Ketua CCW Wajo Soroti Kebersihan dan Fasilitas Ruang Perawatan Anak RSUD Lamaddukelleng

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 13:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO,BONEKU.COM,–  Ketua Celebes Corruption Watch (CCW) Kabupaten Wajo, Akbar, menyoroti kondisi kebersihan dan fasilitas di ruang perawatan anak RSUD Lamaddukelleng Sengkang.
Selain sebagai aktivis, Akbar juga merupakan orang tua pasien bernama Muh. Rezky Syaban yang tengah dirawat di ruang Sayra Anak (I) GEA rumah sakit tersebut.

Akbar mengaku kecewa dengan kondisi ruang perawatan yang dinilainya kurang terawat. Ia menyebut sejumlah fasilitas dasar seperti tirai pembatas antar pasien dan gorden jendela tidak tersedia, sementara kebersihan ruangan juga dinilai tidak memadai.

Baca Juga:  PKS Raih Satu Kursi Di Dapil 3 Wajo.

“Saya sangat prihatin melihat kondisi rumah sakit ini, terutama ruang tempat anak saya dirawat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan adanya brankar atau tandu yang ditemukan kotor oleh kucing, banyaknya nyamuk, bau tidak sedap, serta sampah yang menumpuk di area ruang perawatan.

“Apalagi ini ruangan untuk balita. Seharusnya kamar bersih dan steril agar tidak menimbulkan penyakit lain, seperti demam berdarah dan sebagainya,” tambahnya.

Pantauan di lokasi, terlihat beberapa pasien dan keluarga pasien beristirahat di lantai tanpa adanya tirai pembatas antar tempat tidur maupun gorden penutup jendela.

Baca Juga:  Redaksi Boneku Serahkan Piagam Penghargaan ke Diskominfo Wajo

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo, Fery Surahmat, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengaku turut prihatin atas kondisi tersebut.

“Saya sudah cukup geram dan prihatin melihat kondisi itu. Sekarang ini banyak rumah sakit berlomba-lomba meningkatkan pelayanan dan fasilitas untuk masyarakat,” ujarnya.

Fery menilai fasilitas dan pelayanan RSUD Lamaddukelleng seharusnya tidak boleh tertinggal.

Baca Juga:  Alief Kurniawan Perjuangkan Revitalisasi Pasar Kampiri hingga ke Kementerian Pusat

“Kita di Wajo jangan jalan di tempat atau malah makin mundur. Kasihan masyarakat kalau terus dipaksa menerima keadaan seperti ini,” tegas legislator dari Fraksi PKB itu.

Ia juga memastikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti persoalan ini.

“Setelah kegiatan reses, kami akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak terkait,” tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Direktur RSUD Lamaddukelleng yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon belum memberikan tanggapan. (*)

Berita Terkait

Kasus Korupsi Desa Cinnongtabi, Kejari Wajo Kembalikan Rp934 Juta ke Kas Negara
Gandeng Perbankan dan PT HSB, Pemkab Wajo Dorong Akses Rumah Subsidi
Review Design Bangsalae Dinilai Sebagai Langkah Teknis, Bukan Tanda Kegagalan.
Proyek Destinasi Wisata Bangsalae Disorot, Akbar: Jangan Cepat Memvonis, Tunggu Audit Resmi
Ketua SMSI Wajo Dukung Penertiban Sempadan Jalan dan Andalalin, Tegaskan Harus Tanpa Tebang Pilih
Hari Jadi Wajo ke-627, Ini Pesan Penting Bupati Soal Efisiensi Anggaran
DLH Wajo Gandeng Developer, Dorong Pengelolaan Sampah Mandiri di Perumahan
Momen Idul Fitri di Rutan Sengkang, Ratusan Warga Binaan Dapat Remisi

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:28 WITA

Kasus Korupsi Desa Cinnongtabi, Kejari Wajo Kembalikan Rp934 Juta ke Kas Negara

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:34 WITA

Gandeng Perbankan dan PT HSB, Pemkab Wajo Dorong Akses Rumah Subsidi

Senin, 4 Mei 2026 - 15:04 WITA

Review Design Bangsalae Dinilai Sebagai Langkah Teknis, Bukan Tanda Kegagalan.

Senin, 4 Mei 2026 - 13:59 WITA

Proyek Destinasi Wisata Bangsalae Disorot, Akbar: Jangan Cepat Memvonis, Tunggu Audit Resmi

Rabu, 29 April 2026 - 13:36 WITA

Ketua SMSI Wajo Dukung Penertiban Sempadan Jalan dan Andalalin, Tegaskan Harus Tanpa Tebang Pilih

Berita Terbaru

News

Banjir Rendam Bone, 2 Meninggal & 69 Warga Dievakuasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:45 WITA