Bencana Bisa Datang Kapan Saja, Begini Pesan Sekda Sulsel di Bimtek BPBD Toraja Utara

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 15:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,– Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menjadi narasumber dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanggulangan Bencana yang digelar Pemerintah Kabupaten Toraja Utara di Royal Bay Hotel Makassar, Selasa, 9 September 2025.

Kegiatan yang berlangsung sejak 7 hingga 11 September 2025 ini diselenggarakan oleh BPBD Kabupaten Toraja Utara bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, dengan menghadirkan 44 peserta dari unsur BPBD setempat.

Dalam paparannya berjudul Best Practice Penanggulangan Bencana, Jufri Rahman menegaskan bahwa penanggulangan bencana tidak boleh dipahami hanya sebagai urusan darurat, tetapi harus berbasis pada upaya pengurangan risiko sejak dini.

“Jumlah korban bencana sering kali meningkat bukan semata karena bencananya, tetapi karena ketidaksiapan dalam menghadapinya. Karena itu, penting bagi kita untuk memperkuat langkah mitigasi, edukasi, perencanaan tata ruang yang bijak, serta membangun kesadaran kolektif masyarakat,” ujar Jufri.

Baca Juga:  BPK Catat Capaian Positif Bank Sulselbar, Tetap Ada Rekomendasi

Sulawesi Selatan termasuk salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana, baik bencana alam seperti gempa bumi, banjir, longsor, dan angin puting beliung, maupun bencana non-alam seperti kebakaran hutan dan lahan.

Kondisi geografis dan topografis yang beragam menjadi faktor yang memperbesar potensi risiko.

Menurut Jufri, kegiatan Bimtek seperti ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas aparatur dan pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman bencana.

“Para peserta harus menyerap pengetahuan dan keterampilan secara sungguh-sungguh, sehingga dapat diaplikasikan langsung di lapangan untuk melindungi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Pemprov Sulsel Serius Berbenah Aset, Gandeng Kejaksaan untuk Legal Opinion

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sulsel juga menyoroti beberapa praktik terbaik (best practice) yang dapat dijadikan rujukan:

Membangun Sistem Peringatan Dini yang Efektif, Memanfaatkan teknologi untuk memantau potensi bencana, mempercepat distribusi informasi, dan memastikan kesiapan masyarakat dalam merespons. BPBD bersama aparat desa/kelurahan berperan penting sebagai jembatan komunikasi.

Meningkatkan Resiliensi Masyarakat Literasi kebencanaan dan program desa tangguh bencana terbukti mampu menekan risiko korban jiwa. Hal ini perlu diperkuat di Toraja Utara dan daerah rawan lainnya di Sulsel.

Mendorong Kolaborasi Lintas Sektor Penanggulangan bencana bukan hanya urusan pemerintah. Dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan media massa memiliki kontribusi besar dalam mempercepat dan memperluas cakupan penanganan bencana.

Baca Juga:  LKPP RI Nilai PBJ Pemprov Sulsel Sangat Baik, Gubernur: Alhamdulillah Biro PBJ dan OPD Bekerja Optimal

Belajar dari Daerah dan Negara Lain Inovasi berbasis teknologi, kearifan lokal, hingga integrasi materi kebencanaan dalam kurikulum pendidikan dapat menjadi inspirasi untuk memperkuat mitigasi di tingkat daerah.

Jufri menutup paparannya dengan menegaskan bahwa keberhasilan penanggulangan bencana terletak pada tiga hal utama, yakni kesadaran, kesiapsiagaan, dan kebersamaan.

Jika tiga hal ini dijaga, maka dampak bencana dapat diminimalkan, korban jiwa dan kerugian dapat ditekan, dan masyarakat bisa lebih terlindungi.

“Kami mendorong agar pelatihan seperti ini diperluas ke daerah-daerah lain yang rawan bencana di Sulsel,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Proyek Jalan Rp80 Miliar Dimulai, Bupati Luwu Utara: Ini Harapan Baru Masyarakat
Gubernur Sulsel Groundbreaking Jalan Sabbang–Tallang–Sae, Akses Menuju Seko Terus Dikebut
Gubernur Sulsel Sabet Award Nasional, Program MYP Jadi Bukti Nyata Pembangunan Infrastruktur
Merespons Kasus Pelecehan di Kampus, Pemprov Sulsel Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Dilepas di Ujung Subuh, Atlet Inkanas Sulsel Siap Taklukkan Seleksi Nasional
Stadion Sudiang Berkapasitas 27 Ribu Penonton Dibangun, Ditarget Rampung 2027
Lima Sepeda, Satu Komitmen: Cerita Inspiratif Gowes Brimob dari Gowa ke Makassar
Dua Rumah Ludes Terbakar di Parepare, Gubernur Sulsel Kirim Bantuan Darurat

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 20:01 WITA

Proyek Jalan Rp80 Miliar Dimulai, Bupati Luwu Utara: Ini Harapan Baru Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 - 17:56 WITA

Gubernur Sulsel Groundbreaking Jalan Sabbang–Tallang–Sae, Akses Menuju Seko Terus Dikebut

Sabtu, 25 April 2026 - 15:17 WITA

Gubernur Sulsel Sabet Award Nasional, Program MYP Jadi Bukti Nyata Pembangunan Infrastruktur

Sabtu, 25 April 2026 - 15:09 WITA

Merespons Kasus Pelecehan di Kampus, Pemprov Sulsel Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Jumat, 24 April 2026 - 17:23 WITA

Dilepas di Ujung Subuh, Atlet Inkanas Sulsel Siap Taklukkan Seleksi Nasional

Berita Terbaru