Ini Penyebab Kapal Ferry Tabrak 2 Kapal Kayu di Pelabuhan Rakyat Bajoe

- Jurnalis

Jumat, 26 April 2024 - 18:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Kapal penyeberangan Ferry KMP Mishima yang hendak berangkat dari pelabuhan bajoe menuju pelabuhan kolaka mengalami insiden kecelakaan yang mana menabrak 2 perahu pengangkut barang di Pelabuhan rakyat Bajoe.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13:40 siang tadi, KMP Ferry yang baru saja lepas dari pelabuhan menuju pelabuhan kolaka mengalami masalah kelistrikan pada bagian kemudi lalu menabrak 2 kapal kayu yang sementara sandar di pelabuhan rakyat bajoe.

“Saat itu saya berada di kantin pelabuhan karena kami baru tiba dari berlayar, kemudian orang orang berteriak kalau kapal ferry menabrak kapal kayu di dermaga” Ungkap Herman Kapten KMP Tunas Muda Saat diwawancarai pasca kejadian.

Baca Juga:  Pencarian Berakhir Duka, Nelayan Sulsel Ditemukan Tewas Mengapung

Lanjut kata dia, pihaknya belum mengetahui apa penyebab kapal ferry menabrak kapalnya, namun yang jelas kapalnya mengalami kerusakan yang cukup parah pada bagian anjungan dan juga lambung kapal mengalami keretakan.

“2 kapal yang mengalami kerusakan akibat tabrakan, kapal saya KMP Tunas Muda dan KMP Ria Harapan, KMP Ria harapan ini rencananya baru mau berlayar namun terjadi insiden ini, terpaksa muatannya harus dibongkar lagi, karena juga mengalami kerusakan,” Tambahnya

Baca Juga:  Pemerintah Dianggap Tutup Mata Soal Jalan Rusak di Welalangnge

Sementara menurut Kepala Cabang PT Jemla Asnur Aini yang ditemui mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi karena kapal Ferry ini mengalami masalah kelistrikan pada bagian kemudian sehingga tidak bisa dikendalikan.

“Ada masalah kelistrikan pada bagian kemudi, tidak bisa dibelokkan, di kemudi dibelokkan tapi yang dibawah ini tidak belok sehingga menabrak 2 kapal yang sandar di pelabuhan rakyat,” Kata Asnur Aini

Baca Juga:  Beri Rasa Nyaman ke Masyarakat, Polairud Polres Bone Lakukan Pemeriksaan Kapal

Lebih jauh dia mengatakan bahwa atas insiden tersebut pihaknya akan bertanggung jawab penuh dan melakukan ganti rugi terhadap 2 kapal yang rusak tersebut, namun pihaknya belum bisa memastikan berapa total kerugian 2 kapal itu.

“Pihak kami sementara akan melakukan koordinasi dengan pemilik 2 kapal itu, untuk bisa diselesaikan secara kekeluargaan, yang namanya musibah kita tidak pernah memintanya, untungnya dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, baik dari penumpang kami dan di kapal korban,” Tutupnya (*)

Berita Terkait

Gubernur Sulsel _Groundbreaking_ Lapangan Pallempang Luwu, Targetkan Jadi Pusat Aktivitas Warga
Omzet UMKM Anjlok 50–80 Persen akibat Karhutla, APKLI Merah Putih Desak Prabowo Salurkan BLT
Tolak Pengeboran Gas di Dua Boccoe, FPI Tantang Pemkab Bone Buka-bukaan
Bhayangkara Cup III Segera Digelar, Kapolres Turun Memantau
Sulsel Canangkan Rekor MURI untuk Kemoprofilaksis Pencegahan Kusta di 24 Kabupaten/Kota
SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi Wartawan dan Informasi Pembangunan
Jelang Bhayangkara Cup III 2026, Tim Pangeran05 McJoe Resmi Tiba di Soppeng
Balapan Seru, Hadiah Umrah! Bhayangkara Cup III Digelar 31 Oktober–1 November 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:38 WITA

Gubernur Sulsel _Groundbreaking_ Lapangan Pallempang Luwu, Targetkan Jadi Pusat Aktivitas Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:56 WITA

Omzet UMKM Anjlok 50–80 Persen akibat Karhutla, APKLI Merah Putih Desak Prabowo Salurkan BLT

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:53 WITA

Tolak Pengeboran Gas di Dua Boccoe, FPI Tantang Pemkab Bone Buka-bukaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:23 WITA

Bhayangkara Cup III Segera Digelar, Kapolres Turun Memantau

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Sulsel Canangkan Rekor MURI untuk Kemoprofilaksis Pencegahan Kusta di 24 Kabupaten/Kota

Berita Terbaru