Nyaris Ricuh, Pengunjuk Rasa Saling Dorong Dengan Pengamanan

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 17:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Aksi Demonstrasi yang dilakukan oleh ratusan pemuda dan Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Pemuda Indonesia (FPI) dan Aliansi Pemuda Bone Bersatu nyaris ricuh di depan kantor Bupati Bone. Kamis, 20/2/2025.

Dari hasil pantauan usai melakukan orasi oleh sejumlah pengunjuk rasa dan koorlap aksi, para pengunjuk rasa mencoba masuk ke halaman kantor bupati bone namun dihalangi oleh Satpol PP dan juga aparat kepolisian sehingga terjadi aksi saling dorong.

Baca Juga:  Fahsar Jadi Pengemudi Harvester Saat Panen Padi

Para anggota Satpol PP sempat terpancing karena terlibat saling dorong antara Mahasiswa dan pengamanan, bahkan sejumlah petugas Satpol PP terlihat emosi dan sempat ditenangkan oleh beberapa anggota Satpol PP lainnya, begitu juga dengan para pengunjuk rasa.

“Kami ingin masuk ke kantor Bupati yang juga merupakan kantor milik rakyat, jadi kami meminta kepada aparat pengamanan tidak menghalangi kami, kalian tidak punya wewenang untuk melarang kami masuk kedalam,” Kata Yusran dalam orasinya.

Baca Juga:  "Super Mario" Asal Bone Sapu Bersih Podium Drag Bike Takalar Cup 2025, Diteguhkan Sebagai Raja Matic Sulawesi

Aksi saling dorong antara petugas pengamanan dan para pengunjuk rasa tidak berlangsung lama, Kasat Pol PP dan juga aparat kepolisian berhasil melerai kericuhan tersebut.

“Kami mengijinkan teman-teman masuk kedalam tapi dengan catatan, jangan membuat kericuhan yan dapat mengganggu ketentraman, kalau kita sepakat ayo kita masuk dengan tertib,” Kata Kasatpol PP Andi Akbar.

Baca Juga:  Tuntut Transparansi Anggaran dan Keterbukaan RKT, Kampus IAIN di Demo Mahasiswa Sendiri

Ratusan pengunjuk rasa ini membawa beberapa aspirasi, termasuk meminta kepada Bupati terpilih untuk tetap melanjutkan program UHC yang kini telah terhenti karena Pemda banyak tunggakan ke BPJS.

Selain itu dia juga menyayangkan banyaknya pejabat pemkab bone yang berangkat ke jakarta di Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dan meninggalkan tanggungjawabnya di kantor sehingga diduga pelayan di beberapa Instansi tidak berjalan efektif. (*)

 

Berita Terkait

BerAmal Cup 1 Pecah! 43 Kabupaten/Kota dari 13 Provinsi Berebut Hadiah Rp300 Juta di Bone
Mahasiswa Demo di Mapolres Bone Soal BBM dan LPG, Kapolres: Laporkan Jika Temukan Pelanggaran, Tapi Harus Berbasis Data
Terima Bantuan Air Bersih, Warga Kalosi Maros: Terima Kasih Bantuannya Pak Gubernur
Bukan Pelaku Pencurian, MY-DMR Ungkap Kronologi HP Berujung di Tangan Mereka
Koperasi Awards 2026, Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara
Demi Menghemat Biaya, Karyawan SPBU di Bone Dirampas Hak Jaminan Sosialnya
Tim Monev Polda Sulsel Tinjau Kampung Tertib Lalu Lintas Bone — Cek Efektivitas & Kebutuhan Peningkatan Program
Tidur di Teras, HP Rp3,2 Juta Raib: Dua Terduga Pelaku Pencurian Dibekuk Resmob Polres Bone

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:50 WITA

BerAmal Cup 1 Pecah! 43 Kabupaten/Kota dari 13 Provinsi Berebut Hadiah Rp300 Juta di Bone

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:55 WITA

Mahasiswa Demo di Mapolres Bone Soal BBM dan LPG, Kapolres: Laporkan Jika Temukan Pelanggaran, Tapi Harus Berbasis Data

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:54 WITA

Terima Bantuan Air Bersih, Warga Kalosi Maros: Terima Kasih Bantuannya Pak Gubernur

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:47 WITA

Koperasi Awards 2026, Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Demi Menghemat Biaya, Karyawan SPBU di Bone Dirampas Hak Jaminan Sosialnya

Berita Terbaru