Investasi Jepang Masuk Bone, Ribuan Hektare Pesisir Ditargetkan Hijau Kembali

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 15:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menyatakan dukungan penuh terhadap rencana investasi perusahaan asal Jepang, YL Forest Co. Ltd, yang akan mengembangkan budidaya perikanan berbasis pelestarian hutan mangrove di wilayah pesisir Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer (CEO) YL Forest Co. Ltd, Naoto Akune, bersama Kaori Kawazoe dan Keiji Sato, di Rumah Jabatan Bupati Bone, Minggu (15/2/2026).

“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami menyambut baik rencana investasi ini. Terlebih investasi di sektor lingkungan sejalan dengan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Andi Asman.

Baca Juga:  Antusiasme Penumpang Rute Bone - Kendari Tinggi, Bupati Bone : Ini Berkah Untuk Masyarakat

Sebagai bentuk komitmen, Bupati Bone menginstruksikan jajaran terkait untuk segera melakukan inventarisasi kawasan mangrove di sepanjang pesisir yang membutuhkan rehabilitasi. Langkah tersebut diharapkan mempercepat realisasi investasi sekaligus memperkuat upaya pelestarian lingkungan.

Menurutnya, investasi ini tidak hanya berdampak pada pemulihan ekosistem pesisir, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat. Konsep yang ditawarkan melibatkan masyarakat sebagai pemilik dan pengelola tambak, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan dari budidaya udang, ikan, dan kepiting.

“Selain hasil budidaya, masyarakat juga berpeluang memperoleh tambahan penghasilan dari penjualan bibit mangrove dan kegiatan penanaman. Ini memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya.

Baca Juga:  Film Animasi Berbahasa Bugis Akan Segera Launcing di Bioskop

Sementara itu, Presiden Direktur YL Forest Co. Ltd, Naoto Akune, mengungkapkan bahwa tahap awal proyek akan dimulai dengan uji coba penanaman mangrove di lahan tambak seluas sekitar 220 hektare di sejumlah kawasan pesisir Bone.

“Kami menargetkan uji coba ini rampung dalam tiga tahun. Jika mendapat dukungan masyarakat dan pemerintah daerah, proyek ini akan dikembangkan hingga ribuan hektare,” kata Akune.

Ia menjelaskan, investasi tersebut mengusung konsep silvofishery, yakni metode budidaya perikanan yang mengintegrasikan pelestarian mangrove dengan kegiatan produksi secara berkelanjutan.

Dalam sistem ini, sekitar 60 hingga 80 persen area dipertahankan sebagai hutan mangrove, sementara 20 hingga 40 persen dimanfaatkan sebagai kolam atau saluran budidaya ikan, udang, dan kepiting.

Baca Juga:  Respon Laporan Warga, Lurah Panyula Pastikan Remaja 14 Tahun di Wilayahnya Bukan ODGJ

Menurut Akune, mangrove berfungsi sebagai biofilter alami yang menjaga kualitas air, menyediakan nutrisi bagi biota, serta melindungi pesisir dari abrasi dan kerusakan lingkungan.

“Dengan sistem ini, mangrove menjadi bagian utama ekosistem pendukung budidaya. Selain menjaga lingkungan, metode ini juga dapat menekan kebutuhan pakan tambahan dan obat-obatan sehingga lebih efisien dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsep silvofishery telah terbukti efektif diterapkan di berbagai negara, termasuk Jepang dan sejumlah wilayah Asia Tenggara, sebagai model budidaya yang mampu memadukan keberlanjutan lingkungan dengan produktivitas ekonomi. (*)

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Diduga Salah Paham, Pemuda di Bone Nekat Serang Korban dengan Badik
Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Bone Diringkus Polsek Tanete Riattang
Gerakan ASRI Digelorakan, Ribuan Warga Bone Turun Bersih-Bersih
Aksi Premanisme Pengamen Berakhir di Tangan Petugas
Aksi Humanis Bhabinkamtibmas Bone Bantu Penyandang Disabilitas, Viral di Medsos
Mahasiswa Desak Penindakan Tambang Ilegal di Turucinnae, Polres Bone Hentikan Sementara Aktivitas
Pemkab Bone Percepat Transformasi Digital, Luncurkan PADE Beramal e-BMD dan e-Perjadin
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bone Dimulai, Warga Keluhkan Ceceran Material Timbunan

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 15:59 WITA

Investasi Jepang Masuk Bone, Ribuan Hektare Pesisir Ditargetkan Hijau Kembali

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:48 WITA

Diduga Salah Paham, Pemuda di Bone Nekat Serang Korban dengan Badik

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:56 WITA

Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Bone Diringkus Polsek Tanete Riattang

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:12 WITA

Gerakan ASRI Digelorakan, Ribuan Warga Bone Turun Bersih-Bersih

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:42 WITA

Aksi Premanisme Pengamen Berakhir di Tangan Petugas

Berita Terbaru

Hukrim

Polsek Cina Ringkus Dua Pelaku Penggelapan Motor

Senin, 16 Feb 2026 - 16:14 WITA