APDESI Bone Datangi Kemenkeu, Desak Pencairan Dana Desa Tahap II Dipercepat

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 21:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA.BONEKU.COM,– Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bone bersama rombongan dari DPRD Kabupaten Bone melakukan kunjungan resmi ke Kementerian Keuangan RI untuk mempertanyakan keterlambatan pencairan Dana Desa Non Earmark yang hingga kini belum kunjung disalurkan di seluruh Indonesia.

Langkah ini menjadi upaya formal pertama dari unsur pemerintah desa yang langsung menyampaikan persoalan tersebut kepada otoritas keuangan negara.
Kunjungan berlangsung pada Jumat, 21 November 2025.

Ketua APDESI Kabupaten Bone, Andi Mappakaya Amir, mengungkapkan bahwa keterlambatan penyaluran ini berdampak serius. Hingga saat ini, sebanyak 128 desa di Kabupaten Bone belum menerima pencairan dana tersebut. Menurutnya, kondisi ini tidak hanya terjadi di Bone, tetapi juga dialami oleh desa-desa di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Apdesi Sulsel Titip Pesan di Muscab Apdesi Bone ke IV

“Para kepala desa sangat gelisah karena proses penyaluran mandek. Ini masalah nasional, dan akibatnya pelayanan masyarakat, roda pemerintahan desa, hingga program pembangunan terganggu,” ujarnya.

Salah satu kendala utama yang disampaikan APDESI ialah terkuncinya aplikasi OSPAM, sistem administrasi yang digunakan untuk pengajuan dokumen penyaluran Dana Desa. Akibat akses yang terbatas, desa tidak dapat melanjutkan proses pencairan.

“Aplikasi OSPAM menjadi hambatan teknis yang sangat signifikan. Seluruh desa seakan terhenti karena tidak bisa melangkah ke tahap berikutnya,” jelas Andi Mappakaya.

Baca Juga:  BEM UNCAPI Usulkan Konsep Wisata Bawah Laut ke Dinas Pariwisata Bone

Selain itu, APDESI Bone juga mempertanyakan belum terbitnya petunjuk pelaksanaan (juklak) pencairan Dana Desa Non Earmark. Tanpa juklak dan regulasi pendukung, instansi terkait belum dapat melanjutkan proses penyaluran.

Pihak Kementerian Keuangan dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa pencairan masih menunggu arahan dan keputusan final dari Menteri Keuangan.

Andi Mappakaya menegaskan bahwa pemerintah pusat perlu segera mengambil langkah konkret.
“Pemerintah pusat seharusnya segera membuka akses OSPAM dan menerbitkan juklak, atau merevisi PMK 108 Tahun 2024 agar pencairan bisa dipercepat,” tegasnya.

Baca Juga:  Beri Rasa Nyaman ke Masyarakat, Unit Turjawali Polres Bone Gencar Lakukan Patroli Malam

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bone, Irwandi Burhan, yang memimpin rombongan, menyatakan bahwa pihaknya akan mengawal persoalan ini hingga ke Senayan. Ia berharap Kementerian Keuangan segera menetapkan kebijakan agar pencairan bisa dilakukan dalam waktu dekat.

“Saran kami, APDESI Bone segera mengirim surat resmi kepada Ketua Komisi XI DPR RI sebagai bentuk penguatan advokasi agar penyaluran Dana Desa Non Earmark dapat dipercepat secara nasional,” ujar Irwandi.

Kunjungan kerja ini menjadi bukti komitmen APDESI Kabupaten Bone dalam memperjuangkan kepentingan pemerintah desa, bukan hanya untuk Bone tetapi juga dalam skala nasional. (*)

Berita Terkait

MTsN 3 Bone Mulai Langkah Nyata Menuju Madrasah Hijau, Gandeng DLH Sulsel dan Bone
Diburu hingga ke Pinrang, Terduga Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Bone Ditangkap, Kerugian Korban Rp369 Juta
Malam-Malam Polisi Gerebek Lokasi Sabung Ayam di Bone, Sejumlah Arena Dimusnahkan
Terpisah Ribuan Kilometer Tak Jadi Penghalang, Pria Bone dan Perempuan Swedia Berakhir di Pelaminan.
Kabut Asap Selimuti Pegunungan Bone, Bertahan Hampir Sepekan, Matahari Tampak Merah
Diduga Dipicu Keributan di Penginapan, Pria di Bone Dikejar hingga Depan Kantor DPRD
Ribuan Peserta Padati Jalan Sehat Anti Mager di Sorowako, Gubernur dan Wagub Sulsel Turut Hadir
Bupati Bone Dorong Perusda Ellung Mangenre Garap Potensi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan untuk Dongkrak PAD

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:31 WITA

MTsN 3 Bone Mulai Langkah Nyata Menuju Madrasah Hijau, Gandeng DLH Sulsel dan Bone

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:13 WITA

Diburu hingga ke Pinrang, Terduga Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Bone Ditangkap, Kerugian Korban Rp369 Juta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:12 WITA

Malam-Malam Polisi Gerebek Lokasi Sabung Ayam di Bone, Sejumlah Arena Dimusnahkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:53 WITA

Terpisah Ribuan Kilometer Tak Jadi Penghalang, Pria Bone dan Perempuan Swedia Berakhir di Pelaminan.

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:03 WITA

Kabut Asap Selimuti Pegunungan Bone, Bertahan Hampir Sepekan, Matahari Tampak Merah

Berita Terbaru