Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp935 Miliar untuk Pembangunan Luwu Raya di APBD 2025

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,- Kebijakan penganggaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada APBD Tahun 2025 menunjukkan arah pembangunan yang berkeadilan, khususnya dalam memperkuat kawasan Luwu Raya sebagai salah satu wilayah strategis pertumbuhan di Sulsel.

Jubir Andalan Hati pada Pilgub Sulsel 2024, Irwan ST, mengungkapkan alokasi pembangunan untuk Luwu Raya tidak hanya bersumber dari APBD Provinsi murni, tetapi juga diperkuat dengan dukungan APBN yang dikelola melalui tugas pembantuan pemerintah provinsi.

“Tidak ada yang dianaktirikan dalam pembangunan di Sulsel. Jika merujuk data APBD 2025, alokasi anggaran pemprov Sulsel untuk daerah Luwu Raya sebanding atau bahkan lebih besar dari kontribusi PAD yang diterima pemerintah provinsi,” ujar Irwan dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan data realisasi APBD Sulsel Tahun Anggaran 2025, kontribusi pendapatan daerah dari wilayah Luwu Raya yang masuk ke kas Pemprov Sulsel tercatat sebesar Rp806 miliar, yang bersumber dari seluruh jenis pajak daerah.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Resmikan Rehab 136 Sekolah, Program Terbesar Sarana Pendidikan di Sulsel

Sementara alokasi anggaran belanja dalam realisasi APBD Pemprov Sulsel 2025 tercatat sebesar Rp935 miliar untuk seluruh daerah Luwu Raya. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur strategis, seperti peningkatan konektivitas jalan, penguatan jaringan irigasi, serta pembangunan fasilitas layanan kesehatan melalui skema Multi Years Contract (MYC) dan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH).

Irwan menjelaskan, alokasi pembangunan infrastruktur melalui skema MYC untuk Luwu Raya merupakan yang terbesar dibandingkan wilayah lain di Sulsel, dengan nilai hampir Rp400 miliar. Program tersebut meliputi pembangunan satu unit RS Regional modern dan terlengkap di Kabupaten Luwu, penanganan jaringan irigasi sepanjang kurang lebih 58.540 meter untuk optimalisasi daerah irigasi seluas sekitar 11 ribu hektare, serta penanganan jalan strategis kewenangan provinsi sepanjang 35 kilometer lebih.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel dan Pangdam Takziah ke Rumah Duka Ojol Korban Pengeroyokan Demo di Makassar

Selain itu, kebijakan afirmatif juga diwujudkan melalui dukungan APBN untuk sektor pertanian di Luwu Raya dengan total alokasi mencapai Rp107 miliar.

Selain itu, melalui dukungan APBN skema Instruksi Jalan Daerah (IJD), dilakukan intervensi Gubernur Sulsel untuk membuka akses menuju Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, sepanjang 15,45 kilometer.

Pada tahun 2026 dialokasikan anggaran sebesar Rp46 miliar untuk penanganan 4,8 kilometer, dengan sisa pekerjaan dilanjutkan pada tahun 2027. Termasuk pula penanganan Matano Belt Road dengan panjang ruas mencapai 33 kilometer.

Baca Juga:  Pemerintah Serius Tindak Sawit Ilegal, Lahan Mulai Diambil Alih

Secara akumulatif, total dana pembangunan yang dialokasikan ke wilayah Luwu Raya sepanjang tahun 2025 mencapai sekitar Rp1,041 triliun. Nilai tersebut menunjukkan belanja pembangunan yang diterima Luwu Raya lebih besar dibandingkan kontribusi pendapatan daerahnya ke kas Pemprov Sulsel yang sebesar Rp806 miliar.

Irwan menegaskan, perbandingan data ini mencerminkan arah kebijakan fiskal Pemprov Sulsel yang menempatkan pemerataan dan keadilan pembangunan sebagai prioritas utama.

“Kebijakan ini disusun untuk memperkuat struktur ekonomi regional dan meningkatkan kualitas pelayanan dasar yang berkelanjutan, dengan Luwu Raya sebagai salah satu lokomotif pembangunan Sulawesi Selatan ke depan. Ini juga menjadi bentuk keterbukaan informasi publik agar masyarakat memahami basis pengambilan keputusan anggaran pemerintah provinsi,” pungkasnya. (*)

Penulis : Heri

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Dekranasda Sulsel Siapkan Kerajinan Terbaik untuk INACRAFT 2026
Pemprov Sulsel Tegaskan Kewenangan Pusat soal DOB Luwu Raya
BPK Catat Capaian Positif Bank Sulselbar, Tetap Ada Rekomendasi
Janji Terealisasi, Andi Sudirman Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Lansia di Takalar
Pemprov Sulsel Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Digital Hadapi Tantangan Global 2026
Bukan Sekadar Ceramah, Ini Pesan Hijrah Hati dari Tabligh Akbar TP PKK Sulsel, Sambut Ramadan
LKPP RI Nilai PBJ Pemprov Sulsel Sangat Baik, Gubernur: Alhamdulillah Biro PBJ dan OPD Bekerja Optimal
Tujuh Hari Pencarian, Seluruh Korban ATR 42-500 di Bulusaraung Akhirnya Ditemukan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:51 WITA

Dekranasda Sulsel Siapkan Kerajinan Terbaik untuk INACRAFT 2026

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:14 WITA

Pemprov Sulsel Tegaskan Kewenangan Pusat soal DOB Luwu Raya

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:42 WITA

BPK Catat Capaian Positif Bank Sulselbar, Tetap Ada Rekomendasi

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:56 WITA

Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp935 Miliar untuk Pembangunan Luwu Raya di APBD 2025

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:11 WITA

Janji Terealisasi, Andi Sudirman Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Lansia di Takalar

Berita Terbaru

Makassar

Dekranasda Sulsel Siapkan Kerajinan Terbaik untuk INACRAFT 2026

Sabtu, 31 Jan 2026 - 13:51 WITA