kesehatan dan pelayanan publik, Arif menilai sejumlah program menunjukkan dampak nyata. Program Aksi Stop Stunting tercatat telah melayani 16.128 balita dan ibu hamil. Selain itu, pengadaan ambulans MICU serta operasional 27 unit Bus Trans Sulsel gratis di kawasan Mamminasata dinilai memperluas akses layanan dasar masyarakat.

Baca Juga:  Dulu Rusak, Kini Mulai Tertangani: Progres Jalan Strategis Sulsel Terus Berjalan Lewat MYP

“Bahkan konektivitas wilayah kepulauan juga diperkuat melalui layanan seaplane dan subsidi beberapa rute penerbangan antar daerah,” tambahnya.

Dari sisi pembangunan fisik, pemerintah provinsi memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang masuk dalam program Multi Years Project (MYP) seperti, peningkatan 1.000 kilometer jalan provinsi serta peningkatan irigasi seluas 54.000 hektare.

Selain itu, pembangunan dua rumah sakit regional di wilayah Luwu Raya dan Gowa serta normalisasi sungai untuk mitigasi banjir menjadi bagian dari agenda strategis satu tahun terakhir.

Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Arif menilai pendekatan teknokratis mulai terlihat melalui reformasi birokrasi yang membuahkan predikat SAKIP “Sangat Baik” dari Kementerian PANRB. Efisiensi anggaran dan perencanaan jangka panjang berbasis ekonomi biru dan hijau juga dinilai sebagai fondasi penting.

Baca Juga:  Kabag Ops Brimob Polda Sulsel Terima Kunjungan Diskusi Mahasiswa UNM

“Integrasi perencanaan tata ruang dan wilayah menunjukkan adanya arah pembangunan yang tidak hanya jangka pendek, tetapi juga berorientasi keberlanjutan,” ungkapnya.

Selain kebijakan struktural, Arif menilai insentif langsung seperti diskon pajak kendaraan bermotor, bantuan sosial, serta berbagai layanan gratis menjadi kebijakan yang cepat dirasakan masyarakat.

“Setidaknya, dalam satu tahun ini kita bisa melihat adanya kombinasi kebijakan populis yang menyentuh langsung masyarakat dan pendekatan teknokratis dalam tata kelola pemerintahan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Amal

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Sempat Viral Kena Penertiban di CPI, Ibu Helmi Cari Nafkah untuk Keluarga Dapat Perhatian dari Gubernur Sulsel
Gubernur Sulsel Cek Langsung Progres Pekerjaan Jalan Hertasning-Aroepala dan Poros Pattallassang
Pemprov Sulsel-Kodam XIV/Hasanuddin Teken PKS Penanganan Banjir Lutra, Gubernur Andi Sudirman: Wujud Kepedulian untuk Masyarakat
Ketua Tim Pembina Posyandu Sulsel Dorong Penguatan Layanan 6 SPM pada Pembukaan Pelatihan Kader Posyandu Batch 2 dan 3
Gubernur Andi Sudirman Dorong Pemetaan Ekonomi Sulsel Lebih Detail Lewat Sensus Ekonomi 2026
Soal Isu Jamuan “Bintang Lima”, Pemprov Sulsel: Anggaran Itu untuk Kegiatan Setahun
Rapat Koordinasi TP PKK Sulsel Fokus pada Penguatan Program Kerja dan Kesiapan Menyambut Agenda Nasional
Dulu Rusak, Kini Mulai Tertangani: Progres Jalan Strategis Sulsel Terus Berjalan Lewat MYP

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:36 WITA

Sempat Viral Kena Penertiban di CPI, Ibu Helmi Cari Nafkah untuk Keluarga Dapat Perhatian dari Gubernur Sulsel

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:24 WITA

Gubernur Sulsel Cek Langsung Progres Pekerjaan Jalan Hertasning-Aroepala dan Poros Pattallassang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:07 WITA

Pemprov Sulsel-Kodam XIV/Hasanuddin Teken PKS Penanganan Banjir Lutra, Gubernur Andi Sudirman: Wujud Kepedulian untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:55 WITA

Ketua Tim Pembina Posyandu Sulsel Dorong Penguatan Layanan 6 SPM pada Pembukaan Pelatihan Kader Posyandu Batch 2 dan 3

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:31 WITA

Gubernur Andi Sudirman Dorong Pemetaan Ekonomi Sulsel Lebih Detail Lewat Sensus Ekonomi 2026

Berita Terbaru