BONE.BONEKU.COM – Universitas Cahaya Prima (UNCAPI) mengambil langkah nyata dalam mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Bone. Tak sekadar memberikan dukungan simbolis, kampus ini bahkan mengalihkan aktivitas perkuliahan tatap muka dengan mengerahkan hampir 1.000 mahasiswa untuk memberikan dukungan langsung kepada atlet Kabupaten Bone di arena pertandingan.
Kebijakan tersebut menjadi bentuk keterlibatan aktif UNCAPI dalam menyukseskan pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut. Para mahasiswa tidak hanya diajak menyaksikan pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari barisan pendukung yang memberikan semangat kepada atlet-atlet Bone yang tengah berjuang mengharumkan nama daerah.
Langkah ini merupakan inisiasi langsung Rektor UNCAPI, Prof. Dr. Dra. Hj. A. Cahaya, M.Si., setelah berkoordinasi dengan jajaran wakil rektor terkait. Pelaksanaannya kemudian dipercayakan untuk dikawal oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UNCAPI.
“Kami harus mendukung PORPROV ini dengan mengarahkan seluruh mahasiswa kami untuk memberikan dukungan kepada atlet Kabupaten Bone. Sebagai perguruan tinggi yang tumbuh dan berkembang di Bone, UNCAPI harus hadir dan mengambil bagian dalam menyukseskan momentum besar daerah ini,” tegas Rektor UNCAPI.
Pengalihan aktivitas perkuliahan tersebut mulai diberlakukan pada Rabu, 4 November 2026, pukul 11.00 WITA, setelah pelaksanaan perkuliahan rektor bagi mahasiswa baru, hingga 14 November 2026.
Dalam pelaksanaannya, hampir 1.000 mahasiswa diarahkan untuk menghadiri pertandingan pada sejumlah cabang olahraga yang telah ditentukan. Pengawalan kegiatan dilakukan oleh Dekan Fakultas Saintek UNCAPI yang juga merupakan pengurus KONI Kabupaten Bone sekaligus Ketua Cabang Olahraga Karate Kabupaten Bone.
“Sesuai arahan Ibu Rektor, kami mengarahkan hampir 1.000 mahasiswa untuk mendukung atlet Kabupaten Bone. Kami ingin kehadiran mahasiswa UNCAPI menjadi energi tambahan bagi para atlet yang sedang berjuang meraih prestasi untuk daerah,” ungkap Dekan Saintek UNCAPI.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut bukan sekadar meliburkan mahasiswa dari aktivitas perkuliahan tatap muka. Sebaliknya, UNCAPI menjadikan arena pertandingan PORPROV sebagai ruang pembelajaran langsung di luar kelas.
Mahasiswa tetap memiliki tanggung jawab akademik melalui sejumlah penugasan, mulai dari melakukan presensi kehadiran, menyusun resume hasil pengamatan pertandingan, mendokumentasikan kegiatan dukungan, hingga membuat laporan akademik atau pengabdian kepada masyarakat.
“Mahasiswa tetap belajar, hanya ruang belajarnya yang berpindah. Mereka belajar tentang sportivitas, solidaritas, perjuangan, dan kecintaan terhadap daerah. Inilah pembelajaran yang tidak selalu bisa diperoleh di dalam kelas,” lanjutnya.
Kebijakan ini sekaligus menjadi implementasi semangat Kampus Berdampak yang digaungkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Selain itu, langkah tersebut merupakan bentuk penerapan Tridharma Perguruan Tinggi serta visi UNCAPI yang mengedepankan riset berkelanjutan berbasis kearifan lokal Bugis.
Dukungan UNCAPI terhadap PORPROV XVIII Sulsel juga sejalan dengan hubungan kerja sama yang telah dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Bone, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), KONI, hingga berbagai organisasi cabang olahraga melalui nota kesepahaman (MoU), perjanjian kerja sama, dan Implementation Agreement.
Terlebih, Bupati Bone juga merupakan bagian dari keluarga besar UNCAPI sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Cahaya Prima.
Saat ini, UNCAPI memiliki dua fakultas, delapan program studi sarjana, dan satu program studi magister. Melalui momentum PORPROV, kampus tersebut berupaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sekaligus menanamkan nilai-nilai kearifan lokal Bugis, seperti sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge.
Bagi UNCAPI, dukungan terhadap PORPROV bukan hanya tentang memasang spanduk, membentangkan baliho, atau menyampaikan ucapan melalui media sosial. Lebih dari itu, kehadiran mahasiswa secara langsung di arena pertandingan menjadi wujud solidaritas dan kepedulian kampus terhadap perjuangan atlet daerah.
Ketika para atlet berjuang membawa nama Kabupaten Bone, UNCAPI memilih hadir melalui dukungan nyata. Sebuah langkah yang diharapkan mampu menambah semangat para atlet sekaligus menjadikan PORPROV sebagai momentum kebersamaan seluruh elemen masyarakat Bone. (*)










