Disorot karena Dugaan Tagih Uang ke Guru, Kepsek SDN 11 Watampone: Itu Tidak Benar!

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BONE,BONEKU.COM,– Oknum Kepala Sekolah SDN 11 Watampone berinisial AD akhirnya angkat bicara usai dirinya dituding meminta sejumlah uang dari para guru di bawah kepemimpinannya untuk membayar utang pribadi.

Melalui sambungan telepon pada Selasa (22/10/2025), AD dengan tegas membantah seluruh tudingan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah memungut uang dari para guru, apalagi untuk kepentingan pribadi.

“Itu tidak benar sama sekali, tidak ada pungutan sedikit pun,” ujar AD.

Baca Juga:  Komisi I DPRD Bone Soroti Banyak Kepala OPD Rangkap Jabatan

Menurut AD, persoalan yang ramai diperbincangkan itu bermula saat sekolahnya menggelar kegiatan ekstrakurikuler, sementara dana kegiatan belum cair. Sebagai pimpinan, ia mengaku menalangi terlebih dahulu menggunakan uang pribadinya.

“Memang waktu kegiatan ekstrakurikuler, dananya belum cair, jadi otomatis harus ada yang menalangi dulu. Saya yang menalangi, bukan guru-guru. Kalau ada guru yang mau ikut menalangi, silakan, tapi faktanya tidak ada,” jelasnya.

Baca Juga:  Pria 50 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Rumah Kebun

AD juga mengaku sempat menyampaikan kepada guru-guru bahwa jika ada yang bersedia membantu menalangi sementara, maka uangnya akan dikembalikan setelah dana kegiatan cair. Namun, kata dia, para guru menyatakan belum sanggup.

“Setelah saya sampaikan ke mereka dan mereka tidak sanggup, ya sudah. Akhirnya saya pakai dana pribadi saya sendiri,” tambahnya.

Terkait tudingan bahwa uang hasil pungutan digunakan untuk membayar kebutuhan sekolah seperti WiFi, ATK, atau iuran kebersihan, AD juga membantah keras. Ia menegaskan seluruh kebutuhan operasional sekolah telah dianggarkan melalui Dana BOS.

Baca Juga:  Drama Penculikan di Bone, Pelaku Utama Jatuh Cinta pada Korban

“Saya memang sempat sampaikan untuk membantu dana talangan kegiatan itu, tapi karena mereka tidak mampu, ya saya diam. Kalau pun ada uang guru yang dipakai, silakan teriak. Tapi kan bukan begitu faktanya,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

BAZNAS Bone Salurkan 400 Paket Sembako untuk Korban Banjir
Kurang dari 24 Jam, Polsek Tanete Riattang Bekuk 4 Pelaku Curanmor Bersenjata Tajam
Dua Warga Meninggal Akibat Banjir Bone, Gubernur Sulsel Serahkan Tali Asih
Tanam Perdana PM-ASS di Bone, Andi Asman Dorong Transformasi Pertanian Berbasis Teknologi
Pj Sekda Bone Serahkan Santunan Bupati untuk Keluarga Bocah Korban Banjir
Terobos Genangan Air, Bupati Bone Pantau Evakuasi Korban Banjir
Ayah Tengah Evakuasi Warga Banjir, Bocah 5 Tahun di Bone Tenggelam dan Meninggal Dunia
Banjir Rendam Dua Kecamatan di Bone, Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:41 WITA

BAZNAS Bone Salurkan 400 Paket Sembako untuk Korban Banjir

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:15 WITA

Dua Warga Meninggal Akibat Banjir Bone, Gubernur Sulsel Serahkan Tali Asih

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:11 WITA

Tanam Perdana PM-ASS di Bone, Andi Asman Dorong Transformasi Pertanian Berbasis Teknologi

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:11 WITA

Pj Sekda Bone Serahkan Santunan Bupati untuk Keluarga Bocah Korban Banjir

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:07 WITA

Terobos Genangan Air, Bupati Bone Pantau Evakuasi Korban Banjir

Berita Terbaru