Guru Pesantren di Bengo Tikam Remaja, Dipicu Aksi Pengeroyokan Santri

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 13:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sat Intelkam Polres Bone saat menjemput terduga pelaku di Polsek Bengo, Minggu malam, 25/4/2026.

Sat Intelkam Polres Bone saat menjemput terduga pelaku di Polsek Bengo, Minggu malam, 25/4/2026.

BONE.BONEKU.COM – Seorang guru di Pesantren Ar-Rahman, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, berinisial MA (35), nekat menikam seorang remaja bernama Andi Malfian (21), Sabtu malam, 25 April 2026. Aksi tersebut dipicu rasa tidak terima setelah sejumlah santri diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok remaja.

Peristiwa ini bermula saat sekelompok remaja dari Dusun Jompie, Desa Liliriawang, berulang kali menggeber-geber sepeda motor di depan area pesantren. Aksi tersebut diduga sebagai bentuk provokasi terhadap para santri.

Awalnya, para santri memilih untuk tidak menanggapi. Namun karena kejadian itu terus berulang, salah satu santri akhirnya menghubungi salah satu remaja dari kelompok tersebut. Tak lama kemudian, remaja berinisial ZA (17) bersama lima rekannya mendatangi pesantren dan terlibat perkelahian dengan dua santri, masing-masing berinisial AR (13) dan AS (17).

Baca Juga:  Satgas Pangan Polri Imbau Pedagang Patuh HET Beras, Pelanggar Terancam Sanksi Berat

Usai kejadian tersebut, ZA kembali ke kelompoknya dan mengaku telah dikeroyok oleh para santri. Mendengar hal itu, ZA bersama tujuh rekannya kembali mendatangi kedua santri tersebut dan diduga melakukan penganiayaan.

Kedua santri yang menjadi korban kemudian melaporkan kejadian itu kepada guru mereka, MA. Mendapat laporan tersebut, MA mendatangi lokasi tongkrongan para remaja untuk meminta penjelasan.

Namun setibanya di lokasi, situasi justru memanas. Salah seorang remaja disebut menyambut MA dengan kata-kata kasar. Emosi yang terpancing membuat MA memukul salah satu remaja, hingga akhirnya ia justru menjadi sasaran pengeroyokan.

Baca Juga:  KPU Tetapkan Paslon Bupati Terpilih...

“Saya dalam keadaan terdesak karena dikeroyok ramai-ramai, sehingga saya terpaksa menusuk salah satu di antara mereka. Setelah itu mereka semua kabur,” ujar MA saat diwawancarai di Polsek Bengo.

Akibat kejadian tersebut, korban Andi Malfian mengalami dua luka tusukan di bagian perut bawah. Setelah melakukan penikaman, MA meninggalkan lokasi kejadian. Namun sepeda motornya tertinggal karena kunci terjatuh di tempat kejadian perkara (TKP). Motor tersebut kemudian dibakar oleh rekan-rekan korban.

Baca Juga:  Dari Saoraja ke Generasi Kini, Semangat Andi Mappanyukki Terus Hidup

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji K, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah kejadian, MA langsung menyerahkan diri ke Polsek Bengo.

“Usai kejadian, terduga pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Bengo kemudian dibawa ke Polres bone, sementara masih pemeriksaan oleh tim penyidik” ujar AKP Alvin, Minggu (26/4/2026).

Untuk mengantisipasi kemungkinan aksi balas dendam dari pihak keluarga korban, Satuan Intelkam Polres Bone yang dipimpin Kanit Intel Aipda Andi Ashar bergerak cepat menjemput MA dari Polsek Bengo dan membawanya ke Mapolres Bone guna pengamanan lebih lanjut. (*)

Penulis : Heri

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan
Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone Masih Bergulir, Versi Korban dan Saksi Berbeda
Diduga Dipicu Persoalan Kue, Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi
Tipu Banyak Warga Berkedok Pengurusan Agen LPG 3 Kg, Dua Bersaudara di Bone Diciduk Polisi
Jalan Baru Lapeccang–Lonrong Diresmikan, Bupati Bone Janjikan Pembangunan Merata
KPPN Watampone Beri Penghargaan Satker Terbaik, Perkuat Sinergi Pengelolaan APBN
TPID Bone Gelar Operasi Pasar di Pasar Palakka, Harga Bahan Pokok Relatif Stabil, Ikan Masih Mahal
Pemkab Bone Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Merdeka, Wabup Ajak Masyarakat Hadir

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:27 WITA

Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:18 WITA

Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone Masih Bergulir, Versi Korban dan Saksi Berbeda

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:48 WITA

Diduga Dipicu Persoalan Kue, Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:06 WITA

Tipu Banyak Warga Berkedok Pengurusan Agen LPG 3 Kg, Dua Bersaudara di Bone Diciduk Polisi

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:02 WITA

Jalan Baru Lapeccang–Lonrong Diresmikan, Bupati Bone Janjikan Pembangunan Merata

Berita Terbaru