Tata Kelola Lahan Puncak, PTPN III Akan Tanami Perkebunan

- Jurnalis

Rabu, 19 Maret 2025 - 22:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA.BONEKU.COM,– PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III buka suara terkait pembenahan tata ruang Puncak, Bogor yang dianggap menjadi penyebab banjir di Bekasi dan Jakarta beberapa waktu lalu.

Direktur Utama PTPN III Muhammad Abdul Ghani mengungkapkan, pihaknya akan membongkar bangunan-bangunan milik para mitra usaha yang tidak memenuhi aspek lingkungan dan izin pembangunan di area perkebunan milik negara.

Abdul Ghani mengaku, bahwa tata kelola lahan saat ini yang menimbulkan kerusakan merupakan kesalahannya karena banyak lahan yang dikerjasamakan oleh pihak lain.

Baca Juga:  Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, Mohammad Abdul Ghani, Raih Best CEO Awards 2024

“Kesalahan PTPN, ini kami koreksi diri, mestinya PTPN juga tidak lepas tangan. Ke depan kita akan, saya sudah meminta kepada PTPN I, karena banyak tanahnya yang dikerjasamakan,” ujarnya saat rapat dengan Komisi VI di gedung DPR RI Jakarta, Rabu (19/3).

Dalam melakukan pembenahan, kata dia, pihaknya akan menunjuk konsultan independen sesuai arahan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Baca Juga:  Holding Perkebunan PTPN III, Genjot Produksi Sawit 2025

Bangunan yang dibongkar akan kembali ditanami tanaman seperti teh. Pembongkaran tersebut juga akan dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah. Nantinya, bangunan yang tidak memenuhi aspek lingkungan dan perizinan akan di bongkar dan ditanami pepohonan.

“Kami sudah siapkan untuk ditanam kembali, baik tanam teh, maupun tanaman pohon-pohonan,” ungkapnya.

Selain itu, Ghani juga menambahkan, pihaknya sudah bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk membahas lahan tersebut.

Baca Juga:  Penembakan Seorang Advokat di Bone, Anggota Komisi III DPR-RI Andi Muzakkir Aqil Angkat Bicara

Bahkan, kedepannya lahan ini digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Kita mendukung pemerintah untuk makan siang bergizi itu, untuk membuka kemungkinan bekerja sama dengan kami untuk peternakan susu sapi perah,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Usai Hadiri WEF Davos 2026, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air
Senyap Tapi Menyala : Langkah Strategis RMS Tinggalkan Nasdem dan DPR-RI
Jelang Pilkada 2026, SMSI Bahas Wacana Pilkada Lewat DPRD
Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Andi Amran Sulaiman
Kemenkeu Tak Beri Kepastian, Apdesi Bone Minta Komisi XI Bertindak Tegas
APDESI Bone Datangi Kemenkeu, Desak Pencairan Dana Desa Tahap II Dipercepat
Bone Masuk 5 Besar Nasional Produksi Beras Tertinggi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:47 WITA

Usai Hadiri WEF Davos 2026, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:09 WITA

Senyap Tapi Menyala : Langkah Strategis RMS Tinggalkan Nasdem dan DPR-RI

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:25 WITA

Jelang Pilkada 2026, SMSI Bahas Wacana Pilkada Lewat DPRD

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:59 WITA

Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:44 WITA

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Andi Amran Sulaiman

Berita Terbaru

Hukrim

Aksi Pencurian Gabah di Bone Terekam Jelas Kamera CCTV

Sabtu, 7 Feb 2026 - 16:59 WITA