Seorang Dokter di RSUD Tenriawaru Bone Dianiaya Keluarga Pasien

- Jurnalis

Jumat, 25 Oktober 2024 - 13:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terduga pelaku saat diamankan di Polres Bone, Kamis, 24/10/2024

Terduga pelaku saat diamankan di Polres Bone, Kamis, 24/10/2024

BONE,BONEKU.COM,–  Seorang Dokter di Rumah Sakit Umum Tenriawaru Bone menjadi korban penganiayaan oleh salah seorang keluarga pasien. Penganiayaan tersebut terjadi pada Rabu 23 Oktober 2024 kemarin sekitar pukul 19:00 wita.

Informasi yang berhasil dihimpun pelaku penganiayaan tersebut diketahui bernama Anri Wijaya (27) seorang Mahasiswa, sementara korban diketahui bernama dr Buyung Sugianto (39) yang merupakan salah satu dokter umum  di RSUD Tenriawaru Bone.

Kapolres Bone AKBP Erwin Syah yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Yusriadi Yusuf yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut, dan saat ini terduga pelaku telah berhasil diamankan oleh unit Resmob Polres Bone yang dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Ipda Nanang Eka Sulistiawan.

Baca Juga:  Apes! Pelaku Curanmor di Bone Dibekuk Polisi Saat Kaki Patah di Rumah Sakit

“Terduga pelaku sudah kami amankan kamis kemarin di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, sementara masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” Ungkap Kasat Reskrim AKP Yusriadi Yusuf, Jumat, 25/10/2024.

Lebih jauh perwira 3 balok ini menjelaskan kronologis kejadian yang berawal saat Korban sedang menangani pasien yang habis kecelakaan di ruang Instalasi Gawat Darurat, kemudian datang anak pasien tersebut berteriak teriak dengan mengatakan “jangan keras keras”, kemudian sang dokter meminta agar anak pasien tersebut untuk menunggu di luar ruangan agar dirinya bisa fokus menangani pasien itu.

Baca Juga:  HMI Komisariat IAIN Sesalkan HMI Cabang Bone Bungkam Soal Isu RSUD Tenriawaru

“Kemudian tidak berselang lama kakak dari anak yang berteriak ini datang dan membujuk adiknya untuk keluar dulu namun dia masih teriak-teriak, sehingga korban merasa diintimidasi, tidak lama kemudian datang rekan kerja korban yang hendak ikut menangani pasien tersebut namun tiba tiba sang kakak langsung mendorong korban dan saat korban balik dia langsung dipukuli oleh terduga pelaku berkali kali,” Jelasnya.

Baca Juga:  Komisaris Utama Boneku.com Turut Berduka, Atas Meninggalnya Rizal Ramli

Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami luka bengkak pada bagian kepala, karena merasa keberatan oleh sikap keluarga pasien tersebut korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke SPKT Polres Bone. (*)

Berita Terkait

Pembobol Brankas Youtuber Bone Mengaku Beraksi Sejak 2018, Awali Aksi dengan Berdoa
Pembobol Brankas Youtuber Bone Ditangkap, Polisi Ungkap 33 TKP Pencurian di Sulsel
Serdik Sespimmen Polri Muliati Dorong Penguatan Kepemimpinan Berbasis Strategi SFAS
243 Petugas Siap Menyisir Soppeng, Sensus Ekonomi 2026 Resmi Bergulir
Sebut Rakyat Berjuang Sendiri, WIB Pertanyakan Kemana DPRD Bone
Wabup Soppeng Tunjukkan Komitmen Kuat, Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Demi Masa Depan Daerah
Pengukuran Lahan Objek Eksekusi di Bone Ricuh, Warga Blokade Jalan dan Bentrok dengan Aparat
TP PKK Sulsel Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Program Keluarga SEHATI di Luwu Timur

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:12 WITA

Pembobol Brankas Youtuber Bone Mengaku Beraksi Sejak 2018, Awali Aksi dengan Berdoa

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:05 WITA

Pembobol Brankas Youtuber Bone Ditangkap, Polisi Ungkap 33 TKP Pencurian di Sulsel

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:18 WITA

Serdik Sespimmen Polri Muliati Dorong Penguatan Kepemimpinan Berbasis Strategi SFAS

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:48 WITA

Sebut Rakyat Berjuang Sendiri, WIB Pertanyakan Kemana DPRD Bone

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:54 WITA

Wabup Soppeng Tunjukkan Komitmen Kuat, Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Demi Masa Depan Daerah

Berita Terbaru