Festival Lampu’ Toae Dibuka, Wabup Bone Dorong Angkue Jadi Destinasi Wisata Pesisir

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 23:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM — Potensi pesisir Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, mulai didorong untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata sekaligus ruang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal itu mengemuka saat Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., membuka secara resmi Festival Budaya Maritim Lampu’ Toae Zona ke-6 Gau’ Maraja 2026 di Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Angkue, Senin (28/9/2026).

Festival yang digelar Pemerhati Seni dan Budaya Bone (PSBB) Sangdara Periode 2025–2026 tersebut mengangkat tema “Revitalisasi Kearifan Lokal sebagai Upaya Penguatan Identitas Masyarakat Pesisir Bone.”

Tidak hanya menampilkan budaya dan tradisi masyarakat pesisir, festival tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali sejarah Lampu’ Toae sekaligus menggali potensi lingkungan pesisir Desa Angkue.

Wakil Bupati Bone Andi Akmal menilai kawasan mangrove di Desa Angkue memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata baru di wilayah Bone Selatan.

Menurutnya, pengembangan wisata pesisir dapat membuka alternatif sumber ekonomi bagi masyarakat yang selama ini banyak bergantung pada sektor perikanan tangkap.

“Ke depan, kita tidak hanya bergantung pada penangkapan ikan laut. Bagaimana kita memaksimalkan potensi yang ada di desa ini untuk ekonomi masyarakat,” kata Andi Akmal.

Baca Juga:  Wabup Bone Hadiri Pengukuhan Pengurus Pusat KKSS Tahun 2025-2030 di Jakarta

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Bone akan melihat lebih serius potensi kawasan mangrove di Angkue. Bahkan, pemerintah daerah membuka peluang untuk mendorong rintisan pengembangan wisata mangrove melalui dukungan anggaran daerah.

“Insyaallah tahun depan kita coba membuat rintisan untuk mangrove di Desa Angkue ini. Kita lihat potensinya dan kita berikan dorongan anggaran dari APBD Kabupaten Bone,” ujarnya.

Menurut Andi Akmal, Angkue memiliki sejumlah modal untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata pesisir. Selain mangrove, terdapat Kampung Nelayan Merah Putih, pelabuhan, serta kekayaan budaya masyarakat pesisir.

Andi Akmal juga mengapresiasi pelaksanaan Festival Lampu’ Toae yang memadukan unsur budaya, maritim, lingkungan dan semangat kebangsaan.

Ia menilai budaya merupakan bagian penting dari identitas masyarakat yang perlu dijaga sekaligus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Budaya dan lingkungan adalah bagian penting dari kehidupan masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus kita dukung agar nilai-nilai budaya tetap hidup sekaligus kepedulian terhadap lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Andi Akmal.

Baca Juga:  3 Program Inovatif Polsek Barebbo Diapresiasi Wakil Bupati Bone

Festival tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali sejarah dan kearifan lokal Lampu’ Toae kepada generasi muda.

Ketua PSBB Bone Sangdara, Wiwin Wahyuni, S.Tr.AB., mengatakan kegiatan tersebut terlaksana melalui fasilitasi pemajuan kebudayaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Sulawesi Selatan.

Menurut Wiwin, pemilihan Lampu’ Toae sebagai lokasi festival merupakan bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya di wilayah Kajuara.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong generasi muda untuk mengenal, mencintai dan ikut menjaga warisan budaya daerah.

Selain mengangkat budaya, festival juga disertai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan.

Yayasan Lontara Hijau memberikan dukungan berupa 1.000 bibit mangrove serta 2.000 bibit pohon dan buah. Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung penghijauan sekaligus menjaga ekosistem kawasan pesisir Desa Angkue.

Dalam rangkaian kegiatan, Andi Akmal juga menyerahkan bibit mangrove secara simbolis.

Sementara itu, masyarakat membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter sebagai simbol semangat kebangsaan dan persatuan dalam menjaga budaya, lingkungan serta daerah.

Baca Juga:  Pria Bertato Residivis Pencurian Diringkus Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang

Perwakilan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Sulawesi Selatan, Iswadi, S.S., M.A., mengatakan pihaknya terus membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bone, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, komunitas budaya dan berbagai pihak untuk mendukung pemajuan kebudayaan.

Andi Akmal berharap Festival Budaya Maritim Lampu’ Toae tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari pengembangan potensi daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, komunitas budaya, masyarakat, dunia pendidikan dan generasi muda penting untuk memastikan potensi budaya dan lingkungan dapat dikelola secara berkelanjutan.

Dengan kekayaan budaya pesisir, kawasan mangrove, Kampung Nelayan Merah Putih hingga keberadaan pelabuhan, Desa Angkue dinilai memiliki sejumlah modal untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata yang sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Festival Budaya Maritim Lampu’ Toae Zona ke-6 Gau’ Maraja 2026 pun menjadi momentum untuk mempertemukan pelestarian budaya, perlindungan lingkungan dan pengembangan ekonomi masyarakat pesisir Bone Selatan. (*)

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Mobil Kijang Bertangki Modifikasi Diamankan Satgas, Polisi Pastikan Penanganan Berlanjut
10 Prajurit Yonarmed 21/Kawali Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Bengo, Bone
Kepala BKPSDM Bone Naik Jadi Pj Sekda, Edy Saputra Syam Terima Amanah Baru
Bukan Sekadar Adu Kartu, Turnamen Domino Orado Korem 141 Jadi Ajang Silaturahmi TNI dan Rakyat
Bukan Kaleng-Kaleng! 4.500 Orang Serbu Turnamen Domino HUT TNI di Bone, Hadiah Rp425 Juta
Dua Mesin Dinamo Air Warga Dicuri, Pemulung 25 Tahun Dibekuk Polisi
Proyek Triliunan Masuk Mappesangka, Bupati Bone Dorong Anak Muda Siap Rebut Peluang Kerja
Mentan Andi Amran Perintahkan Hilirisasi Ayam di Bone Dikebut, Target Diresmikan 1 Juli 2027

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 23:20 WITA

Festival Lampu’ Toae Dibuka, Wabup Bone Dorong Angkue Jadi Destinasi Wisata Pesisir

Senin, 28 September 2026 - 23:03 WITA

Mobil Kijang Bertangki Modifikasi Diamankan Satgas, Polisi Pastikan Penanganan Berlanjut

Senin, 28 September 2026 - 20:30 WITA

10 Prajurit Yonarmed 21/Kawali Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Bengo, Bone

Senin, 28 September 2026 - 16:34 WITA

Kepala BKPSDM Bone Naik Jadi Pj Sekda, Edy Saputra Syam Terima Amanah Baru

Minggu, 27 September 2026 - 17:34 WITA

Bukan Sekadar Adu Kartu, Turnamen Domino Orado Korem 141 Jadi Ajang Silaturahmi TNI dan Rakyat

Berita Terbaru