Tragis, Rumah Orang Tua di Bone Dibakar Anak Kandungnya Sendiri

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 15:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,–  Aksi nekat dilakukan Mulyadi (37), warga Dusun Bance’e, Desa Lappaupang, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone yang nekat membakar rumah orang tua kandungnya sendiri, Rabu (1/10/2025) dini hari.

Mulyadi, merupakan anak sulung dari lima bersaudara Pasutri Darwis dan Sukaeni, Mulyadi diduga kalap lantaran sering dilanda amarah sejak ditinggal istri dan kedua anaknya. Tepat pukul 00.00 Wita, ia menyulut api yang melalap habis rumah semi permanen berukuran 10×20 meter milik orang tuanya.

Baca Juga:  Bupati Bone Lakukan Sidak, Ingatkan Pegawai Dinas Koperasi Tak Hanya di Kantor

Kepala Desa Lappaupang, Junaedi, membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan, sekitar pukul 23.40 Wita, Mulyadi mengamuk dan mengancam hendak membunuh orang tuanya. Karena takut, ibunya, Sukaeni, bersama ketiga anaknya memilih mengungsi ke rumah kerabat.

“Tak lama setelah itu, Mulyadi membakar motornya di teras. Api kemudian merembet hingga melalap rumah. Semua harta benda, termasuk dua unit motor, gabah ratusan karung, uang tunai Rp15 juta, dan perabot rumah tangga, ikut hangus terbakar,” ujar Junaedi.

Baca Juga:  HMI Cabang Bone Soroti Tunggakan Pajak Mobil Dinas: “Gajah di Pelupuk Mata Tak Tampak”

Tak hanya itu, sejak ditinggal istrinya tiga tahun lalu, Mulyadi diketahui sering marah-marah dan mengancam orang tuanya. Sang ayah, Darwis, bahkan memilih pindah dan menetap di Kecamatan Patimpeng karena takut dengan ulah anak sulungnya tersebut.

“Warga juga sering resah karena Mulyadi kerap membawa parang dan mengancam orang-orang di sekitarnya,” tambah Junaedi.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta. Saat ini, warga bersama aparat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas membersihkan puing-puing sisa kebakaran.

Baca Juga:  Nurdin Halid: Santri 30 Juz Harus Jadi Inspirasi Generasi Qurani

Kapolsek Mare, AKP Agustino, membenarkan kejadian ini. Ia memastikan pelaku telah diamankan oleh aparat kepolisian sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.

“Pelaku sudah kami amankan di Polsek Mare untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Saat ini kami juga masih melakukan olah TKP,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

BAZNAS Bone Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu
Siswa Latja Diktuba Polri di Bone Ditekankan Disiplin dan Etika Selama Pelatihan
Pemkab Bone Peringati Hari Otonomi Daerah, Wabup: Otonomi Harus Berdampak Nyata
Dari Sawah ke Pasar, Modus Pencurian Sapi di Bone Berakhir di Tangan Polisi
Harlah ke-2 ASATU, Pemuda Bone Siap Kawal Perubahan dan Perkuat Soliditas Organisasi
SMP Athirah Bone Borong Juara di Lomba Debat SMANSA Competition Vol IV
ART di Bone Diamankan Polsek Tanete Riattang, Diduga Curi Uang Majikan hingga Rp15 Juta
Guru Pesantren di Bengo Tikam Remaja, Dipicu Aksi Pengeroyokan Santri

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:43 WITA

BAZNAS Bone Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu

Senin, 27 April 2026 - 12:23 WITA

Siswa Latja Diktuba Polri di Bone Ditekankan Disiplin dan Etika Selama Pelatihan

Minggu, 26 April 2026 - 20:20 WITA

Dari Sawah ke Pasar, Modus Pencurian Sapi di Bone Berakhir di Tangan Polisi

Minggu, 26 April 2026 - 20:07 WITA

Harlah ke-2 ASATU, Pemuda Bone Siap Kawal Perubahan dan Perkuat Soliditas Organisasi

Minggu, 26 April 2026 - 19:47 WITA

SMP Athirah Bone Borong Juara di Lomba Debat SMANSA Competition Vol IV

Berita Terbaru