Seorang Nelayan di Sinjai Ditemukan Meninggal di Atas Perahu

- Jurnalis

Selasa, 17 Desember 2024 - 20:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINJAI,BONEKU.COM,– Seorang nelayan di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, ditemukan meninggal dunia di atas perahunya setelah berangkat mencari ikan di laut pada siang hari. Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa, 17 Desember 2024, dan ditemukan oleh rekan sesama nelayan yang sedang melaut di sekitar perairan tersebut.

Korban diketahui bernama Amir Arifuddin (51), nelayan asal Pulau Sembilan kabupaten Sinjai. Dari video yang diterima redaksi boneku.com terlihat sejumlah nelayan lain yang menemukan korban berusaha untuk mengevakuasi korban ke atas perahu, karena posisinya terlihat kaki korban berada di atas perahu sementara tubuh lainnya berada di air.

Baca Juga:  1 Rumah Panggung di Dua Boccoe Ludes Terbakar

Kapolsek Pulau Sembilan Iptu Sahabuddin kepada awak media membenarkan kejadian tersebut , menurutnya kini jenazah korban sudah di evakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan.

“Menurut informasi dari pihak keluarga, korban ini memiliki riwayat penyakit stroke, setiap pagi itu dia diantar oleh isterinya ke perahu miliknya menggunakan gerobak, korban setiap harinya ke laut mencari gurita,” Kata Iptu Sahabuddin

Selain itu dia mengatakan bahwa setelah berhasil di evakuasi oleh nelayan lain dilakukan pemeriksaan terhadap korban untuk mencari tahu penyebab kematian korban, namun setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan di tubuh korban, sehingga bisa disimpulkanbahwa korban meninggal dunia akibat sakit.

Baca Juga:  Gantikan Peran Ibu Yang Meninggal, Murid MI Sinjai Rela Bawa Adiknya ke Sekolah Sambil belajar

“Saat ditemukan posisi korban kakinya nyangkut di pelampung perahu, sementara tubuhnya di air, korban diduga mendadak sakit kemudian meninggal dunia,” Sambungnya

Kapolsek Pula Sembilan Kabupaten Sinjai juga mengatakan bahwa untuk kondisi cuaca sendiri sejak subuh hingga siang hari itu bersahabat

Keluarga korban telah menerima kejadian ini dengan lapang dada, meski mereka sangat merasa kehilangan. Pihak keluarga juga mengucapkan terima kasih atas upaya tim medis dan pihak berwenang dalam menangani peristiwa ini.

Baca Juga:  Ultah boneku.com Bertabur Hadiah

Kejadian ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan bagi para nelayan yang seringkali bekerja dalam kondisi yang penuh risiko. Pihak berwenang mengimbau para nelayan untuk tetap memperhatikan kondisi tubuh sebelum melaut dan selalu menjaga keselamatan saat berada di laut. (*)

Berita Terkait

Komunitas Pro Street Bone Tunjukkan Kepedulian, Bagikan Takjil untuk Petugas Damkar di Sejumlah Posko
Berbagi Berkah Ramadan, Polsek Cina Polres Bone Tebar Takjil Gratis untuk Pengguna Jalan
Gelar Uji Konsekuensi, PPID Sulsel Mutakhirkan Daftar Informasi yang Dikecualikan Tahun 2026
Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Program TNI Bangun Jembatan untuk Akses Warga
Remaja Perempuan di Bone Dianiaya Kekasih di Kamar Kos, Alami Puluhan Luka Lebam
Gubernur Sulsel Bantu Warga Korban Kebakaran di Bua Luwu Bangun Kembali Rumahnya
Bupati Soppeng Saksikan MOU Antara BRI dan Pemerintah Desa
Bersama Forkopimda, Bupati Soppeng Sambut Tim Wasev Pusterad

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:59 WITA

Komunitas Pro Street Bone Tunjukkan Kepedulian, Bagikan Takjil untuk Petugas Damkar di Sejumlah Posko

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:44 WITA

Berbagi Berkah Ramadan, Polsek Cina Polres Bone Tebar Takjil Gratis untuk Pengguna Jalan

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:34 WITA

Gelar Uji Konsekuensi, PPID Sulsel Mutakhirkan Daftar Informasi yang Dikecualikan Tahun 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:18 WITA

Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Program TNI Bangun Jembatan untuk Akses Warga

Senin, 9 Maret 2026 - 00:57 WITA

Remaja Perempuan di Bone Dianiaya Kekasih di Kamar Kos, Alami Puluhan Luka Lebam

Berita Terbaru