BPBD Makassar Identifikasi Daerah Rawan Banjir

- Jurnalis

Minggu, 8 Desember 2024 - 14:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mengeluarkan hasil pemantauan terkait situasi siaga bencana di kota tersebut.

Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh tim kaji cepat BPBD pada Sabtu kemarin, teridentifikasi sebanyak 47 titik rawan banjir.
Ini tersebar di 40 kelurahan dari empat kecamatan di Makassar.

Kecamatan-kecamatan yang dimaksud adalah Kecamatan Biringkanayya, Tamalanrea, Manggala, dan Panakkukang.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Ahmad Hendra Hakamuddin, total wilayah yang dipantau mencakup 4 kecamatan dan 20 kelurahan, dengan jumlah titik rawan banjir mencapai 47 titik.

Baca Juga:  Pemuda Bone Yang di Perantauan Siap Pulang ke Bone Menangkan Andi Islamuddin

Meskipun kondisi lalu lintas di wilayah tersebut masih dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat. Ia tetap mengingatkan warga untuk tetap waspada.

“Total wilayah yang dilakukan pemantauan sebanyak 4 kecamatan, 20 kelurahan,” ujar Hendra melalui keterangan tertulisnya, Minggu (8/12/2024).

“Total 47 titik. Semua wilayah masih bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat,” lanjutnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Makassar telah menurunkan 41 personel untuk melakukan pemantauan di titik-titik rawan banjir tersebut.

Meskipun cuaca pada pagi hingga siang hari terpantau cerah, Hendra mengingatkan masyarakat bahwa Makassar telah memasuki musim penghujan, yang berpotensi menyebabkan peningkatan risiko banjir.

Baca Juga:  Sambut HUT ke-53, Basarnas Makassar Salurkan Bantuan ke Sekolah Pedalaman

Selain itu, Hendra juga mengimbau warga untuk tidak mempercayai berita hoax terkait bencana alam.

Informasi yang dapat dipercaya hanya berasal dari sumber resmi, seperti laman BPBD dan BMKG.

“Kita meminta masyarakat jangan percaya berita hoax, informasi cuaca yang resmi
hanya di BPBD dan BMKG,” tegas Hendra.

Pemantauan akan terus dilakukan melalui war room di posko penanganan darurat bencana Kota Makassar, yang terletak di Jalan RA Kartini, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang.

Baca Juga:  Hindari Korupsi, Danny Minta OPD Berbenah

Adapun Rincian titik rawan banjir di setiap kecamatan adalah sebagai berikut:

1. Kecamatan Biringkanayya: Terdapat 6 kelurahan rawan banjir, yakni Kelurahan Katimbang, Paccerakkang, Berua, Laikang, Sudiang, dan Pai.
2. Kecamatan Tamalanrea: Terdapat 4 kelurahan rawan banjir, yaitu Kelurahan Tamalanrea, Tamalanrea Jaya, Kapasa Raya, dan Kapasa.
3. Kecamatan Manggala: 6 kelurahan rawan banjir, meliputi Kelurahan Manggala, Tamangapa, Antang, Batua, Bitoa, dan Borong.
4. Kecamatan Panakkukang: Titik rawan banjir terdapat di Kelurahan Panaikang, Tello, dan Pandang. (*)

Berita Terkait

Pemprov Sulsel-Kodam XIV/Hasanuddin Teken PKS Penanganan Banjir Lutra, Gubernur Andi Sudirman: Wujud Kepedulian untuk Masyarakat
Ketua Tim Pembina Posyandu Sulsel Dorong Penguatan Layanan 6 SPM pada Pembukaan Pelatihan Kader Posyandu Batch 2 dan 3
Gubernur Andi Sudirman Dorong Pemetaan Ekonomi Sulsel Lebih Detail Lewat Sensus Ekonomi 2026
Mangrove untuk Kehidupan 2026, Gerakan Pelestarian Pesisir Digelar di Bulukumba
Soal Isu Jamuan “Bintang Lima”, Pemprov Sulsel: Anggaran Itu untuk Kegiatan Setahun
Melalui Sosialisasi KISAK, TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Tertib Administrasi Kependudukan di Luwu Timur
Kandang Sapi Milik Warga Cellu Bone Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Juta
Rapat Koordinasi TP PKK Sulsel Fokus pada Penguatan Program Kerja dan Kesiapan Menyambut Agenda Nasional

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:07 WITA

Pemprov Sulsel-Kodam XIV/Hasanuddin Teken PKS Penanganan Banjir Lutra, Gubernur Andi Sudirman: Wujud Kepedulian untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:31 WITA

Gubernur Andi Sudirman Dorong Pemetaan Ekonomi Sulsel Lebih Detail Lewat Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:27 WITA

Mangrove untuk Kehidupan 2026, Gerakan Pelestarian Pesisir Digelar di Bulukumba

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:00 WITA

Soal Isu Jamuan “Bintang Lima”, Pemprov Sulsel: Anggaran Itu untuk Kegiatan Setahun

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:09 WITA

Melalui Sosialisasi KISAK, TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Tertib Administrasi Kependudukan di Luwu Timur

Berita Terbaru