BONE.BONEKU.COM,– Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, memimpin Rapat Teknis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bone dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Pemda Bone, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Watampone, Selasa (3/3/2026).
Rapat tersebut dihadiri unsur perangkat daerah terkait, perwakilan Perum Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), serta jajaran TPID Kabupaten Bone. Pertemuan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bone untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap terkendali hingga Hari Raya Idulfitri.
Dalam arahannya, Andi Akmal Pasluddin menegaskan pentingnya respons cepat dan langkah konkret dari seluruh anggota TPID guna mengantisipasi potensi lonjakan harga yang kerap terjadi saat Ramadan. Ia meminta agar perkembangan harga dan distribusi bahan pokok dipantau secara intensif dan disampaikan secara berkala kepada masyarakat.
“Sampaikan secara rutin informasi perkembangan harga dan pasokan secara transparan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan,” tegasnya.
Sejumlah komoditas strategis menjadi fokus pengendalian, di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam ras, telur ayam, cabai merah, dan bawang merah. Berdasarkan laporan perangkat daerah terkait, stok bahan pokok secara umum masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Meski demikian, pengawasan lapangan akan terus diperketat melalui inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional maupun ritel modern untuk mencegah spekulasi harga dan potensi penimbunan.
Wakil Bupati juga menginstruksikan optimalisasi Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar yang dilaksanakan bekerja sama dengan dinas terkait serta Bulog di sejumlah titik strategis. Program tersebut diharapkan mampu menyediakan beras, daging sapi, daging ayam, telur, dan komoditas lainnya dengan harga terjangkau, bahkan di bawah harga pasar.
Selain pengendalian harga, ia menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan sinkronisasi data antarperangkat daerah sebagai dasar pengambilan kebijakan berbasis satu data dalam pengendalian inflasi daerah.
“Kami berharap stok bahan pangan tidak diperjualbelikan ke luar daerah sehingga tidak terjadi lonjakan atau permainan harga sembako di Kabupaten Bone,” ujarnya.
Di akhir rapat, Andi Akmal memastikan Pemerintah Kabupaten Bone akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan harga selama Ramadan hingga Idulfitri. Pengawasan juga diperketat untuk mencegah praktik penimbunan yang berpotensi memicu kelangkaan dan kenaikan harga yang tidak wajar.
“Kami akan memastikan ketersediaan bahan pokok mencukupi selama Ramadan hingga Lebaran, sekaligus menjamin kualitas pangan yang aman, sehat, dan higienis bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui rapat teknis TPID ini, Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta melindungi daya beli masyarakat selama Ramadan 1447 Hijriah. (*)
Penulis : Amal
Editor : Admin Redaksi











