Begini Kronologis Lengkap IRT Dianiaya Anak Kandung Sendiri Hingga Tewas

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terduga pelaku saat diamankan oleh pihak Kepolisian.

Terduga pelaku saat diamankan oleh pihak Kepolisian.

BONE.BONEKU.COM,– Pihak kepolisian Polres Bone, mengungkap kronologis peristiwa tragis menggemparkan warga Dusun Gattungeng, Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, dimana, Seorang ibu rumah tangga ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dengan sejumlah luka tusuk, pada Rabu, 28 Januari 2026, sekitar pukul 05.00 Wita.

Berdasarkan informasi, Korban diketahui bernama Nursidah (55), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Dusun Gattungeng. Sementara terduga pelaku berinisial FT (26), yang tidak lain merupakan anak kandung korban.

Baca Juga:  Pererat Silaturahmi, Brilinkers Watampone Gelar Buka Puasa Bersama

Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar yang dikonfirmasi mengungkapkan, kejadian bermula saat suami korban bergegas menuju masjid untuk melaksanakan salat Subuh. Usai menunaikan ibadah, suami korban kembali ke rumah dan mendapati istrinya telah tergeletak tak bernyawa.

“Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka tusuk di beberapa bagian tubuh, di antaranya pada jari-jari tangan, dada kiri, dada kanan, perut, serta punggung sebelah kanan, Ungkap Iptu Rayendra.

Baca Juga:  Miliki 8 Saset Sabu, Pria ini Diringkus Polisi

Petugas dari Polsek Bengo yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan bahan keterangan, serta mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti.

Dari keterangan awal yang diperoleh, terduga pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan. Dugaan tersebut menguat setelah ditemukan sejumlah obat-obatan generik yang dikonsumsi pelaku, yang diketahui berasal dari Rumah Sakit Dadi Makassar.

“Saat ini, terduga pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pendalaman terkait kondisi kejiwaan yang bersangkutan,” Tambah Rayendra.

Baca Juga:  Dari Tempat Edukasi Jadi Lokasi Miras, Warga Soroti TBK Watampone

Sementara itu, pihak keluarga berencana akan memakamkan jenazah korban pada Rabu siang, 28 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 Wita, di TPU Jonga Jongae, Dusun Gattungeng, Desa Liliriawang, Kabupaten Bone.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap secara jelas motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut. (*)

Penulis : Amal

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Antrean BBM Jadi Sorotan, Bupati Bone Turun Langsung Pantau SPBU Camming
Jalan Lemo–Pasaka Rp8,6 Miliar Diresmikan, Bupati Bone Soroti Dampaknya bagi Ekonomi Warga
8.000 Benih Ikan Ditebar di Binuang, Bupati Bone Dorong Ekonomi Warga
Kepedulian di Tengah Kesibukan Masa Giling, PG Camming Sumbangkan 86 Kantong Darah
Satlantas Polres Bone Gelar Bakti Sosial, Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Penyegaran Birokrasi Bone, Sejumlah Pejabat Eselon II, III dan IV Dimutasi
Bukan Sekadar Tampil, PMR MTsN 3 Bone Borong Juara dan Sabet Juara Umum I VORCEA 2026 se-Sulsel
HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polantas Bone Perkuat Kemitraan dengan Ojol dan Opang

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:35 WITA

Antrean BBM Jadi Sorotan, Bupati Bone Turun Langsung Pantau SPBU Camming

Kamis, 17 September 2026 - 14:30 WITA

Jalan Lemo–Pasaka Rp8,6 Miliar Diresmikan, Bupati Bone Soroti Dampaknya bagi Ekonomi Warga

Rabu, 16 September 2026 - 22:23 WITA

8.000 Benih Ikan Ditebar di Binuang, Bupati Bone Dorong Ekonomi Warga

Rabu, 16 September 2026 - 15:14 WITA

Kepedulian di Tengah Kesibukan Masa Giling, PG Camming Sumbangkan 86 Kantong Darah

Senin, 14 September 2026 - 20:14 WITA

Satlantas Polres Bone Gelar Bakti Sosial, Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Berita Terbaru