Perjuangkan Penambahan Kuota Program PTLS, DPRD Bone Temui Kementerian ATR/BPN

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 23:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,BONEKU.COM,– Komisi I DPRD Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BTN) di Jakarta. Rabu (21/5/2025).

Kunjungan Komisi I DPRD Bone ini diterima langsung oleh Koordinator Subdirektorat Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BTN, Rakhmad Pindarto.

Ketua Komisi I DPRD Bone, Rismono Sarlim mengatakan, kunjungan DPRD ini dalam rangka untuk meminta penambahan kuota untuk Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Baca Juga:  Temu Konstituen di Forbes, Rismono Akan Perjuangkan Rumah Rehabilitasi Narkoba di Bone

“Ditengah efisiensi anggaran ini, kami di Komisi I DPRD Bone mencoba untuk mengusulkan penambahan kuota untuk program PTSL di Bone.” kata Rismono, Rabu malam.

Adapun hasil pertemuan tersebut lanjut Rismono, Kementerian ATR/BTN berjanji akan memprioritaskan pengusulan penambahan kuota PTSL untuk Kabupaten Bone.

Rismono menyebut, sebelumnya Bone mendapat kuota PTLS sebanyak 15 ribu SHAT (Sertifikat Hak Atas Tanah).

Baca Juga:  Rismono Sarlim Apresiasi Kinerja Bupati Asman pada Reses Masa Sidang I

“Bone menjadi prioritas penambahan dari pengusulan sebelum efisiensi itu sekitar 15 ribu SHAT, sekarang menjadi 5.250,” ungkap Rismono.

Hal senada diungkapkan Wakil Ketua Komisi I, Andi Adil Fadli Lura, dimana Ia berharap penambahan kuota ini bisa direalisasikan Kementerian ATR/BTN.

Menurut Dia, dengan adanya PTLS ini, masyarakat di Bone bisa mendapatkan kepastian hukum atas tanah yang sudah mereka kuasai bertahun-tahun.

Baca Juga:  Dua Kader Golkar Pimpin Pansus Strategis di DPRD Bone

“Kami sangat berharap penambahan kuota ini, mengingat masih banyak warga Bone yang sudah bertahun-tahun menguasai tanahnya tapi belum ada sertifikatnya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, BPN Kabupaten Bone pada 2025 menargetkan realisasi PTLS sebanyak 15.000 SHAT. Namun karena adanya efisiensi anggaran melalui Inpres No 1 Tahun 2025, kuota SHAT menjadi berkurang. (*)

Berita Terkait

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polantas Bone Perkuat Kemitraan dengan Ojol dan Opang
Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa
PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi
Operasi Antik Lipu 2026, Polres Bone Ungkap 13 Kasus dan Amankan 19 Tersangka dalam 2×24 Jam
Suasana SPBU Labuaja Mendadak Tegang, Warga Diduga Dianiaya hingga Luka di Wajah
Kapolsek Bontocani Gandeng Baznas Bone Bedah Rumah Warga Pelosok, Kisah Keluarga Rasli Tuai Perhatian
Saling Tantang di Live TikTok Berujung Penyerangan, 6 Orang Diamankan Bersama Badik dan Anak Busur
Dilarang Gunakan Knalpot Brong, Begini Penegasan Kasat Lantas Polres Bone

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:49 WITA

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polantas Bone Perkuat Kemitraan dengan Ojol dan Opang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:06 WITA

Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa

Jumat, 11 September 2026 - 23:18 WITA

PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi

Jumat, 11 September 2026 - 18:57 WITA

Operasi Antik Lipu 2026, Polres Bone Ungkap 13 Kasus dan Amankan 19 Tersangka dalam 2×24 Jam

Jumat, 11 September 2026 - 17:28 WITA

Suasana SPBU Labuaja Mendadak Tegang, Warga Diduga Dianiaya hingga Luka di Wajah

Berita Terbaru