Polres Bone Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Kepala Desa Salebba, Saksi :Tidak Sesuai Fakta

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM.– Polres Bone menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Kepala Desa Salebba yang sempat menggegerkan warga. Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka yang bernama Akka memperagakan sembilan adegan yang menggambarkan kronologi peristiwa tragis pada malam perkemahan 17 agustus di Kecamatan Ponre beberapa waktu lalu.

Rekonstruksi berlangsung di halaman Mapolres Bone dan dipimpin langsung oleh Kanit Resum Satreskrim Polres Bone Ipda Gunawan. Proses ini dihadiri oleh tersangka, saksi, kuasa hukum korban, serta pihak keluarga korban.

Kasat Reskrim Polres Bone, melalui Kanit Resum Ipda Gunawan, yang ditemui menjelaskan bahwa rekonstruksi dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara keterangan tersangka dengan fakta di lapangan.

Baca Juga:  Pelatihan 'KAP' Imunisasi HPV Dapat Dukungan Penuh dari UNICEF

“Ada sembilan adegan yang diperagakan, mulai dari awal pertemuan hingga aksi yang menyebabkan korban meninggal dunia. Ini penting untuk memperjelas peran tersangka dan menguatkan berkas perkara,” ujarnya.

Namun suasana sempat tegang ketika saksi yang juga merupakan keluarga korban menyangkal seluruh keterangan tersangka. Menurut mereka, reka adegan yang diperagakan tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya.

“Yang diperagakan pelaku tidak benar. Kami melihat langsung saat kejadian, dan tidak seperti itu,” kata salah satu keluarga korban dengan nada emosional.

Baca Juga:  Nyaris Lolos! Paket Berisi 520 Gram Ganja dari Luar Sulawesi Lewat Ekspedisi Terbongkar, 2 Pemesan Diciduk Polisi

Sementara Kuasa Hukum korban Andi Asrul Amri yang diwawancarai mengatakan bahwa dari semua adegan yang diperagakan oleh tersangka itu dibantah oleh para saksi karena tidak sesuai fakta di lapangan.

“tadi saksi sempat teriak histeris pada saat rekonstruksi karena apa yang diperlihatkan oleh tersangka itu tidak sesuai, sehingga dibuatkan tadi 2 versi, termasuk versi dari para saksi,” Kata Andi Asrul

Lebih jauh Andi Asrul menjelaskan bahwa dalam kasus ini dia dan juga pihak keluarga korban merasa ada yang aneh, dan menduga ada pihak lain yang menjadi dalang atau provokator dalam kasus ini, karena reka adegan dan pengakuan tersangka itu tidak logis sama sekali.

Baca Juga:  Memasuki Masa Tenang Satpol PP Bersihkan Semua APK

“Kami menduga dalam kasus ini ada dalangnya karena sangat mencurigakan karena setelah kejadian penikaman itu pelaku terlihat sempat memeluk salah seorang warga, dan hingga saat ini alat bukti yang digunakan pelaku belum ditemukan padahal pengakuan pelaku membuang badiknya di lokasi kejadian namun belum ditemukan sampai sekarang,” Tambahnya

Mewakili keluarga korban, Andi Asrul berharap agar pihak kepolisian polres bone bekerja secara profesional dan mengambil keterangan semua pihak-pihak yang mengetahui kejadian tersebut. (*)

Berita Terkait

PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi
Operasi Antik Lipu 2026, Polres Bone Ungkap 13 Kasus dan Amankan 19 Tersangka dalam 2×24 Jam
Suasana SPBU Labuaja Mendadak Tegang, Warga Diduga Dianiaya hingga Luka di Wajah
Kapolsek Bontocani Gandeng Baznas Bone Bedah Rumah Warga Pelosok, Kisah Keluarga Rasli Tuai Perhatian
Saling Tantang di Live TikTok Berujung Penyerangan, 6 Orang Diamankan Bersama Badik dan Anak Busur
Dilarang Gunakan Knalpot Brong, Begini Penegasan Kasat Lantas Polres Bone
BIAS Sasar Siswa Kelas 1, 2 dan 5 SD Inpres 10/73 Mappesangka
Hujan Tak Kunjung Turun, Ribuan Warga Bone Gelar Salat Istisqa

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:18 WITA

PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi

Jumat, 11 September 2026 - 17:28 WITA

Suasana SPBU Labuaja Mendadak Tegang, Warga Diduga Dianiaya hingga Luka di Wajah

Jumat, 11 September 2026 - 15:38 WITA

Kapolsek Bontocani Gandeng Baznas Bone Bedah Rumah Warga Pelosok, Kisah Keluarga Rasli Tuai Perhatian

Jumat, 11 September 2026 - 14:22 WITA

Saling Tantang di Live TikTok Berujung Penyerangan, 6 Orang Diamankan Bersama Badik dan Anak Busur

Kamis, 10 September 2026 - 15:53 WITA

Dilarang Gunakan Knalpot Brong, Begini Penegasan Kasat Lantas Polres Bone

Berita Terbaru