TP PKK Sulsel Perkuat Kapasitas Pengurus Koperasi Melalui Pelatihan Manajemen

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 21:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,.BONEKU.COM,– Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat kapasitas pengurus Koperasi PKK melalui Pelatihan Gerak Bersama PKK untuk Penguatan Manajemen Koperasi.

Berlangsung selama tiga hari, 1–3 September 2026, di Gedung Kartini TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Mesjid Raya Nomor 70 A, Makassar, pelatihan ini diikuti 50 pengurus Koperasi PKK tingkat kabupaten, kota, dan provinsi yang mewakili 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Penguatan kapasitas tersebut merupakan tindak lanjut dari Sosialisasi Perkoperasian Tahun Anggaran 2025, sekaligus bagian dari upaya memastikan koperasi di lingkungan PKK tidak berhenti pada aspek legalitas, tetapi mampu berkembang sebagai organisasi usaha yang sehat dan memberikan manfaat bagi anggotanya.

Berdasarkan hasil pendataan, saat ini terdapat 16 Koperasi PKK di Sulawesi Selatan yang telah resmi berbadan hukum dan tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Sementara satu Koperasi PKK dari Kabupaten Jeneponto masih dalam proses penyelesaian administrasi, termasuk pengurusan akta notaris.

Baca Juga:  Rapat Koordinasi TP PKK Sulsel Fokus pada Penguatan Program Kerja dan Kesiapan Menyambut Agenda Nasional

Perkembangan tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat gerakan koperasi PKK di Sulawesi Selatan. Namun, pertumbuhan kelembagaan perlu diikuti dengan peningkatan kualitas pengelolaan agar koperasi mampu menjalankan fungsi pelayanan dan pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Karena itu, peserta dibekali materi mengenai manajemen dan tata kelola koperasi, pengembangan usaha, perencanaan, legalitas kelembagaan, hingga penyusunan rencana aksi yang dapat diterapkan di masing-masing daerah.

Aspek pengelolaan keuangan juga menjadi perhatian utama. Pengurus didorong mampu menyusun laporan keuangan secara tertib, transparan, dan akuntabel sebagai fondasi dalam membangun kepercayaan anggota serta menjaga kesehatan koperasi.

Lebih dari sekadar peningkatan pengetahuan, pelatihan ini diarahkan untuk membangun kemampuan pengurus dalam mengidentifikasi potensi usaha, membaca peluang, memperkuat pelayanan kepada anggota, serta menyusun langkah pengembangan yang sesuai dengan potensi masing-masing daerah.

Baca Juga:  Melalui Sosialisasi KISAK, TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Tertib Administrasi Kependudukan di Luwu Timur

Untuk memberikan perspektif yang komprehensif, materi menghadirkan narasumber dari Kementerian Hukum RI, Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Sulawesi Selatan, TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, serta praktisi perkoperasian.

Kolaborasi lintas sektor tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai berbagai aspek yang diperlukan dalam membangun koperasi yang kuat, mulai dari legalitas dan kelembagaan, perencanaan pengembangan, akses layanan pendukung, hingga pengelolaan usaha.

Ruang pembelajaran ini sekaligus dimanfaatkan untuk menyusun rencana aksi pengembangan Koperasi PKK di masing-masing kabupaten/kota. Dengan perencanaan yang lebih terarah, koperasi diharapkan mampu mengembangkan potensi usaha lokal sekaligus memberikan nilai tambah bagi anggota dan masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Meresmikan 1486 SuperSUN Listrik Tenaga Surya di 80 Desa

Sinergi TP PKK dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem koperasi yang tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga produktif dan adaptif terhadap peluang ekonomi.

Ke depan, keberhasilan Koperasi PKK tidak hanya diukur dari bertambahnya jumlah koperasi yang berbadan hukum, tetapi juga dari kemampuan mengelola organisasi secara profesional, mengembangkan usaha yang produktif, memberikan pelayanan kepada anggota, dan menciptakan manfaat ekonomi yang nyata.

Melalui semangat Gerak Bersama PKK, koperasi diharapkan tumbuh menjadi salah satu wadah strategis pemberdayaan ekonomi anggota dan keluarga, sekaligus membuka lebih banyak peluang usaha yang berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan. (*)

Berita Terkait

Sekda Jufri Rahman Hadiri Paripurna DPRD Sulsel, Hasil Reses Jadi Masukan Perencanaan Pembangunan
Sekda Jufri Rahman Hadiri Paripurna DPRD Sulsel, Hasil Reses Jadi Masukan Perencanaan Pembangunan
Pakar Ekonomi: Keputusan Gubernur Sulsel Tak Naikkan Pajak adalah Langkah Berani dan Rasional
Kafilah Sulsel Raih 26 Tiket Final MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Lepas Peserta Bhayangkara Off-Road Merdeka, Gubernur Sulsel Pesan Offroader Jaga Lingkungan
DPRD Sulsel Dukung MYP Berlanjut, Infrastruktur Jadi Prioritas
Peduli Kondisi Masyarakat, Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Pajak Daerah Tak Naik
Kepala BKN Puji Kepemimpinan Gubernur Sulsel Terapkan Manajemen Talenta Pejabat Eselon dan ASN

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 21:00 WITA

TP PKK Sulsel Perkuat Kapasitas Pengurus Koperasi Melalui Pelatihan Manajemen

Selasa, 1 September 2026 - 13:01 WITA

Sekda Jufri Rahman Hadiri Paripurna DPRD Sulsel, Hasil Reses Jadi Masukan Perencanaan Pembangunan

Selasa, 1 September 2026 - 10:53 WITA

Sekda Jufri Rahman Hadiri Paripurna DPRD Sulsel, Hasil Reses Jadi Masukan Perencanaan Pembangunan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Pakar Ekonomi: Keputusan Gubernur Sulsel Tak Naikkan Pajak adalah Langkah Berani dan Rasional

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:13 WITA

Kafilah Sulsel Raih 26 Tiket Final MTQ VIII KORPRI Nasional 2026

Berita Terbaru