TNI Kawal Penerbitan lahan Sawit Ilegal

- Jurnalis

Senin, 31 Maret 2025 - 15:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, BONEKU.COM,–  Kepala Staf Umum  (Kasum) TNI, Letjen Richard Tampubolon turun langsung dalam operasi penertiban lahan kelapa sawit  ilegal yang dilakukan  oleh Satgas Garuda penerbitan kawasan Hutan (PKH).Operasi ini bertujuan mengembalikan aset negara yang berada di kawasan hutan agar  dapat dimanfaatkan kembali untuk kesejahteraan masyarakat.

Kata Richard, kehadiran TNI dalam operasi ini bukan untuk mengambil alih tugas penegakan hukum, melainkan mendukung efektivitas penerbitan dan mengurangi potensi konflik di lapangan.

Baca Juga:  Sarbumusi Refleksi May Day 2025

Dia menegaskan bahwa tugas utama penegakan hukum tetap berada dibawah kewenangan kepolisian dan kejaksaan, sementara TNI bertindak sebagai pengaman agar proses berjalan lebih amann dan lancar.

“Kami mengacu pada pasal 7 ayat (2) UU nomor 34 tahun 2004 tentang TNI, yang menyatakan bahwa salah satu tugas militer selain perang (OMSP) adalah membantu pemerintah dalam penegakan hukum dan menjaga ketertiban masyarakat,” Ucap Richard

Baca Juga:  Mendikbud Resmi Rombak Seragam, SD, SMP dan SMA

Satgas garuda PKH  telah menerbitkan sejumlah lahan yang dikelola perusahaan perkebunan sawit, antara lain, PT GAP dengan luas 12,069,39 hektare, PT Mulia Agro Permai (MAP) seluas 1,267 hektare dan PT Mananjung hayak 1.728 hektare. Penerbitan ini dilakukan secara serentak di 19 Provinsi, dari Sumatera Utara hingga Papua.

Sejak operasi berlangsung pada 24 februari hingga 18 maret 2025, tim telah berhasil mengembalikan 317 ribu hektare kawasan hutan kepada negara, di Kalimantan tengah sendiri ditemukan sekitar 312 ribu hektare lahan yang penguasaannya tidak sesuai peraturan yang berlaku.

Baca Juga:  80 % Sapi Terjangkit PMK Berhasil Disembuhkan Oleh Dinas Peternakan Bone

“Lahan-lahan ini akan dikembalikan kepada negara guna mendukung kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan visi dan misi Presiden RI, ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk menyelesaikan permasalahan di daerah dengan menyeluruh,” Kuncinya. (*)

Berita Terkait

Usai Hadiri WEF Davos 2026, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air
Senyap Tapi Menyala : Langkah Strategis RMS Tinggalkan Nasdem dan DPR-RI
Jelang Pilkada 2026, SMSI Bahas Wacana Pilkada Lewat DPRD
Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Andi Amran Sulaiman
Kemenkeu Tak Beri Kepastian, Apdesi Bone Minta Komisi XI Bertindak Tegas
APDESI Bone Datangi Kemenkeu, Desak Pencairan Dana Desa Tahap II Dipercepat
Bone Masuk 5 Besar Nasional Produksi Beras Tertinggi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:09 WITA

Senyap Tapi Menyala : Langkah Strategis RMS Tinggalkan Nasdem dan DPR-RI

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:25 WITA

Jelang Pilkada 2026, SMSI Bahas Wacana Pilkada Lewat DPRD

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:59 WITA

Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:44 WITA

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Andi Amran Sulaiman

Senin, 24 November 2025 - 19:58 WITA

Kemenkeu Tak Beri Kepastian, Apdesi Bone Minta Komisi XI Bertindak Tegas

Berita Terbaru