Bunda PAUD Sulsel Dorong PAUD Inklusif Lewat Webinar PANRITA PAUD Seri 2

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM, — Pokja Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Selatan kembali mempertegas komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang inklusif dan berkualitas melalui penyelenggaraan Webinar PANRITA PAUD Seri 2 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang bertujuan meningkatkan kapasitas, kompetensi pedagogik, dan profesionalisme para pendidik PAUD. Pada seri kedua ini, webinar mengangkat tema “Menyongsong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di PAUD: Buddy System, Solusi PAUD Inklusif dengan Guru Pendamping Khusus (GPK) Terbatas.”

Tema tersebut dipilih sebagai upaya memberikan solusi atas tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif, khususnya dalam mendukung implementasi kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di tengah keterbatasan jumlah Guru Pendamping Khusus (GPK).

Baca Juga:  Rakor di Sulsel, Wabup Bone Dorong Reformasi Layanan Pertanahan

PANRITA PAUD merupakan akronim dari Profesional dalam Mengajar, Adaptif terhadap Perkembangan Anak, Nurturing (Mendidik dengan Kasih Sayang), Responsif terhadap Kebutuhan Belajar Anak, Inovatif dalam Pembelajaran, Tangguh dan Berdedikasi, serta Amanah dalam Mendidik Generasi. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi karakter yang melekat pada setiap pendidik PAUD di Sulawesi Selatan dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan berpihak pada kebutuhan setiap anak.

Webinar dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Selatan, ****. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyukseskan implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, pendidik, dan orang tua.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel dan Pangdam Takziah ke Rumah Duka Ojol Korban Pengeroyokan Demo di Makassar

Menurutnya, pemerintah daerah perlu terus memperluas akses layanan PAUD yang berkualitas dan merata, sementara para pendidik didorong untuk meningkatkan kompetensi dalam memberikan layanan yang ramah bagi semua anak. Orang tua pun memiliki peran strategis dalam memastikan anak memperoleh pendidikan sejak usia dini sebagai fondasi bagi keberhasilan pendidikan pada jenjang berikutnya.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam penyelenggaraan layanan PAUD inklusif. Salah satu pendekatan yang diperkenalkan adalah Buddy System, yaitu model pendampingan yang mengoptimalkan interaksi antarsiswa dengan dukungan pendidik sehingga anak berkebutuhan khusus tetap dapat belajar bersama di sekolah reguler secara aman, nyaman, dan setara, meskipun jumlah Guru Pendamping Khusus masih terbatas.

Baca Juga:  Sekda Jufri Rahman: Masa Depan Bangsa Dimulai dari Pendidikan Usia Dini

Melalui Webinar PANRITA PAUD, Pokja Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Selatan berharap semakin banyak pendidik yang memiliki pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan praktik pembelajaran inklusif. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan anak usia dini yang berkualitas, berkeadilan, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya generasi Sulawesi Selatan yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong implementasi Wajib Belajar 13 Tahun. (*)

Berita Terkait

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT, BPBD dan Nakes Dikirim Bantu Penanganan
Gubernur Sulsel Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Anti Mager dan Kirab Kemerdekaan
Pengabdian hingga 30 Tahun, Gubernur Sulsel Sematkan Satyalencana kepada 398 PNS
Gubernur Sulsel: Perbaikan Jalan Tamalanrea Raya Makassar dan Opu Tosappaile Palopo Terus Dikebut
Hadapi Ancaman El Nino, Pemprov Sulsel Kerahkan 300 Pompa dan 100 Sumur Bor Atasi Kekeringan Sawah
PWI Sulsel Benahi Keanggotaan, KTA, dan Kepemimpinan Organisasi di Daerah
Dukung Tim SAR dan Relawan, Sentralsari Primasentosa Kirim Bantuan Cleo ke Gunung Bawakaraeng
Progres Stadion Sudiang Mendekati 20 Persen, Suherman: Pembangunan Tetap Berjalan Seperti Biasa

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:47 WITA

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT, BPBD dan Nakes Dikirim Bantu Penanganan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:29 WITA

Gubernur Sulsel Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Anti Mager dan Kirab Kemerdekaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:40 WITA

Pengabdian hingga 30 Tahun, Gubernur Sulsel Sematkan Satyalencana kepada 398 PNS

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Gubernur Sulsel: Perbaikan Jalan Tamalanrea Raya Makassar dan Opu Tosappaile Palopo Terus Dikebut

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WITA

Hadapi Ancaman El Nino, Pemprov Sulsel Kerahkan 300 Pompa dan 100 Sumur Bor Atasi Kekeringan Sawah

Berita Terbaru