Aksi AMPERA di Kejari Wajo, Desakan Penegakan Hukum Tanpa Intervensi

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO.BONEKU.COM,– Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bela Rakyat (AMPERA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo, Jumat (6/2/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat sekaligus desakan kepada aparat penegak hukum agar lebih serius dan konsisten dalam menuntaskan kasus-kasus korupsi yang dinilai merugikan rakyat.

Dalam orasinya, massa aksi menyoroti masih maraknya praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di Kabupaten Wajo. Mahasiswa dan pemuda menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain penegakan hukum yang berkeadilan terhadap dugaan kasus korupsi, perhatian serius terhadap sektor pendidikan dan kesehatan yang terdampak praktik koruptif, keterbukaan informasi melalui dialog dengan instansi terkait, serta komitmen tegas aparat penegak hukum dalam menyelesaikan setiap perkara.

Baca Juga:  Wajo Raih Penghargaan Presiden RI atas Peningkatan Produksi Beras Nasional 2025

Aspirasi massa diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Wajo, A. Saifullah, S.H., M.H. Ia menyampaikan bahwa proses penegakan hukum yang sedang berjalan terus dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami menghargai penyampaian aspirasi dari rekan-rekan mahasiswa dan pemuda sebagai bagian dari hak konstitusional yang dijamin undang-undang. Aspirasi tersebut kami terima dengan baik, dengan harapan penyampaiannya tetap berlangsung secara damai, tertib, dan konstruktif,” ujarnya.

Baca Juga:  Jelang Akhir Tahun, Kejari Wajo Musnahkan Barang Bukti 43 Perkara Inkracht

Saifullah juga menegaskan bahwa sejumlah perkara saat ini masih berada pada tahap penyidikan hingga persidangan. Menurutnya, seluruh proses hukum tetap berjalan dan tidak terhenti.

“Proses penegakan hukum terus kami lanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku hingga seluruh tahapan memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator AMPERA, Syaiful, menyatakan bahwa aksi demonstrasi ini merupakan bentuk kontrol sosial sekaligus desakan agar Kejaksaan lebih serius dan konsisten dalam menangani kasus-kasus korupsi di Kabupaten Wajo. Ia berharap aparat penegak hukum tidak gentar menghadapi berbagai bentuk tekanan maupun intervensi.

Baca Juga:  HIWAFI 2025 Semakin Semarak, WIM Hadirkan Promo dan Layanan Unggulan

Salah satu kasus yang disoroti dalam aksi tersebut adalah dugaan korupsi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang telah diputus pengadilan. Massa aksi meminta agar Kejaksaan tetap independen dan bebas dari intervensi dalam menuntaskan seluruh kasus korupsi lainnya yang masih berjalan.

“Aksi ini merupakan bentuk dorongan agar Kejaksaan benar-benar serius dan konsisten dalam menegakkan hukum demi kepentingan rakyat,” tegas Syaiful. (*)

Penulis : Rangga

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Ahli Geofisika Unhas Pastikan Kegiatan Seismik 3D di Wajo Aman
Ketua DPRD Wajo Serap Aspirasi Warga Atakkae dalam Reses Masa Persidangan II
Pemkab Wajo Gaungkan Revolusi Hijau, Tanam Pohon Serentak di 16 Kelurahan
Edukasi Demokrasi Sejak Dini, KPU Wajo Sambangi SMAN 3 Wajo
DPC Partai Hanura Wajo Gelar Musyawarah dan Pelantikan Pengurus Periode 2025–2030
Pemkab Wajo Respons Keluhan Warga, Drainase Depan RSUD Lamaddukelleng Masuk Prioritas 2026
Genangan Air Tak Kunjung Teratasi, Drainase Sekitar RSUD Lamaddukelleng Dikeluhkan Warga
Wajo Raih Penghargaan Presiden RI atas Peningkatan Produksi Beras Nasional 2025

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:11 WITA

Ahli Geofisika Unhas Pastikan Kegiatan Seismik 3D di Wajo Aman

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:01 WITA

Aksi AMPERA di Kejari Wajo, Desakan Penegakan Hukum Tanpa Intervensi

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:44 WITA

Ketua DPRD Wajo Serap Aspirasi Warga Atakkae dalam Reses Masa Persidangan II

Senin, 26 Januari 2026 - 12:32 WITA

Pemkab Wajo Gaungkan Revolusi Hijau, Tanam Pohon Serentak di 16 Kelurahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:44 WITA

Edukasi Demokrasi Sejak Dini, KPU Wajo Sambangi SMAN 3 Wajo

Berita Terbaru

Bone

Diduga Korsleting, Satu Unit Mini Bus Hangus Terbakar

Kamis, 5 Feb 2026 - 15:11 WITA