Deadlock! PT Energy Sengkang Tak Buka Data Seismik 2012-2013, FPI Desak Pemda Bone Bertindak

- Jurnalis

Selasa, 3 November 2026 - 18:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM – Pertemuan tripartit yang mempertemukan Pemerintah Kabupaten Bone, Forum Pemuda Indonesia (FPI), dan manajemen PT Energy Sengkang berakhir tanpa kesepakatan atau deadlock, Selasa (3/11/2026).

Audiensi yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Bone tersebut gagal menghasilkan titik temu setelah pihak FPI menilai manajemen PT Energy Sengkang belum mampu memenuhi tuntutan keterbukaan dokumen terkait aktivitas operasional perusahaan.

Ketua FPI, Fahri Bibi Syahputra Potabuga, yang memimpin langsung perwakilan pemuda dalam pertemuan itu, menyayangkan sikap perusahaan yang dinilai belum memberikan penjelasan secara terbuka atas sejumlah dokumen penting yang diminta masyarakat.

Dokumen yang menjadi sorotan FPI meliputi data hasil survei geologi dan fisika serta dokumen historis perekaman seismik tahun 2012 dan 2013.

Baca Juga:  Aniaya Pacar Hingga Babak Belur, Terduga Pelaku Diringkus Resmob Polres Bone

Menurut Fahri, dokumen tersebut penting untuk mengetahui dasar kegiatan perusahaan sekaligus memastikan aktivitas operasionalnya berjalan sesuai ketentuan dan memperhatikan dampak terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar.

“Pertemuan hari ini membuktikan adanya indikasi tertutupnya ruang informasi publik dari pihak korporasi. Bagaimana bisa kami mempercayai komitmen dan dampak operasional mereka jika data dasar seperti hasil survei geologi, fisika, hingga perekaman seismik tahun 2012 dan 2013 saja tidak mampu diperlihatkan di hadapan Pemda dan masyarakat?” tegas Fahri seusai pertemuan.

Baca Juga:  HJB ke-696, Pemprov Sulsel Siapkan 6 Proyek Multiyears Senilai Rp3,7 Triliun

FPI menilai keterbukaan informasi merupakan aspek penting dalam memastikan akuntabilitas perusahaan, kepatuhan terhadap regulasi, serta perlindungan lingkungan hidup.

Tidak adanya dokumen yang diminta dalam forum tersebut membuat FPI mempertanyakan transparansi perusahaan, terutama terkait dasar teknis kegiatan energi yang dilakukan di wilayah operasionalnya.

Fahri menegaskan, masyarakat berhak memperoleh kejelasan mengenai aktivitas perusahaan yang berpotensi bersinggungan langsung dengan ruang hidup dan kepentingan warga Kabupaten Bone.

Atas kebuntuan pertemuan tersebut, FPI menyatakan akan menyiapkan langkah lanjutan untuk mendorong penyelesaian persoalan tersebut.

Salah satu tuntutan yang akan didorong adalah meminta Pemerintah Kabupaten Bone memperkuat pengawasan terhadap operasional PT Energy Sengkang serta mempertimbangkan langkah administratif sesuai kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga:  Warga Waempubbue Amali Nikmati Lampu Jalan dari Sipakario

FPI juga mendesak agar perusahaan membuka dokumen yang diminta sehingga masyarakat memperoleh penjelasan yang utuh mengenai aktivitas dan dasar teknis operasional perusahaan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan atau tanggapan dari manajemen PT Energy Sengkang mengenai alasan dokumen tersebut tidak dapat ditunjukkan dalam pertemuan tripartit.

FPI menegaskan persoalan ini tidak boleh berhenti pada audiensi semata. Transparansi, pengawasan, dan kepastian hukum dinilai menjadi hal penting untuk memastikan aktivitas perusahaan tidak mengabaikan kepentingan masyarakat Kabupaten Bone. (*)

Berita Terkait

Diduga Jadi Arena Sabung Ayam, Lokasi di Desa Suwa Libureng Dibakar Polisi dan TNI
UNCAPI Liburkan Kuliah Tatap Muka, Hampir 1.000 Mahasiswa Dikerahkan Dukung Atlet Bone di PORPROV XVIII
Dua Hari, Sat Narkoba Polres Bone Amankan 13 Terduga Pelaku Narkoba di Tiga Kecamatan
Belum 24 Jam, Polres Bone Ringkus 9 Terduga Pelaku Pembusuran Remaja 15 Tahun
Remaja 15 Tahun Jadi Korban Pembusuran di Bone, Diserang Sekelompok Pemuda Bermotor
Resmi Dilantik, DPP KEPMI Bone di Bawah Kepemimpinan Muh. Khaidir Siapkan Transformasi Organisasi
Anak Diduga Curi Motor Ibu Kandung di Bone, Kendaraan Digadaikan untuk Biayai Pacar
1.086 KK di Bone dan Wajo Bakal Nikmati Listrik Gratis, Andi Muzakkir Aqil Kawal Program BPBL

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:59 WITA

Diduga Jadi Arena Sabung Ayam, Lokasi di Desa Suwa Libureng Dibakar Polisi dan TNI

Selasa, 3 November 2026 - 18:56 WITA

UNCAPI Liburkan Kuliah Tatap Muka, Hampir 1.000 Mahasiswa Dikerahkan Dukung Atlet Bone di PORPROV XVIII

Selasa, 3 November 2026 - 18:01 WITA

Deadlock! PT Energy Sengkang Tak Buka Data Seismik 2012-2013, FPI Desak Pemda Bone Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 17:22 WITA

Dua Hari, Sat Narkoba Polres Bone Amankan 13 Terduga Pelaku Narkoba di Tiga Kecamatan

Senin, 2 November 2026 - 20:32 WITA

Belum 24 Jam, Polres Bone Ringkus 9 Terduga Pelaku Pembusuran Remaja 15 Tahun

Berita Terbaru