Wabup Bone Rapat Koordinasi Peninjauan Masalah Stunting dan Kemiskinan di Tellu Limpoe

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 21:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Wakil Bupati (Wabup) Bone Andi Akmal Pasluddin bersama rombongan menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi dalam rangka peninjauan masalah stunting dan kemiskinan di Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, Selasa (10/6/2025).

Wabup Andi Akmal bersama rombongan diterima langsung oleh Camat Tellu Limpoe H. Aslamuddin.S.Kep.Ns.,MM.

Dalam sambutannya, berdasarkan laporan dari Camat Tellu Limpoe H Aslamudin, jumlah angka stunting di Kecamatan Tellu Limpoe sebanyak 189 anak dari 11 desa .

“Dan setelah kami melakukan serangkaian intervensi bersama pemerintah desa dan para kader, angka stunting kita berhasil diturunkan data laporan Mei 2025 turun menjadi 142 anak, dan data Juni 2025 jumlahnya kembali turun 126 anak kasus stunting,” ungkap Aslamuddin.

Jumlah warga yang masuk kategori miskin ekstrem di Kecamatan Tellu Limpoe kata Aslamuddin, jumlah rata-rata per desa yakni 4 kepala keluarga (KK) sampai 11 KK per desa.

Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin dimana juga merupakan Ketua Tim Penurunan Stunting (TP2S) Kabupaten Bone menyampaikan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S): TP2S berperan dalam memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program penurunan stunting pemantauan terpadu untuk melacak kemajuan dan mengidentifikasi hambatan.

Rapat Koordinasi ini guna memastikan sampai dimana progres penanganan stunting dan kemiskinan di kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Bone dimana kecamatan ini merupakan salah satu daerah di kabupaten Bone yang tingkat stunting dan miskin ekstremnya cukup tinggi.

Baca Juga:  Paket Baznas Diduga Disalurkan Oleh Oknum Caleg, Bawaslu Langsung Plenokan

Keberhasilan program sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Kurangnya kesadaran, pemahaman, dan motivasi masyarakat dapat menghambat perubahan perilaku yang dibutuhkan.

Dengan mengatasi tantangan kualitas, aksesibilitas, dan pemanfaatan data, program penanggulangan stunting akan menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.

Hal ini memerlukan komitmen yang kuat dari pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat.

Plt. Kadis Kesehatan Kabupaten Bone, drg. Yusuf Tola menjelaskan miskin ekstrem dan stunting merupakan suatu hal yang tidak terpisahkan satu sama lain dimana hal ini jangan disamakan dalam hal negatif.

Salah satu yang menyebabkannya dimana angka kedatangan masyarakat ke posyandu masih kurang.

Memastikan sasaran yang menjadi tolak ukur untuk ada di posyandu sehingga masyarakat dapat mendapatkan layanan guna memastikan kebutuhan dasar sehingga ada data yang dapat menjadi tolak ukur nantinya.

Sementara Kadis Sosial Drs. A. Mappangara menjelaskan jumlah miskin ekstrem 5.681 orang yang ada di Kecamatan Tellu Limpoe dari jumlah penduduk sekitar 11 ribu orang.

Baca Juga:  Wabup Andi Akmal Hadiri Musrenbang RPJMD 2025-2029 dan RKPD Sulsel 2026

Lalu Plt. Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana A. Aswat, S.Sos.M.Si, menuturkan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) memiliki peran krusial dalam pencegahan stunting, berfokus pada aspek kesehatan reproduksi dan keluarga yang berpengaruh signifikan pada pertumbuhan anak.

Peran mereka bersifat preventif mengarahkan intervensi sebelum, selama, dan setelah kehamilan.

Peran DPPKB dalam pencegahan stunting bersifat holistik, mencakup aspek perencanaan kehamilan, kesehatan ibu dan anak, pendampingan keluarga, dan program KB, semua bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal.

Adapun Plt Kadis Pemerintah Desa (PMD) H. Andi Amirat, Peran Pemerintah Desa (PMD) berujar, dalam penurunan stunting sangat signifikan, meskipun tidak langsung menangani aspek kesehatan.

PMD berperan sebagai fasilitator dan penggerak di tingkat desa untuk mendukung program-program penanggulangan stunting yang dijalankan oleh instansi lain. Peran ini bersifat pendukung, namun sangat penting untuk keberhasilan program secara keseluruhan.

Sebagai jembatan antara program-program pemerintah pusat dan daerah dengan masyarakat di tingkat desa.

Kades Sadar Andi Ashar. SH, menjelaskan kurangnya SDM dalam pemahaman penangan stunting sehingga perlu ada bantuan dari pemerintah daerah serta definisi kemiskinan dan stunting itu seperti apa.

Baca Juga:  Motor Curian Ditemukan Kurang dari 24 Jam, Polsek Cina Terus Buru Pelaku

Kades Pallawa, Makmur, S. Kom menyampaikan bahwa keterbatasan peralatan yang ada di posyandu sehingga perlu adanya bantuan dari pemerintah Bone.

Tidak singkronnya data pusat dan yang ada di desa dianggap tidak akurat, maka perlunya dievaluasi kembali.

Kasek SD inpres 12/79 Tellang kere Ilham.S.Pd, Fasilitas yang ada perlunya dilakukan perbaikan.

Kades Bonto Masunggu, Najamuddin terkait pariwisata dimana daerah telah ditetapkan sebagai Desa Wisata akan tetapi masih kurangnya perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bone sehingga hanya menggunakan Dana Desa serta bagaimana pemerintah daerah juga bisa memfasilitasi terkait perbaikan jalan penghubung antar desa yang ada di daerah.

Kades Tellang Kere Makmur, SE, Bangunan Poskesdes yang ada di Desa Tellang Kere perlu dilakukan renovasi.

Kades Batu Putih M. Tahir, menyampaikan, akses jalan yang perlu perbaikan dan jembatan

Kemudian Kades Tapong Ridwan.S.Pd.,M.M, akses jalan perlu perbaikan serta pengusulan pembangunan Pustu.

Kades Polewali Armianto.SH.MH adanya Sekolah yang berdekatan dengan Sungai dimana lokasinya sering banjir sehingga perlu dilakukan pembuatan talud dan jembatan permanen. (*)

Berita Terkait

Operasi Lalu Lintas di Bone Berbuah Penemuan Motor Curian, 1 Pelaku Diamankan
Satu Lagi Pelaku Penyerangan Kios Stiker di Bone Diamankan Resmob Polres Bone
Bupati Bone Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif
3 Hari Pencarian, Nelayan Tenggelam di Perairan Palette Ditemukan Meninggal
Penemuan Mayat Taruna di Kampus Poltek Bone, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sempat Kabur Ke Kolaka, Pelaku Penyerangan Kios Stiker Ditangkap Tim Resmob Polres Bone
Polres Bone Ungkap Kasus Pelarian Anak di Bawah Umur, Pelaku Ditangkap di Wajo
BREAKING NEWS : Seorang Nelayan Dilaporkan Hilang di Perairan Palette Saat Pergi Mencari Ikan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:19 WITA

Operasi Lalu Lintas di Bone Berbuah Penemuan Motor Curian, 1 Pelaku Diamankan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:54 WITA

Satu Lagi Pelaku Penyerangan Kios Stiker di Bone Diamankan Resmob Polres Bone

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:20 WITA

Bupati Bone Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:31 WITA

3 Hari Pencarian, Nelayan Tenggelam di Perairan Palette Ditemukan Meninggal

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:35 WITA

Penemuan Mayat Taruna di Kampus Poltek Bone, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru

Makassar

Drainase Jalan Aroepala Dibenahi untuk Tekan Kerusakan

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:23 WITA