CEO BPI Danantara Berkunjung ke BlackRock New York

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 01:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA.BONEKU.COM,– CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani baru-baru ini terpantau mengunjungi markas BlackRock di New York, Amerika Serikat. Kunjungan ini disebut sebagai salah satu penjajakan untuk kerja sama antara perusahaan investasi global ini dengan sovereign wealth fund (SEF) dalam negeri ini.
Melalui instagram resminya, Rosan mengatakan, pertemuan ini berlangsung pada Selasa, (13/5/2025). Pihaknya bertemu Senior Managing Director BlackRock, diantaranya Adebayo Ogunlesi, Rajeev Rao, dan Charles Hatami.

“Kemitraan ini mencerminkan sinergi antara prioritas pembangunan Indonesia dan kekuatan global BlackRock dalam pengelolaan aset, pembiayaan transisi energi, serta infrastruktur digital,” ungkap Rosan dalam akun resminya dikutip Jumat, (16/5/2025).

Baca Juga:  Berkunjung Ke Bone, Presiden Joko Widodo Sapa Petani

Rosan pun menyinggung eksistensi BlackRock yang menjadi perusahaan investasi terbesar di dunia dengan total Assets Under Management (AUM) lebih dari US$11 triliun atau sekitar Rp 180.499 triliun.

“BlackRock menunjukkan kepercayaan investor global terhadap prospek ekonomi kita yang kuat, sekaligus membuka peluang untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Indonesia,” kata dia.
Sebelumnya, Rosan mengungkapkan ada dua investor asing yang hendak melakukan investasi dengan Danantara. Rencananya ini didapat usai Presiden Prabowo Subianto melakukan lawatan ke Qatar beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Dialog Interaktif Kopi Pemilu Boneku.com, Hadirkan Masing-Masing TKD Pilpres

“Alhamdulillah ini juga sudah dicapai kesepakatan dan sekarang realisasinya sedang berjalan untuk pembentukan joint fund atau investasi bersama dengan Qatar Investment Authority yang disepakati langsung,” kata Rosan, di Kantor Presiden, Jakarta, dikutip Kamis (24/4/2025).

Joint fund merupakan kerja sama antara dua pihak terkait pendanaan dalam proyek tertentu. Rosan mengungkapkan rencananya pembentukan Joint Fund ini memiliki nilai mencapai US$ 4 miliar atau setara Rp 67,5 triliun (Kurs Rp 16.876/US$).

Baca Juga:  Honorer Non-Database Berpeluang Diangkat PPPK, Ini Penjelasan BKN

“Dari kami Danantara US$ 2 miliar dan juga dari pemerintah Qatar dalam hal ini QAE, di mana Sovereign Wealth Fund dari mereka juga menaruh US$ 2 miliar di bidang-bidang. Ini akan fokus investasi di Indonesia walaupun terbuka untuk berinvestasi di tempat lain,” kata Rosan.

Adapun bidang investasi yang menjadi prioritas antara lain hilirisasi, kesehatan, digital, ekonomi, dan energi baru terbarukan.

Berita Terkait

Usai Hadiri WEF Davos 2026, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air
Senyap Tapi Menyala : Langkah Strategis RMS Tinggalkan Nasdem dan DPR-RI
Jelang Pilkada 2026, SMSI Bahas Wacana Pilkada Lewat DPRD
Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Andi Amran Sulaiman
Kemenkeu Tak Beri Kepastian, Apdesi Bone Minta Komisi XI Bertindak Tegas
APDESI Bone Datangi Kemenkeu, Desak Pencairan Dana Desa Tahap II Dipercepat
Bone Masuk 5 Besar Nasional Produksi Beras Tertinggi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:47 WITA

Usai Hadiri WEF Davos 2026, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:09 WITA

Senyap Tapi Menyala : Langkah Strategis RMS Tinggalkan Nasdem dan DPR-RI

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:25 WITA

Jelang Pilkada 2026, SMSI Bahas Wacana Pilkada Lewat DPRD

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:59 WITA

Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:44 WITA

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Andi Amran Sulaiman

Berita Terbaru

Hukrim

Aksi Pencurian Gabah di Bone Terekam Jelas Kamera CCTV

Sabtu, 7 Feb 2026 - 16:59 WITA