5 Hari Tenggelam di Sungai, Warga Pattimpa Ditemukan Meninggal Dunia

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 18:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Warga Desa Pattimpa Kecamatan Ponre Kabupaten Bone yang sebelumnya dilaporkan hanyut di sungai Pakkasalo akhirnya ditemukan setelah 5 hari pencarian.

Korban yang diketahui bernama Masse 72 tahun ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di terapung di semak-semak di Dusun Sampobea Desa Tadangpalie Kecamatan Sibulue oleh seorang petani bernama Anto (32) tahun.

Koordinator Pos Sar Bone Febrianto yang dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat tersebut, dia mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan memastikan bahwa mayat yang ditemukan tersebut adalah Masse korban yang dilaporkan hanyut di Sungai Pakkasalo Desa Pattimpa.

Baca Juga:  Mentan RI Tinjau Lokasi Kunjungan Presiden RI di Bone

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan bisa dipastikan korban bernama Masse, sementara tim melakukan penjemputan untuk mengevakuasi korban kemudian dibawa ke rumah duka,” Kata Febrianto, Rabu, 14/5/2025

Sebelumnya korban Masse dilaporkan hanyut di Desa Pakkasalo Desa Pattimpa Kecamatan Ponre Kabupaten Bone, pada Sabtu 10 Mei 2025 lalu. Kronologisnya berawal saat korban bersama keluarga dan rekan-rekannya baru pulang dari kebun menanam jagung.

Baca Juga:  Solidaritas Jurnalis Bone, Aksi di Polres Bone Kecam Penggiat Medsos Yang Plagiat Karya Jurnalistik

Salah satu rekan korban menyeberangi Sungai yang saat itu kondisi air sudah mulai naik, rekan korban sempat melarang korban untuk melintasi sungai namun korban tetap nekat menyeberang sehingga terbawa arus.

Pada saat itu korban terlihat terbawa arus sungai, rekan korban dan keluarga sempat melompat ke sungai dan berusaha menjangkau korban namun sayangnya arus terlalu deras sehingga tidak berhasil diselamatkan. keluarga korban bersama pemerintah setempat kemudian melaporkan kejadian tersebut ke tim SAR untuk dibantu melakukan pencarian. (*)

Berita Terkait

Dugaan Jaringan Lintas Provinsi: Pasokan dari Bone–Wajo, Aparat Diminta Telusuri Seluruh Rantai Distribusi
Bercak Darah Ungkap Misteri Bayi yang Dibuang di Bone, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Kurang 3 Jam
Sempat Buron, Pelaku Penganiayaan Anggota Polri Akhirnya Ditangkap Resmob Polres Bone
Hasil Verifikasi Dikirim ke Jakarta, Pencabutan Izin Tambang Lampoko Tergantung DESDM Sulsel
Dokumen Tambang Belum Lengkap, Gubernur Jatuhkan Sanksi Perusahaan Tambang di Lampoko
Heboh! Suami Kerja di Luar Kota, Istri Diduga “Digoyang” Pria Lain hingga Berujung Penggerebekan
Polisi Bone Ungkap Peredaran Sabu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Awangpone
Kepsek SMPN 5 Bone Buka Suara: Berada di Prancis untuk Diplomasi Budaya, Sekolah Tetap Dipantau

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Dugaan Jaringan Lintas Provinsi: Pasokan dari Bone–Wajo, Aparat Diminta Telusuri Seluruh Rantai Distribusi

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:12 WITA

Bercak Darah Ungkap Misteri Bayi yang Dibuang di Bone, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Kurang 3 Jam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Sempat Buron, Pelaku Penganiayaan Anggota Polri Akhirnya Ditangkap Resmob Polres Bone

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:15 WITA

Dokumen Tambang Belum Lengkap, Gubernur Jatuhkan Sanksi Perusahaan Tambang di Lampoko

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:46 WITA

Heboh! Suami Kerja di Luar Kota, Istri Diduga “Digoyang” Pria Lain hingga Berujung Penggerebekan

Berita Terbaru