Rakor di Sulsel, Wabup Bone Dorong Reformasi Layanan Pertanahan

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 16:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi di sektor pertanahan yang digelar di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (29/4/2026).

Rakor ini menjadi langkah serius pemerintah dalam membenahi sektor pertanahan yang selama ini dinilai rawan praktik korupsi dan penyimpangan layanan publik.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam arahannya menegaskan pentingnya penataan aset negara. Ia mengingatkan bahwa masih banyak aset yang belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menghambat pembangunan.

Baca Juga:  Logistik Surat Suara Pemilu 2024 Sudah Tiba di Gudang KPU Bone

“Aset negara harus dikelola dengan baik agar tidak menjadi sumber masalah,” tegasnya.

Tak hanya itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menyoroti sektor pertanahan sebagai titik rawan korupsi karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK, Wahyu Setiawan, menegaskan layanan pertanahan wajib berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Ini sektor yang paling rentan. Karena itu, sistemnya harus diperkuat dan celah penyimpangan ditutup,” ujarnya.

Baca Juga:  Kurang dari 24 Jam, Polres Bone Ungkap Pembunuhan Sadis di Amali

Dalam rakor tersebut, dipaparkan sejumlah program strategis kolaborasi KPK dan ATR/BPN. Fokusnya adalah mempercepat reformasi layanan pertanahan, mulai dari integrasi data, percepatan sertifikasi tanah, hingga penguatan tata ruang berbasis digital.

Sedikitnya ada sembilan program prioritas yang disiapkan, termasuk integrasi NIB dan NOP, penguatan Mal Pelayanan Publik, percepatan RDTR berbasis OSS, hingga sensus pertanahan berbasis geospasial.

Menanggapi hal itu, Wabup Bone menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh upaya pencegahan korupsi.

Baca Juga:  Ini Harapan Ketua Panwaslu Bone Soal Gaji PPL

“Kami siap menjalankan program ini demi menghadirkan layanan pertanahan yang lebih transparan dan cepat,” katanya.

Ia juga menilai, pembenahan sektor pertanahan akan berdampak langsung pada peningkatan investasi daerah.

“Kalau tata kelola pertanahan baik, investor akan lebih percaya. Ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Rakor ini turut dihadiri jajaran Kementerian ATR/BPN, pemerintah daerah se-Sulawesi Selatan, serta pejabat terkait lainnya. (*)

Berita Terkait

KKS x DIGIFEST 2026 Hadirkan 100 UMKM, Pemprov Sulsel Perluas Peluang Pasar Wastra Lokal
Sulsel Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Penyaluran KUR Tembus Rp16,83 Triliun
Jelang Penilaian Ombudsman, Sekda Sulsel Minta OPD Perkuat Pelayanan Publik
Gubernur Sulsel Sambut Asesor UNESCO, Optimistis Maros Pangkep Pertahankan Status Global Geopark
Perangi Narkotika hingga Desa, Bupati Bone Resmikan Tim P4GN di 27 Kecamatan
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Ajak Orang Tua Dukung Anak Aktif Berpramuka Bangun Karakter Sejak Dini
Pemprov Sulsel Dorong Kabupaten/Kota Gunakan Bajubodo untuk Pengadaan Produk UMKM
Komisi X DPR RI Serap Aspirasi di Sulsel, Fatmawati Rusdi Tekankan Pelestarian dan Revitalisasi Situs-situs Kebudayaan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:36 WITA

KKS x DIGIFEST 2026 Hadirkan 100 UMKM, Pemprov Sulsel Perluas Peluang Pasar Wastra Lokal

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:34 WITA

Sulsel Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Penyaluran KUR Tembus Rp16,83 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:31 WITA

Gubernur Sulsel Sambut Asesor UNESCO, Optimistis Maros Pangkep Pertahankan Status Global Geopark

Senin, 27 Juli 2026 - 13:34 WITA

Perangi Narkotika hingga Desa, Bupati Bone Resmikan Tim P4GN di 27 Kecamatan

Senin, 27 Juli 2026 - 07:13 WITA

Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Ajak Orang Tua Dukung Anak Aktif Berpramuka Bangun Karakter Sejak Dini

Berita Terbaru