Pelaut Asal Gowa Disandera di Somalia, Pemprov Sulsel Bergerak Cepat Libatkan Pusat

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 15:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,–  Kasus penyanderaan kembali menghantui pekerja pelayaran Indonesia di jalur internasional. Seorang pelaut asal Kabupaten Gowa, Kapten Ashari Samadikun (33), dilaporkan menjadi korban penyanderaan di perairan Somalia saat menakhodai kapal tanker Honour 25.

Peristiwa ini langsung memicu respons cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Di bawah arahan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, koordinasi lintas kementerian segera dilakukan untuk menangani kasus yang menyita perhatian publik ini.

Ashari diketahui mulai berlayar sejak 21 April 2026 dari Oman, membawa muatan minyak menuju wilayah Somalia—salah satu kawasan perairan paling rawan perompakan di dunia.

Baca Juga:  Gantikan AKBP Erwin Syah, AKBP Sugeng Resmi Jadi Kapolres Bone

Diduga, tidak adanya pengawalan keamanan dalam pelayaran terakhir menjadi celah yang dimanfaatkan kelompok perompak untuk melakukan penyanderaan.

Data sementara menyebutkan, total 18 awak kapal menjadi korban, dengan empat di antaranya warga negara Indonesia, termasuk Ashari, satu-satunya korban asal Sulawesi Selatan.

Meski dalam situasi genting, korban dilaporkan masih dapat berkomunikasi dengan keluarga dan dalam kondisi selamat. Namun, ancaman keselamatan tetap membayangi di tengah proses negosiasi yang berlangsung.

Sebagai bentuk respons cepat, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulsel, Jayadi Nas, langsung mengunjungi keluarga korban di Gowa. Pemerintah daerah juga memfasilitasi komunikasi langsung antara keluarga dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) serta Kementerian Luar Negeri.

Baca Juga:  Kolaborasi Diskominfo dan BMKG, Informasi Cuaca di Sulsel Makin Cepat dan Akurat

“Kami bergerak cepat atas arahan Bapak Gubernur. Bahkan keluarga korban sudah kami hubungkan langsung dengan Wakil Menteri untuk mendapatkan informasi terkini,” ujar Jayadi.

Langkah ini menegaskan bahwa penanganan kasus tidak hanya dilakukan di level daerah, tetapi juga melalui jalur diplomasi pemerintah pusat yang kini tengah berupaya melakukan mediasi dengan pihak-pihak terkait di perairan internasional.

Baca Juga:  Bencana Bisa Datang Kapan Saja, Begini Pesan Sekda Sulsel di Bimtek BPBD Toraja Utara

Gubernur Sulsel menegaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan dan memastikan keluarga korban tidak berjalan sendiri menghadapi situasi ini.

Di sisi lain, keluarga korban hanya bisa berharap dan berdoa agar proses pembebasan berjalan lancar.

Kasus ini kembali membuka sorotan terhadap risiko tinggi yang dihadapi pelaut Indonesia di jalur pelayaran internasional, khususnya di wilayah rawan konflik dan perompakan seperti Somalia.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu perkembangan resmi, sembari upaya diplomasi terus dilakukan demi keselamatan seluruh awak kapal. (*)

Penulis : Amal

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Kadinkes Sulsel Tegaskan Isu Rangkap Jabatan Hoaks
Gubernur Andi Sudirman: Calon Ketua PWI Sulsel Harus Independen dari Partai Politik
Rakor di Sulsel, Wabup Bone Dorong Reformasi Layanan Pertanahan
Luwu Utara Bangkit! Infrastruktur, Penerbangan, dan Irigasi Dikebut Pemprov Sulsel
Groundbreaking MYP Irigasi, Langkah Nyata Gubernur Sulsel Tingkatkan Kesejahteraan Petani Luw Raya
Gubernur Sulsel Serahkan Mobil Operasional untuk Puskesmas Rongkong di Luwu Utara
Proyek Jalan Rp80 Miliar Dimulai, Bupati Luwu Utara: Ini Harapan Baru Masyarakat
Gubernur Sulsel Groundbreaking Jalan Sabbang–Tallang–Sae, Akses Menuju Seko Terus Dikebut

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:20 WITA

Kadinkes Sulsel Tegaskan Isu Rangkap Jabatan Hoaks

Rabu, 29 April 2026 - 21:43 WITA

Gubernur Andi Sudirman: Calon Ketua PWI Sulsel Harus Independen dari Partai Politik

Rabu, 29 April 2026 - 16:18 WITA

Rakor di Sulsel, Wabup Bone Dorong Reformasi Layanan Pertanahan

Rabu, 29 April 2026 - 16:10 WITA

Luwu Utara Bangkit! Infrastruktur, Penerbangan, dan Irigasi Dikebut Pemprov Sulsel

Rabu, 29 April 2026 - 11:05 WITA

Groundbreaking MYP Irigasi, Langkah Nyata Gubernur Sulsel Tingkatkan Kesejahteraan Petani Luw Raya

Berita Terbaru

Makassar

Kadinkes Sulsel Tegaskan Isu Rangkap Jabatan Hoaks

Kamis, 30 Apr 2026 - 14:20 WITA