Dukung Target PM-AAS Sulsel, Bupati Soppeng Tegaskan Kesiapan Daerah

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 14:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, menghadiri Rapat Koordinasi Perluasan Penerapan Budi Daya Padi Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh seluruh bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan bersama jajaran Kementerian Pertanian RI, perangkat daerah, perguruan tinggi, BUMN, serta berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi untuk mendukung Program Swasembada Pangan Berkelanjutan melalui penerapan PM-AAS seluas 1 juta hektare secara nasional pada tahun 2026.

Berbagai agenda strategis dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari sosialisasi Program PM-AAS, penyampaian target pelaksanaan di masing-masing kabupaten/kota, kesiapan sarana dan prasarana pendukung, dukungan penyediaan pupuk oleh PT Pupuk Indonesia, hingga diskusi bersama seluruh kepala daerah guna menyamakan langkah dalam implementasi program pertanian modern di Sulawesi Selatan.

Baca Juga:  Gabung di IFSWF, BPI Danantara Dapat Dukungan Dari Australia

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI sekaligus Penanggung Jawab Swasembada Pangan Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si., menegaskan bahwa penerapan PM-AAS merupakan strategi utama dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional melalui modernisasi budidaya padi. Pemerintah menargetkan penerapan PM-AAS di Sulawesi Selatan seluas 91.340 hektare pada tahun 2026 sebagai bagian dari program nasional pengembangan pertanian modern.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan implementasi program sangat bergantung pada kesiapan pemetaan wilayah, ketersediaan sarana dan prasarana pertanian, kelancaran distribusi pupuk, serta pembagian target yang jelas di setiap kabupaten dan kota. Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk mengoptimalkan mekanisasi dan pemanfaatan teknologi pertanian modern guna meningkatkan produktivitas pertanian.

Baca Juga:  1 Rumah di Bengo Hangus Terbakar, Pemilik Juga Alami Luka Bakar

Pada akhir kegiatan, Bupati Soppeng bersama seluruh bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan menandatangani komitmen bersama pencapaian target PM-AAS Provinsi Sulawesi Selatan seluas 91.340 hektare sebagai wujud sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk mendukung penuh percepatan penerapan PM-AAS. Menurutnya, transformasi menuju pertanian modern merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.

Baca Juga:  KIS Buka Donasi Untuk Bone Utara & Luwu Utara

“Kabupaten Soppeng siap mengoptimalkan pemanfaatan mekanisasi dan teknologi pertanian modern sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional. Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah terus diperkuat sehingga transformasi pertanian modern dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Melalui komitmen bersama tersebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng optimistis dapat berkontribusi aktif dalam mewujudkan sektor pertanian yang semakin modern, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan pangan menuju Indonesia yang mandiri dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba Mulai Mulus, Warga Rasakan Dampak Program MYP Sulsel
Gubernur Sulsel Tinjau Aliran Primer Sungai Saddang Pinrang-Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela
Bukan Sekadar Jalan Pagi, Bupati Bone Temui Wali Kota Parepare dan Suntik Semangat Tim Bone Beramal FC
Insiden Berdarah di Cina, Mertua dan Menantu Terlibat Duel hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
Menteri Ara Beri Tambahan 25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulsel, Apresiasi Komunikasi Gubernur Andi Sudirman
Membanggakan! Dandim Bone Terima Piagam Kasad, Jurnalis TV One Juara Satu Media Elektronik
Cekcok Berujung Mengerikan, Istri di Bone Diduga Disiram Bensin Lalu Dibakar Suami
Polwan Satlantas Polres Bone Bagikan Air Mineral kepada Warga yang Antre BBM di SPBU

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:33 WITA

Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba Mulai Mulus, Warga Rasakan Dampak Program MYP Sulsel

Minggu, 20 September 2026 - 16:15 WITA

Gubernur Sulsel Tinjau Aliran Primer Sungai Saddang Pinrang-Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela

Minggu, 20 September 2026 - 14:11 WITA

Bukan Sekadar Jalan Pagi, Bupati Bone Temui Wali Kota Parepare dan Suntik Semangat Tim Bone Beramal FC

Minggu, 20 September 2026 - 02:06 WITA

Insiden Berdarah di Cina, Mertua dan Menantu Terlibat Duel hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Jumat, 18 September 2026 - 19:44 WITA

Menteri Ara Beri Tambahan 25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulsel, Apresiasi Komunikasi Gubernur Andi Sudirman

Berita Terbaru