Apdesi Sulsel Kritik Statement Paslon 03 Soal Alih Jalan: Pemimpin Seharusnya Bantu Desa, Bukan Tambah Beban

- Jurnalis

Selasa, 12 November 2024 - 22:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sri Rahayu Usmi )Ketua Apdesi) Provinsi Sulsel

Sri Rahayu Usmi )Ketua Apdesi) Provinsi Sulsel

BONE,BONEKU.COM,– Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Provinsi Sulawesi Selatan, Sri Rahayu Usmi, memberikan tanggapan tegas terkait pernyataan pasangan calon (paslon) nomor urut 3 (Beramal) dalam debat publik yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bone.

Dalam debat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bone yang berlangsung di Novena hotel senin (11/11/2024) malam, Paslon nomor urut 3 yang menjawab pertanyaan dari Paslon nomor 1 (Sipakariomi) mengatakan bahwa ingin melakukan upaya agar status jalan Kabupaten diturunkan menjadi jalan desa sehingga dapat dikerjakan menggunakan dana desa.

Baca Juga:  Bawaslu Terus Lakukan Pengawasan Verifikasi Berkas Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Bone

Menanggapi pernyataan tersebut, Sri Rahayu Usmi mengatakan bahwa seharusnya seorang pemimpin itu mencarikan solusi untuk Desa bukan malah menambah beban, Karena saat ini menurut dia Kepala Desa saat ini sudah memiliki banyak beban yang ingin diselesaikan ditambah dengan anggaran dana desa yang belum dicairkan sepenuhnya.

“Sebagai calon pemimpin,  Paslon 03 harus rasional dalam menyampaikan argumentasi saat debat karena tidaklah etis seorang calon bupati yang notabenenya akan menjadi pengayom bagi kepala desa malah menambah beban kepala desa,” Tegas Rahayu

Baca Juga:  Pj. Bupati Bone Lantik Pengurus PPK Bone

Ayu menambahkan melihat proses debat kemarin seharusnya Paslon nomor 3 ini tidak cocok mencalonkan diri sebagai Bupati, melainkan cocok untuk mencalonkan diri sebagai Kepala Desa.

Mantan Kepala Desa Mattirowalie Kecamatan Bontocani juga menitipkan harapan kepada Penjabat Bupati Bone (Red-Andi Winarno) untuk segera menemukan solusi terhadap keluhan para kepala desa terkait anggaran Dana Desa yang sejauh ini belum mendapatkan titik terang, karena kata ayu, Anggaran Dana Desa merupakan tumpuan hidup aparat Desa.

Baca Juga:  Begini Persiapan Pasangan Rio-Amir Jelang Debat Kedua

“Sudah banyak keluhan yang masuk di Apdesi terkait dengan anggaran dana desa yang belum dicairkan secara keseluruhan, Jadi saya berharap kepada Bapak Penjabat Bupati Bone untuk menginstruksikan ke Dinas terkait agar secepatnya menyelesaikan persoalan tersebut, karena anggaran yang bersumber dari Daerah merupakan tumpuan hidup aparat Desa, jadi harus diselesaikan secepat mungkin, apalagi sudah pernah ada statement beliau untuk menuntaskan penggajian perangkat Desa,” Tutupnya. (*)

Berita Terkait

Dari Sekolah untuk Sesama, Siswa SMAN 5 Bone Gerakkan Kepedulian bagi Warga Amanrang
Korban Kebakaran di Desa Selli Dapat Bantuan dari BAZNAS Bone
Dua Rumah Panggung di Bengo Dilalap Api, Diduga Kompor Meledak
Polisi Temukan Arena Diduga Sabung Ayam di Libureng, Langsung Dibongkar
Kepala Desa Mattiro Deceng Sempat Tolak Paket Umrah, Pilih Berikan kepada Warga
Remaja 19 Tahun Jadi Korban Penikaman di Jalan Poros Welalangnge Bone, Polisi Buru Pelaku
Kemenag Bone Perkuat Moderasi Beragama di MTsN 3 Bone, Siswa Dibekali Jadi Generasi Berkarakter
10 Ribu Bibit Ikan Disalurkan ke Desa-Desa di Libureng, Bupati Bone Dorong Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:34 WITA

Dari Sekolah untuk Sesama, Siswa SMAN 5 Bone Gerakkan Kepedulian bagi Warga Amanrang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:08 WITA

Korban Kebakaran di Desa Selli Dapat Bantuan dari BAZNAS Bone

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Dua Rumah Panggung di Bengo Dilalap Api, Diduga Kompor Meledak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:28 WITA

Polisi Temukan Arena Diduga Sabung Ayam di Libureng, Langsung Dibongkar

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:07 WITA

Kepala Desa Mattiro Deceng Sempat Tolak Paket Umrah, Pilih Berikan kepada Warga

Berita Terbaru