Meski Sudah Disidak, Kelangkaan BBM Subsidi di Bone Belum Usai, ToMas Desak Penambahan Kuota dan Pengawasan Ketat

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM – Polemik kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di Kabupaten Bone terus berlanjut dan membebani masyarakat. Fenomena stok Pertalite maupun Solar yang habis lebih cepat dari waktu yang ditetapkan kini menjadi pemandangan yang hampir terjadi setiap hari. Di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), antrean panjang kendaraan sudah tampak sejak siang hari, dan tak jarang pengumuman “Stok Habis” sudah terpampang di papan pengumuman sebelum waktu operasional berakhir.

Padahal, Bupati Bone beserta Wakil Bupati Bone diketahui telah turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan mendadak guna memastikan ketersediaan BBM subsidi. Namun sayangnya, upaya tersebut belum membuahkan hasil yang permanen. Kelangkaan tetap terjadi, antrean kendaraan tetap mengular, dan warga tetap harus kecewa mendapati stok telah habis terjual.

Baca Juga:  Lagi Asik Berpelukan di Atas Motor, Sepasang Remaja  Diciduk Satpol PP

Merespons situasi yang terus berulang tanpa penyelesaian, sejumlah Tokoh Masyarakat (Tomas) akhirnya bersuara. Mereka menilai persoalan ini tidak semata-mata terjadi karena satu sebab saja. Di satu sisi, diduga kuat masih adanya praktik mafia BBM yang memanfaatkan ketimpangan pasokan dan permintaan. Namun di sisi lain, fakta lapangan menunjukkan bahwa jumlah konsumen dan kebutuhan riil masyarakat memang terus mengalami peningkatan yang signifikan.

Baca Juga:  Evakuasi Pohon Lapuk Di Depan Kampus Uniasman, Danyon Ichsan; Wujud Sinergitas Brimob Bone

“Pengguna BBM subsidi terus bertambah dari waktu ke waktu. Tidak hanya untuk kendaraan bermotor, namun kebutuhan petani dan nelayan juga terus meningkat. Apalagi dengan adanya program ketahanan pangan yang digalakkan pemerintah pusat, tentu kebutuhan bahan bakar untuk operasional pertanian dan perikanan ikut bertambah besar,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Bone.

Melihat kondisi tersebut, masyarakat pun menyampaikan harapan dan tuntutan yang mendesak kepada pemerintah daerah.

Baca Juga:  Telkomsel Dukung Kelancaran Panen Raya Serentak Nasional di Bone

“Untuk itu, kami berharap agar pemerintah segera merekomendasikan penambahan kuota BBM subsidi, khususnya jenis Solar dan Pertalite agar sesuai dengan kebutuhan riil warga Bone. Selain itu, kami meminta unsur Forkompimda bersinergi melakukan pengawasan yang jauh lebih ketat dan menyeluruh terhadap penyaluran BBM subsidi ini. Libatkan seluruh pemangku kepentingan hingga tingkat kecamatan agar pengawasan berjalan optimal dan tidak ada celah bagi penyalahgunaan,” tegas tokoh masyarakat tersebut.(*)

Penulis : Achyl

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Praktik Pelansiran Disorot, Pengguna Truk Keluhkan Pembatasan Solar di SPBU Pakkasalo
Dari Dunia Advokat ke Kursi Hakim Agung, Dhifla Wiyani Bawa Pengalaman Panjang di Bidang Hukum
Pasca Gempa M7,7, Polres Sikka Bergerak Cepat Tangani Dampak dan Evakuasi Korban
73 Paskibraka Sulsel Resmi Dikukuhkan, Siap Tuntaskan Amanah di HUT ke-81 RI
Antrian Panjang vs. Pengalihan Ilegal: Kelangkaan Solar di Bone
Dukung Aktivitas Warga, Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan Hasil Karya Batalyon C Pelopor
Upah Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Buruh Sekolah Rakyat Jalan Kaki 9 Kilometer ke Polres Bone
Proyek Sekolah Rakyat di Bone Telan Rp230 Miliar, Ratusan Buruh Justru Menjerit, Upah 3 Minggu Belum Dibayar

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Dugaan Praktik Pelansiran Disorot, Pengguna Truk Keluhkan Pembatasan Solar di SPBU Pakkasalo

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Dari Dunia Advokat ke Kursi Hakim Agung, Dhifla Wiyani Bawa Pengalaman Panjang di Bidang Hukum

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:42 WITA

Pasca Gempa M7,7, Polres Sikka Bergerak Cepat Tangani Dampak dan Evakuasi Korban

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:25 WITA

73 Paskibraka Sulsel Resmi Dikukuhkan, Siap Tuntaskan Amanah di HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:05 WITA

Antrian Panjang vs. Pengalihan Ilegal: Kelangkaan Solar di Bone

Berita Terbaru