MAKASSAR.BONEKU.COM,– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kian memantapkan langkah percepatan pembangunan Stadion Sudiang sebagai infrastruktur olahraga strategis yang diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi kawasan.
Komitmen tersebut diperkuat melalui dukungan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dalam pertemuan antara Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dengan Menteri PU, Dody Hanggodo, di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Dalam pertemuan itu, Andi Sudirman menegaskan bahwa pembangunan Stadion Sudiang menjadi salah satu proyek prioritas yang sejalan dengan agenda penguatan infrastruktur di Sulawesi Selatan.
“Selain stadion, kami juga menyerahkan sejumlah usulan prioritas pembangunan lain yang mendesak, seperti sektor jalan, jembatan, dan irigasi di berbagai wilayah,” ujarnya.
Stadion Sudiang menjadi salah satu proyek yang mendapat dukungan penuh pemerintah pusat dengan total anggaran mencapai Rp674,9 miliar. Pembangunan dilakukan melalui skema multiyears dan ditargetkan rampung pada 2027.
Stadion ini dirancang sebagai fasilitas olahraga modern berkapasitas 27 ribu penonton dengan konsep single seat, yang diharapkan mampu memenuhi standar penyelenggaraan event olahraga berskala nasional.
Tak hanya itu, kehadiran stadion ini juga diproyeksikan memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai destinasi sport tourism di kawasan timur Indonesia.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyiapkan lahan seluas 15 hektare di kawasan GOR Sudiang. Sekitar 7 hektare akan digunakan untuk bangunan utama stadion, sementara sisanya diperuntukkan bagi fasilitas pendukung.
Penganggaran proyek dilakukan secara bertahap selama tiga tahun, yakni Rp96,04 miliar pada 2025, Rp454,98 miliar pada 2026, dan Rp123,92 miliar pada 2027.
Proyek ini juga menjadi bagian dari pengembangan kawasan olahraga terpadu di GOR Sudiang, sehingga tidak hanya berfokus pada pembangunan stadion, tetapi juga ekosistem olahraga secara menyeluruh.
Secara teknis, pembangunan ditargetkan berlangsung selama 540 hari kalender atau sekitar 18 bulan sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Setelah melalui tahapan Pre-Construction Meeting (PCM) dan Mutual Check 0 (MC-0), proyek kini telah memasuki fase konstruksi utama.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Selatan, Suherman, mengungkapkan bahwa progres pembangunan saat ini telah berfokus pada pekerjaan struktur dasar.
“Pengerjaan sudah masuk tahap fondasi, dengan progres sekitar 3,05 persen, termasuk penyelesaian direksi keet,” jelasnya.
Pemerintah menargetkan progres pembangunan dapat mencapai sekitar 65 persen pada tahun 2026, sehingga proyek dapat diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pertemuan dengan Kementerian PU ini sekaligus menegaskan kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur prioritas yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi wilayah.
Dengan dukungan tersebut, Stadion Sudiang diharapkan menjadi ikon baru olahraga Sulawesi Selatan—tidak hanya sebagai venue pertandingan, tetapi juga sebagai pusat aktivitas olahraga, event nasional, dan penggerak ekonomi kawasan. (*)
Penulis : Amal
Editor : Admin Redaksi











