TRC Dinsos Bone Evakuasi Warga Terlantar yang Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM, — Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kabupaten Bone bersama personel Satpol PP bergerak cepat mengevakuasi seorang warga yang diduga terlantar pinggir jalan Vetran Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, Sabtu (23/5/2026).

Keberadaan warga tersebut sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas, karena hanya terbaring di bahu jalan dengan kondisi lemas. Warga sekitar kemudian melaporkan kondisi itu kepada petugas agar segera mendapat penanganan.

Menerima laporan tersebut, TRC Dinsos Bone langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Saat ditemukan, kondisi pria tersebut tampak lemas dan tidak berdaya.

Baca Juga:  Tingkatkan PAD, Pemkab Bone Terapkan Tarif Penggunaan Stadion Lapatau

Sebelum proses evakuasi dilakukan, petugas terlebih dahulu memberikan makanan dan minuman sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. Setelah kondisinya mulai membaik, warga tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bone guna menjalani pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

“Kami menemukan yang bersangkutan dalam kondisi lemas di pinggir jalan. Setelah kami cek, ternyata dia kelaparan. Setelah diberi makan, kondisinya mulai pulih dan langsung kami evakuasi ke RSUD Bone untuk pemeriksaan kesehatan,” ujar Isra Sari dari TRC Dinsos Bone.

Baca Juga:  Kunker ke Amali, PJ Bupati Bone Sampaikan Jaga Pilkada Agar Damai dan Perangi Narkoba

Isra menjelaskan, hingga saat ini identitas lengkap warga tersebut masih belum diketahui. Pihaknya sementara melakukan pendataan dan akan berkoordinasi dengan pihak keluarga apabila sudah ditemukan informasi terkait identitasnya.

Selain itu, jika yang bersangkutan belum memiliki dokumen kependudukan, Dinas Sosial Bone juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bone untuk proses pendataan administrasi.

Baca Juga:  Begini Penampakan Sapi Kurban Jokowi yang Dibeli di Bone

“Tadi setelah dilakukan pengecekan kesehatan oleh dokter di rumah sakit, alhmdulillah kondisinya cukup baik,  jadi kita bersihkan saja badannya kemudian di cukur, lalu mengganti pakaiannya, selanjutnya yang bersangkutan kita pulangkan ke rumah yang sering dia tinggali,” Tutupnya

Pihak Dinas Sosial Bone juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila menemukan warga yang membutuhkan bantuan sosial maupun penanganan kemanusiaan di lingkungan sekitar, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat. (*)

Penulis : Heri

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Kecelakaan Beruntun di Tellu Siattinge, Sopir Pick Up Pengangkut Ayam Terjepit Usai Tabrak Truk Pasir
BPJS Kesehatan Bone Gelar Media Gathering, Bahas Transformasi Digital Layanan Kesehatan
Tanggapi Pemberitaan, Nippon Paint Bone Sebut Persoalan Internal Sudah Diselesaikan
Usai Direhabilitasi, Dermaga Bajoe Siap Layani Penyeberangan ke Kolaka
Pilkades PAW Bone 2026 Berjalan Aman dan Damai, Ini Daftar Kades Terpilih
Kapolres Bone Ajak Masyarakat Ciptakan Pilkades PAW Aman dan Damai
Semangat Harkitnas di Bone, Wabup Andi Akmal Tekankan Pentingnya Menjaga Generasi Bangsa
Pemerintah Desa Paccing Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga, Sebut Korban Mengamuk dan Bawa Sajam

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:31 WITA

TRC Dinsos Bone Evakuasi Warga Terlantar yang Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:49 WITA

Kecelakaan Beruntun di Tellu Siattinge, Sopir Pick Up Pengangkut Ayam Terjepit Usai Tabrak Truk Pasir

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:45 WITA

Tanggapi Pemberitaan, Nippon Paint Bone Sebut Persoalan Internal Sudah Diselesaikan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:36 WITA

Usai Direhabilitasi, Dermaga Bajoe Siap Layani Penyeberangan ke Kolaka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:30 WITA

Pilkades PAW Bone 2026 Berjalan Aman dan Damai, Ini Daftar Kades Terpilih

Berita Terbaru

News

Selisih capai 46%, Negara Berpotensi Rugi Ratusan Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:42 WITA