PTPN III Gaet Investor China, Peralatan Medis Jadi Fokus Baru

- Jurnalis

Jumat, 21 Februari 2025 - 21:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA.BONEKU.COM,– Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui anak usahanya, PT Kawasan Industri Nusantara (PT Kinra), meneken perjanjian investasi industri sarung tangan dan peralatan medis asal China di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Investasi senilai 297 juta dolar AS atau setara Rp 4-5 triliun itu akan difokuskan pada pengembangan industri peralatan medis dan produksi sarung tangan.

Penandatanganan perjanjian ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Direktur Utama PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani ke China pada Januari 2025.

Kerja sama ini bertujuan mempercepat pengembangan industri kesehatan di Indonesia, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing industri dalam negeri di sektor peralatan medis dan perlengkapan kesehatan.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Kantor Presiden di IKN

Ghani mengatakan, investasi ini merupakan langkah strategis PTPN Group dalam mendukung kebijakan Pemerintah memperkuat industri domestik. Terutama di bidang kesehatan yang memiliki prospek jangka panjang.

“Dengan fasilitas di KEK Sei Mangkei, kami optimis dapat menghadirkan produk-produk medis berkualitas tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan pasar global,” ujar Ghani, Jumat (21/2/2025).

Ia mengungkapkan, KEK Sei Mangkei memiliki potensi besar sebagai pusat industri dengan fasilitas yang mendukung kegiatan manufaktur berskala besar.

Baca Juga:  Bank Indonesia Berhentikan 3 Pejabatnya Secara Terhormat

“Kami yakin kerja sama ini akan memperkuat posisi Indonesia di pasar global, dan mempercepat pertumbuhan industri kesehatan nasional,” kata Ghani.

KEK Sei Mangkei merupakan salah satu kawasan industri strategis yang menawarkan berbagai insentif dan fasilitas guna mendukung investasi.

Pengembangan industri peralatan medis dan sarung tangan diharapkan dapat meningkatkan daya tarik investasi di kawasan tersebut serta memperkuat ekosistem industri kesehatan di Indonesia.

Direktur PT Kinra VT Moses Situmorang menyambut baik investasi ini. Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya akan meningkatkan perekonomian nasional, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan sektor kesehatan.

Baca Juga:  Bantu Gaza, ASN Disdik Serang Donasikan Dana Lewat DMI untuk Pembangunan Masjid

“Dengan investasi ini, kami berharap lebih banyak lapangan pekerjaan tercipta dan pengembangan teknologi medis yang sangat dibutuhkan dunia semakin pesat,” harap Moses.

PTPN III (Persero) berkomitmen untuk terus peningkatan daya saing Indonesia di pasar internasional melalui investasi ini. Langkah tersebut sejalan dengan visi pemerintah menjadikan KEK Sei Mangkei sebagai pusat pertumbuhan industri berorientasi ekspor dan berbasis teknologi tinggi. (*)

Berita Terkait

Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Gubernur Sulsel: Harga Sembako Relatif Terkendali
Wabup Bone Bahas Investasi Rp1,7 Triliun, Pelabuhan Tonra Segera Dibangun
Tekan Lonjakan Harga, Pemkab Bone Bentuk Kios Pangan di Tiap Kecamatan
Video Diduga Konsumsi Narkoba di Hadapan Anak, Terduga Pelaku Diamankan Polisi
Menjelang Ramadhan Harga Cabai di Pasar Tradisional Kian Pedas
Warga Bone Padati Operasi Pasar Elpiji, Gas Subsidi Ludes dalam Hitungan Jam
Usai Hadiri WEF Davos 2026, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air
Senyap Tapi Menyala : Langkah Strategis RMS Tinggalkan Nasdem dan DPR-RI

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:02 WITA

Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Gubernur Sulsel: Harga Sembako Relatif Terkendali

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:50 WITA

Wabup Bone Bahas Investasi Rp1,7 Triliun, Pelabuhan Tonra Segera Dibangun

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:48 WITA

Tekan Lonjakan Harga, Pemkab Bone Bentuk Kios Pangan di Tiap Kecamatan

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:46 WITA

Video Diduga Konsumsi Narkoba di Hadapan Anak, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Senin, 9 Februari 2026 - 12:22 WITA

Menjelang Ramadhan Harga Cabai di Pasar Tradisional Kian Pedas

Berita Terbaru