ASPRUMNAS Dukung Penuh Rencana Pemerintah Programkan 3 Juta Rumah

- Jurnalis

Minggu, 18 Mei 2025 - 17:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Akbar Pamonroi (Wakil Ketua Umum DPP Asprumnas Bidang Lingkungan Hidup & Hunian Agro wisata)

Muhammad Akbar Pamonroi (Wakil Ketua Umum DPP Asprumnas Bidang Lingkungan Hidup & Hunian Agro wisata)

JAKARTA.BONEKU.COM,– Rencana pemerintah untuk merealisasikan program pembangunan 3 juta unit rumah mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk kalangan pengembang, perbankan, dan organisasi masyarakat sipil.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengatasi backlog perumahan nasional yang masih tinggi, serta memberikan akses perumahan yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (PKP RI)  Maruarar Sirait beberapa waktu lalu menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting agar target 3 juta rumah dapat tercapai tepat waktu dan tepat sasaran.

Baca Juga:  Forbes Anti Narkoba Tolak Tawaran 1,5 M Untuk Stop Kawal Kasus Bandar Koko Jhon

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari swasta, perbankan, dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan program ini,” ujar Menteri PKP Maruarar Sirait pada Oktober 2024 lalu

Dukungan nyata datang dari Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah nasional (ASPRUMNAS), yang menyatakan kesiapannya berperan aktif dalam pembangunan rumah bersubsidi.  Wakil Ketua Umum DPP Asprumnas Bidang Lingkungan Hidup & Hunian Agro wisata Muhammad Akbar Pamonroi dalam keterangannya mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah guna membantu menyukseskan program tersebut, khususnya dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca Juga:  Merasa Tak Diperhatikan, Kades di Bone Ngamuk Saat Musrembang

“Kami menyambut baik program 3 juta rumah ini. ASPRUMNAS sebagai asosiasi pengembang siap berkontribusi dalam pembangunan hunian yang terjangkau, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujarnya. Minggu, 18/5/2025.

Lebih jauh Muhammad Akbar yang juga merupakan Tim Khusus Menteri Bidang Pengawasan Internal BUMN dan Komisaris Utama PT. Boneku Intermedia Indonesia menilai program ini sebagai langkah strategis dalam mengurangi angka kemiskinan dan memperkuat stabilitas sosial.

Baca Juga:  Dialog Interaktif Kopi Pemilu Boneku.com, Hadirkan Masing-Masing TKD Pilpres

“Akses terhadap hunian layak adalah hak dasar warga negara. Apa lagi program ini dikhususkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah seperti misalnya buruh nelayan dan buruh tani, Program ini sangat relevan dan patut diapresiasi,” Tambahnya

Dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama, diharapkan program 3 juta rumah ini tidak hanya menjadi target angka semata, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. (*)

Berita Terkait

Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Gubernur Sulsel: Harga Sembako Relatif Terkendali
Wabup Bone Bahas Investasi Rp1,7 Triliun, Pelabuhan Tonra Segera Dibangun
Tekan Lonjakan Harga, Pemkab Bone Bentuk Kios Pangan di Tiap Kecamatan
Video Diduga Konsumsi Narkoba di Hadapan Anak, Terduga Pelaku Diamankan Polisi
Menjelang Ramadhan Harga Cabai di Pasar Tradisional Kian Pedas
Diduga Intimidasi Aktivis, Kader HMI Bone Diserang OTK Bermasker
Warga Bone Padati Operasi Pasar Elpiji, Gas Subsidi Ludes dalam Hitungan Jam
Usai Hadiri WEF Davos 2026, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:02 WITA

Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Gubernur Sulsel: Harga Sembako Relatif Terkendali

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:50 WITA

Wabup Bone Bahas Investasi Rp1,7 Triliun, Pelabuhan Tonra Segera Dibangun

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:48 WITA

Tekan Lonjakan Harga, Pemkab Bone Bentuk Kios Pangan di Tiap Kecamatan

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:46 WITA

Video Diduga Konsumsi Narkoba di Hadapan Anak, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Senin, 9 Februari 2026 - 12:22 WITA

Menjelang Ramadhan Harga Cabai di Pasar Tradisional Kian Pedas

Berita Terbaru