Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AI

Ilustrasi AI

BONE.BONEKU.COM – Direktur Utama Perumda Air Minum Wae Manurung Kabupaten Bone,  dikabarkan tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Bone.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pemeriksaan tersebut diduga berkaitan dengan penjualan salah satu aset perusahaan daerah berupa kendaraan operasional.

Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa penyidik Kejaksaan Negeri Bone sebelumnya sempat mendatangi kantor Perumda Air Minum Wae Manurung untuk mengumpulkan informasi terkait sebuah kendaraan dinas.

Menurut sumber tersebut, kendaraan yang dimaksud adalah satu unit Toyota Kijang Innova tahun 2015 dengan nomor polisi DW 1019 EB.

Baca Juga:  Komisaris Utama Boneku.com Hadiri Zikir dan Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2025

“Pernah ada orang kejaksaan datang ke kantor dan bertanya-tanya soal mobil itu,” ungkap sumber kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).

Sumber itu menjelaskan, kendaraan tersebut sebelumnya digunakan oleh mantan Kepala Bagian Keuangan Perumda Air Minum Wae Manurung, Iskandar. Setelah Iskandar memasuki masa pensiun, kendaraan itu kemudian digunakan oleh pejabat penggantinya, Rusli.

“Selanjutnya kendaraan itu ditukar pakai dengan mobil yang digunakan Direktur. Alasannya karena mobil dinas Direktur jenis double cabin dinilai kurang nyaman untuk digunakan,” katanya.

Baca Juga:  Camat Marah-Marah, Rekapitulasi di Kecamatan Barebbo Molor 4 Jam

Namun, setelah kendaraan tersebut berada dalam penguasaan Direktur, mobil itu diduga telah dijual ke salah satu showroom di Kabupaten Bone.

Padahal, berdasarkan informasi yang diperoleh, kendaraan tersebut masih tercatat sebagai aset Perumda Air Minum Wae Manurung Kabupaten Bone.

Terpisah, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bone, Fri Harmoko, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Direktur Perumda Air Minum Wae Manurung.

Baca Juga:  Pelaku Penganiayaan di Pasar Lamurukung Diringkus Polisi

Meski demikian, ia belum bersedia menjelaskan lebih lanjut mengenai materi pemeriksaan maupun perkara yang sedang ditangani.

“Iye, tahap penyidikan bosku,” jawab Fri Harmoko singkat melalui pesan WhatsApp, Jumat (5/6/2026).

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Wae Manurung Kabupaten Bone, yang berusaha dikonfirmasi melalui pesan singkat hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.

Pihak redaksi akan terus berupaya memperoleh konfirmasi dari yang bersangkutan dan memuat hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Pers. (*)

Berita Terkait

Diduga Dipicu Persoalan Kue, Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi
Tipu Banyak Warga Berkedok Pengurusan Agen LPG 3 Kg, Dua Bersaudara di Bone Diciduk Polisi
Jalan Baru Lapeccang–Lonrong Diresmikan, Bupati Bone Janjikan Pembangunan Merata
KPPN Watampone Beri Penghargaan Satker Terbaik, Perkuat Sinergi Pengelolaan APBN
TPID Bone Gelar Operasi Pasar di Pasar Palakka, Harga Bahan Pokok Relatif Stabil, Ikan Masih Mahal
Pemkab Bone Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Merdeka, Wabup Ajak Masyarakat Hadir
Datang Sebagai Penagih Koperasi, Pria di Bone Pulang Bawa Mesin Penggiling Adonan
Komisi XII DPR RI, Andi Muzakkir Aqil Dorong Penguatan ProKlim di Bone Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:48 WITA

Diduga Dipicu Persoalan Kue, Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:06 WITA

Tipu Banyak Warga Berkedok Pengurusan Agen LPG 3 Kg, Dua Bersaudara di Bone Diciduk Polisi

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:02 WITA

Jalan Baru Lapeccang–Lonrong Diresmikan, Bupati Bone Janjikan Pembangunan Merata

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:01 WITA

KPPN Watampone Beri Penghargaan Satker Terbaik, Perkuat Sinergi Pengelolaan APBN

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:54 WITA

TPID Bone Gelar Operasi Pasar di Pasar Palakka, Harga Bahan Pokok Relatif Stabil, Ikan Masih Mahal

Berita Terbaru