BONE, BONEKU.COM – Banjir besar melanda wilayah perkotaan Kabupaten Bone, menyusul curah hujan dengan intensitas tinggi yang turun terus-menerus sepanjang malam, mulai pukul 21.00 WITA hingga pagi tadi, pukul 06.00 WITA.
Akibat luapan air yang cepat naik, sejumlah titik pemukiman terendam dan ribuan warga terancam terjebak. Merespons kondisi darurat ini, Tim Gabungan Penanggulangan Bencana langsung dikerahkan ke lokasi. Tim yang terdiri dari unsur SAR, Basarnas, BPBD, Damkar, Satpol-PP, Brimob, Polres Bone, Kodim 1407, SAR Khatulistiwa, PSC, hingga PMI Bone bergerak cepat membawa sejumlah peralatan utama.
Beragam kendaraan dan alat penunjang disiapkan guna memperlancar evakuasi, di antaranya Perahu Karet, Perahu Fiber, Rescue Truck, Rescue Car, hingga Ambulance untuk penanganan medis darurat.
Data Evakuasi: Dua Warga Meninggal, Banyak Bayi & Lansia Diselamatkan
Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, tim gabungan telah berhasil mengevakuasi puluhan warga dari titik-titik terdampak, namun musibah ini turut memakan korban jiwa. Berikut rincian lokasi dan jumlah warga yang dievakuasi:
– Desa Panyula: 22 orang dievakuasi, 1 orang meninggal dunia.
– Desa Rompe: 12 orang dievakuasi, 1 orang meninggal dunia.
– Kelurahan Biru (Jalan Samballoge Baru): 14 orang (terdiri dari 2 balita, 3 lansia, dan 9 dewasa).
– Jalan Yos Sudarso: 18 orang (terdiri dari 8 bayi dan 10 lansia).
– Lingkungan Lengkongnge: 3 orang (terdiri dari 1 bayi, 1 lansia, dan 1 dewasa).
Secara keseluruhan, setidaknya 69 warga telah diselamatkan dan dievakuasi ke tempat safer, namun musibah ini merenggut nyawa 2 warga.
Tim Bergerak Cepat, Dirikan Posko Pengungsian
Kronologi kejadian began saat hujan deras mengguyur kawasan perkotaan sepanjang malam hingga pagi hari, menyebabkan aliran sungai meluap dan masuk ke pemukiman warga. Begitu menerima laporan dan mengetahui kondisi darurat, tim gabungan langsung memecah kelompok menuju titik-titik terparah untuk mengevakuasi warga yang terjebak, khususnya kelompok rentan seperti bayi, balita, dan lansia.
Salah satu tim gabungan dari SAR Khatulistiwa, Andi Rahmat Hidayat mengatakan bahwa saat ini, para korban yang berhasil diselamatkan telah ditempatkan di posko-posko pengungsian yang didirikan di lokasi aman guna mendapatkan perlindungan, makanan, dan penanganan medis dari tim medis PMI dan petugas terkait.
“Para korban yang diselamatkan sudah kami tempatkan di posko aman. Di sana mereka mendapat perlindungan, makanan, dan layanan kesehatan dari tim medis PMI serta petugas lain yang bertugas,” kata Andi Rahmat Hidayat dari SAR Khatulistiwa.
Hingga berita ini diturunkan, Tim gabungan masih terus melakukan pemantauan di lapangan mengingat kondisi air di beberapa titik belum sepenuhnya surut.(*)
Penulis : Achyl
Editor : Admin Redaksi










