Pesan Tersebar: Paslon 03 Diduga Halangi Kebebasan Demokrasi di Kampanye Tegak Lurus

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 15:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar percakapan yang diduga mengintervensi kelompok tani.

Tangkapan layar percakapan yang diduga mengintervensi kelompok tani.

BONE,BONEKU.COM,– Sebuah tangkapan layar percakapan yang diduga merupakan bentuk intervensi oleh pasangan calon (Paslon) 03 untuk menghalangi waga menghadiri kampanye Paslon 02 beredar luas di media sosial.

Dalam tangkapan layar tersebut, terlihat pesan dari seorang warga yang mengatakan bahwa Saat Andi Asman turun dari helikopter di lapangan Kelurahan Apala dia memanggil dirinya sambil berkata sampaikan ke semua kelompok tani jangan coba coba hadir di kampanye besok disini, kalau ada foto  tulis namanya eksekusi namanya di pertanian.

Baca Juga:  Lautan Manusia Padati Lapangan Mare, Warga Bersatu Dukung Rio-Amir

“Nalorona ajena puang asman pole hely kopter’e dilapangan kel, apala matteru nakabengnga adanna makkeda kasi tau kelompok tani jangan coba2 hadir di kampanye besok disini, kalau ada foto tulis namanya eksekusi namanya di pertanian, terus saya bilang siap puang,” Isi pesan tersebut dalam bahasa bugis.

Pesan tersebut memicu perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat di tengah masa kampanye yang sedang berlangsung. Beberapa pihak menganggap tindakan tersebut melanggar prinsip demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dan hak setiap warga untuk memilih.

Baca Juga:  Keluarga Besar H. Mahmud di Cenrana Siap All Out Menangkan SipakaRioMi

Juru Bicara Paslon nomor urut 2 Ajis Alkatiri saat dimintai tanggapan, menyayangkan dugaan intervensi tersebut. “Ancaman yang ditujukan kepada kelompok tani yang akan menghadiri kampanye tegak lurus bone maju merupakan hal yang sangat tidak beradab,” Ujarnya

Lebih jauh dia mengatakan bahwa, pupuk dan bantuan pertanian merupakan hak seluruh warga negara di Indonesia, oknum yang mengatasnamakan paslon tertentu dan mengancam para petani di Bone jelas merupakan hal yang diluar batas toleransi.

Baca Juga:  504 Peserta Calon PPK Ikuti Ujian CAT 

“Ini tidak boleh dibiarkan, petani kita adalah sumber kehidupan masyarakat bukan hanya di bone tapi juga di seluruh indonesia,” Tambahnya

Hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi baik dari Pasangan Calon nomor urut 3 maupun dari tim pemenangan Paslon Beramal. (*)

Berita Terkait

505 Personel Gabungan Siaga Amankan Porprov Sulsel 2026 di Bone
Pendapatan Nelayan Angkue Bone Anjlok! Dari Rp500 Juta saat Musim Ikan, Kini Hanya Rp28 Juta
Yonarmed 21/Kawali Siapkan 75 Personel Dukung Pengamanan dan Sukseskan Porprov XVIII Sulsel 2026 di Bone
Diduga Dilatari Cemburu, Dua Pria Aniaya Pemuda hingga Terjatuh dari Motor di Bone
Pelaku Narkoba Nekat Kabur ke Plafon Rumah Saat Digerebek, Polisi Temukan 16 Paket Sabu.
Diduga Jadi Arena Sabung Ayam, Lokasi di Desa Suwa Libureng Dibakar Polisi dan TNI
UNCAPI Liburkan Kuliah Tatap Muka, Hampir 1.000 Mahasiswa Dikerahkan Dukung Atlet Bone di PORPROV XVIII
Deadlock! PT Energy Sengkang Tak Buka Data Seismik 2012-2013, FPI Desak Pemda Bone Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:54 WITA

505 Personel Gabungan Siaga Amankan Porprov Sulsel 2026 di Bone

Kamis, 5 November 2026 - 16:45 WITA

Pendapatan Nelayan Angkue Bone Anjlok! Dari Rp500 Juta saat Musim Ikan, Kini Hanya Rp28 Juta

Kamis, 5 November 2026 - 13:56 WITA

Yonarmed 21/Kawali Siapkan 75 Personel Dukung Pengamanan dan Sukseskan Porprov XVIII Sulsel 2026 di Bone

Kamis, 5 November 2026 - 02:08 WITA

Diduga Dilatari Cemburu, Dua Pria Aniaya Pemuda hingga Terjatuh dari Motor di Bone

Rabu, 4 November 2026 - 14:57 WITA

Pelaku Narkoba Nekat Kabur ke Plafon Rumah Saat Digerebek, Polisi Temukan 16 Paket Sabu.

Berita Terbaru