Ratusan Warga Abbanuangnge Datangi DPRD Wajo, Tuntut Penyelesaian Sengketa Lahan dan Pembangunan Infrastruktur

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 14:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO.BONEKU.COM – Ratusan warga Desa Abbanuangnge, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor DPRD Kabupaten Wajo, Senin (22/6/2026). Sedikitnya 200 warga turun langsung menyuarakan berbagai persoalan pertanahan dan pembangunan yang hingga kini belum terselesaikan meski telah berlangsung selama puluhan tahun.

Aksi tersebut difasilitasi oleh Badan Khusus Waspamops LMR-RI Provinsi Sulawesi Selatan yang mendampingi masyarakat dalam menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah dan lembaga terkait.

Dalam aksinya, warga menyoroti belum adanya kepastian hukum mengenai status dan batas wilayah Blok 26 yang berada di kawasan Buluseppang dan Larimpiu. Masyarakat mengaku hingga saat ini belum memiliki legal standing maupun dokumen kepemilikan yang sah atas lahan yang telah mereka kelola secara turun-temurun.

Baca Juga:  Peduli Warga Terdampak, H. Mustafa Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Tanasitolo

Selain itu, warga juga mempersoalkan munculnya beban hutang produksi di wilayah Worongporong. Padahal, lahan yang mereka garap selama puluhan tahun telah tercatat sebagai objek pajak daerah. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan ketidakpastian hukum serta berpotensi merugikan masyarakat.

Persoalan administrasi wilayah turut menjadi sorotan dalam aksi tersebut. Warga mempertanyakan munculnya objek pajak dari Desa Arajang di wilayah Padalappa yang menurut mereka masih masuk dalam wilayah administratif Desa Abbanuangnge. Mereka khawatir kondisi ini dapat memicu tumpang tindih kewenangan dan konflik batas wilayah di kemudian hari.

Tak hanya itu, masyarakat juga meminta kejelasan status lahan transmigrasi di Lokasi I dan Lokasi II Desa Abbanuangnge. Meski telah menempati dan mengelola kawasan tersebut selama puluhan tahun, warga mengaku belum memperoleh kepastian hak kepemilikan maupun sertifikat resmi dari pemerintah.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel: Progres MYP Paket 4 Ruas Impa-impa-Anabanua Wajo Capai 95 Persen

Di sektor pembangunan, warga mengeluhkan minimnya akses telekomunikasi dan jaringan internet di Dusun Labakka. Hingga kini, wilayah tersebut belum memiliki menara telekomunikasi yang memadai sehingga menyulitkan masyarakat dalam mengakses layanan komunikasi dan informasi.

Menurut warga, keberadaan tower telekomunikasi sangat dibutuhkan untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, perekonomian, hingga pelayanan pemerintahan desa yang semakin bergantung pada teknologi digital.

Melalui aksi tersebut, masyarakat mendesak DPRD Kabupaten Wajo untuk memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan seluruh instansi terkait, di antaranya BPN Kabupaten Wajo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Pemerintah Kecamatan Maniangpajo, Pemerintah Desa Abbanuangnge, serta pihak-pihak lain yang memiliki kewenangan dalam penyelesaian persoalan tersebut.

Baca Juga:  HPN 2026 Jadi Momentum SMSI Wajo Berbagi dan Mengabdi

Selain memfasilitasi dialog, warga juga meminta DPRD Wajo menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dan mendorong Pemerintah Kabupaten Wajo segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini belum mendapatkan solusi.

Masyarakat berharap aspirasi yang mereka sampaikan dapat menjadi perhatian serius pemerintah sehingga terwujud kepastian hukum, keadilan sosial, serta peningkatan kesejahteraan bagi seluruh warga Desa Abbanuangnge. (*)

Penulis : Rangga

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

DPRD Wajo Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Warga Abbanuangnge Lewat RDPU
Satpol PP Wajo Gelar Patroli Malam, Awasi Tempat Karaoke dan Hiburan Malam
Pemkab Wajo Tebar 80 Ribu Benih Ikan untuk Kembalikan Kejayaan Danau Tempe
DLH Wajo dan Rutan Sengkang Teken MoU, Gerakan PISOTA’ Masuk Lembaga Pemasyarakatan
Andi Syariful Aklam Darakutni Terpilih sebagai Ketua PBVSI Wajo, Siap Bangun Organisasi dan Cetak Prestasi
23 Tahun Mengabdi untuk Umat, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Terus Cetak Generasi Berakhlak
Ingin Dekat dengan Masyarakat, Plt Kasatpol PP Wajo Bertekad Kembalikan Marwah Institusi
Dua Bocah Tenggelam di Sungai Walanae Wajo Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:45 WITA

DPRD Wajo Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Warga Abbanuangnge Lewat RDPU

Senin, 22 Juni 2026 - 14:39 WITA

Ratusan Warga Abbanuangnge Datangi DPRD Wajo, Tuntut Penyelesaian Sengketa Lahan dan Pembangunan Infrastruktur

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:25 WITA

Satpol PP Wajo Gelar Patroli Malam, Awasi Tempat Karaoke dan Hiburan Malam

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:49 WITA

Pemkab Wajo Tebar 80 Ribu Benih Ikan untuk Kembalikan Kejayaan Danau Tempe

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:22 WITA

DLH Wajo dan Rutan Sengkang Teken MoU, Gerakan PISOTA’ Masuk Lembaga Pemasyarakatan

Berita Terbaru

Terduga pelaku saat diamanakan polisi.

Hukrim

Dipicu Cemburu Buta, Remaja di Bone Ditikam Pakai Badik

Senin, 22 Jun 2026 - 13:13 WITA