WAJO.BONEKU.COM,– Warga Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo atas upaya meningkatkan pelayanan kebersihan melalui Program Mapaccing (Bersih Sampah). Salah satu langkah nyata yang dirasakan masyarakat adalah penambahan armada pengangkut sampah yang kini mampu menjangkau wilayah-wilayah yang sebelumnya belum terlayani secara maksimal.
Menurut warga, penambahan sekitar 10 unit armada pengangkut sampah telah membawa perubahan signifikan terhadap pelayanan persampahan di Kota Sengkang dan wilayah Kecamatan Tempe. Sebelumnya, keterbatasan armada membuat sejumlah kawasan mengalami keterlambatan bahkan belum mendapatkan layanan pengangkutan sampah secara rutin.
“Alhamdulillah, dengan adanya penambahan armada mobil pengangkut sampah, wilayah yang sebelumnya belum tersentuh kini sudah terlayani. Sampah warga dapat diangkut secara rutin. Sebagai bentuk apresiasi, warga juga memberikan dukungan moril kepada petugas, bahkan membagikan makanan dan kue secara gratis kepada para petugas pengangkut sampah,” ujar Agus bersama sejumlah warga lainnya, Jumat (10/7/2026).
Kepala UPTD Persampahan dan Kebersihan DLH Kabupaten Wajo, Andi Saru, membenarkan bahwa selama ini pihaknya memang menghadapi keterbatasan armada sehingga belum seluruh wilayah dapat terlayani secara optimal.
Ia menjelaskan, penambahan armada baru kini memungkinkan pelayanan diperluas hingga mencakup kawasan-kawasan yang sebelumnya sulit dijangkau.
“Sebelumnya sejumlah wilayah di Kecamatan Tempe, seperti Jalan Lembu, Jangko, Beruang, Macan, Tolanca, Bhayangkara, Rusa, sekitar DPRD, Tekukur, Sutra Mas, dan beberapa kawasan lainnya belum dapat diakomodasi secara maksimal. Namun setelah adanya penambahan armada, seluruh wilayah tersebut kini sudah bisa dilayani,” ungkap Andi Saru.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal B., ST., MM., mengatakan penambahan armada merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang persampahan, sekaligus menyukseskan Program Mapaccing.
“Alhamdulillah, kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saat ini armada pengangkut sampah yang beroperasi sudah mencapai sekitar 30 unit. Sebelumnya hanya sekitar 20 unit yang melayani, sehingga dengan penambahan armada ini cakupan pelayanan menjadi jauh lebih luas,” katanya.
Menurutnya, peningkatan jumlah armada diharapkan dapat menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi penumpukan sampah di permukiman, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan demi mewujudkan Kabupaten Wajo yang bersih, sehat, dan nyaman. (*)
Penulis : Rangga
Editor : Admin Redaksi










