Home / Bone / News

Panen Cabai Di Bone, Andi Asman Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Rumah Menjadi Lahan Produktif

- Jurnalis

Rabu, 29 Mei 2024 - 22:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BONE,BONEKU.COM—Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan(TPHP) Kabupaten Bone H. Andi Asman Sulaiman melaksanakan panen perdana Cabai Besar di lokasi Poktan Tumbae II, Kelurahan Tokaseng, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Pada momentum tersebut, Andi Asman Sulaiman mengajak Ibu Rumah Tangga untuk memanfaatkan semua pekarangan rumah atau lahan kosong untuk menanami tanaman hortikultura. sehingga lahan kosong bisa menjadi produktif.

Baca Juga:  Lindungi Pulau Sembilan, Sinjai Terapkan Konservasi Berbasis Data

“Jangan ada orang di kampung masih beli cabai dan kebutuhan rumah tangga lainnya, maka kita inisiatif untuk menanam di lokasi pemukiman, jangan hanya satu jenis tanaman saja, tetapi jagung, ada cabai, dan lainnya” Kata Andi Asman Sulaiman, Rabu (29/5/2024).

Adik Menteri Pertanian itu pun menambahkan bahwa, panen perdana cabai besar ini dilakukan jelang Idul Adha tahun 2024. merupakan momentum yang baik mengingat jelang hari raya harga cabai sangat mahal.

Baca Juga:  Ditengah Tantangan Iklim, Produksi Padi Di Bone Tembus 5 Besar Nasional

“Ini sangat bagus karena kita panen cabai besar sebelum lebaran, cabe ini sangat mahal jelang lebaran. Dan kita sudah antisipasi dengan menanam cabai besar”.

“Cabai ini naik harganya jelang lebaran, Ini sebenarnya pekerjaan perempuan, biasa ini menentukan untuk membantu ekonomi rumah tangga,” tukasnya.

Hadir pula Direktur Polbangtan Kabupaten Gowa Kementerian Pertanian RI Dr. Detia Tri Yunandar, SP., serta kelompok tani kecamatan Tellu Siattinge.

Baca Juga:  Kadis TPHP Bone Bersama Dandim 1407 Hadiri Pertemuan Koordinasi Percepatan Optimasi Lahan Rawa Di Kementan RI

“Bone sangat potensi dikembangkan komoditas pertanian, termasuk cabai besar yang sangat potensi dan mempunyai nilai plus,” kata Detia.

“Apalagi setelah adanya Ibu Kota Negara, IKN, Bone jadi penyanggah dengan mensuplai kebutuhan di IKN di Kaltara,” tambahnya.(*)

Berita Terkait

BerAmal Cup 1 Pecah! 43 Kabupaten/Kota dari 13 Provinsi Berebut Hadiah Rp300 Juta di Bone
Mahasiswa Demo di Mapolres Bone Soal BBM dan LPG, Kapolres: Laporkan Jika Temukan Pelanggaran, Tapi Harus Berbasis Data
Terima Bantuan Air Bersih, Warga Kalosi Maros: Terima Kasih Bantuannya Pak Gubernur
Bukan Pelaku Pencurian, MY-DMR Ungkap Kronologi HP Berujung di Tangan Mereka
Koperasi Awards 2026, Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara
Demi Menghemat Biaya, Karyawan SPBU di Bone Dirampas Hak Jaminan Sosialnya
Tim Monev Polda Sulsel Tinjau Kampung Tertib Lalu Lintas Bone — Cek Efektivitas & Kebutuhan Peningkatan Program
Tidur di Teras, HP Rp3,2 Juta Raib: Dua Terduga Pelaku Pencurian Dibekuk Resmob Polres Bone

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:50 WITA

BerAmal Cup 1 Pecah! 43 Kabupaten/Kota dari 13 Provinsi Berebut Hadiah Rp300 Juta di Bone

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:55 WITA

Mahasiswa Demo di Mapolres Bone Soal BBM dan LPG, Kapolres: Laporkan Jika Temukan Pelanggaran, Tapi Harus Berbasis Data

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:54 WITA

Terima Bantuan Air Bersih, Warga Kalosi Maros: Terima Kasih Bantuannya Pak Gubernur

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:47 WITA

Koperasi Awards 2026, Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Demi Menghemat Biaya, Karyawan SPBU di Bone Dirampas Hak Jaminan Sosialnya

Berita Terbaru