Pengidap HIV/Aids di Bone Didominasi Pasangan Sesama Jenis

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 14:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLT Kadis Kesehatan Bone (Drg Yusuf Tolo)

PLT Kadis Kesehatan Bone (Drg Yusuf Tolo)

BONE,BONEKU.COM,– Viralnya video seks menyimpang yang terjadi di Kelurahan Palattae, Kecamatan Kahu beberapa waktu lalu yang viral di media sosial, mengundang berbagai kecaman. Mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda maupun sejumlah anggota dewan.

Kecaman ini tentu mereka khawatir dampak dari pergaulan hingga mengakibatkan pola hidup yang menyimpang. Disisi lain, tentu adanya dampak dari perbuatan tersebut, yang tidak hanya mendapatkan Sangsi sosial tetapi juga beresiko bagi kesehatan, utamanya dampak HIV/AIDS.

Baca Juga:  Sempat DPO 1 Minggu,  Pelaku Narkoba di Bone Akhirnya Berhasil Diringkus

Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan melalui bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang dikonfirmasi mengatakan bahwa Dinas Kesehatan mencatat pengidap HIV/AIDS di Bone terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Kasus HIV/AIDS cenderung terus meningkat. Hal ini terjadi dari distribusi penderita ditemukan pada kelompok usia 15 tahun hingga di atas 50 tahun,” Ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, dr Kasmawar Abbas

Baca Juga:  Pelatihan 'KAP' Imunisasi HPV Dapat Dukungan Penuh dari UNICEF

Lebih lanjut Kasmawar menegaskan bahwa, Update untuk 2025 ini , total kasus 22, terdiri dari 4 Aids dan 18 HIV, di dominasi oleh lelaki sama lelaki (homoseksual), usia termuda 20 tahun hingga usia 50 tahun

Untuk mengatasi perkembangannya, tentu dibutuhkan keterlibatan semua pihak. Bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan. Tapi butuh dukungan lembaga sosial, kepemudaan, organisasi agama untuk bergerak bersama mencegah pola hidup yang menyimpang.

Baca Juga:  Dinkes Bone Himbau Masyarakat Lakukan Pencegahan DBD

Sementara itu PLT Kadis Dinas Kesehatan drg. Yusuf Tolo mengatakan bahwa diharapkan kepada kelompok-kelompok yang berisiko agar dapat dengan sukarela memeriksakan diri ke faskes terdekat.

“Ini penting agar bisa mendeteksi potensi penularan dan mencegah meluasnya kasus HIV/AIDS kepada orang lain. Tentunya, Pemerintah daerah menyiapkan pemeriksaan dan obat secara gratis,” Kata Drg Yusuf. (*)

Berita Terkait

BAZNAS Bone Salurkan 400 Paket Sembako untuk Korban Banjir
Kurang dari 24 Jam, Polsek Tanete Riattang Bekuk 4 Pelaku Curanmor Bersenjata Tajam
Dua Warga Meninggal Akibat Banjir Bone, Gubernur Sulsel Serahkan Tali Asih
Tanam Perdana PM-ASS di Bone, Andi Asman Dorong Transformasi Pertanian Berbasis Teknologi
Pj Sekda Bone Serahkan Santunan Bupati untuk Keluarga Bocah Korban Banjir
Terobos Genangan Air, Bupati Bone Pantau Evakuasi Korban Banjir
Banjir Rendam Bone, 2 Meninggal & 69 Warga Dievakuasi
Ayah Tengah Evakuasi Warga Banjir, Bocah 5 Tahun di Bone Tenggelam dan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:41 WITA

BAZNAS Bone Salurkan 400 Paket Sembako untuk Korban Banjir

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:33 WITA

Kurang dari 24 Jam, Polsek Tanete Riattang Bekuk 4 Pelaku Curanmor Bersenjata Tajam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:15 WITA

Dua Warga Meninggal Akibat Banjir Bone, Gubernur Sulsel Serahkan Tali Asih

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:11 WITA

Tanam Perdana PM-ASS di Bone, Andi Asman Dorong Transformasi Pertanian Berbasis Teknologi

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:11 WITA

Pj Sekda Bone Serahkan Santunan Bupati untuk Keluarga Bocah Korban Banjir

Berita Terbaru