Tokoh Agama dan Masyarakat Bone Serukan Jaga Kamtibmas

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 13:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Suara kebersamaan menggema dari para tokoh masyarakat dan agama Kabupaten Bone yang menyerukan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Mereka menegaskan, penyampaian aspirasi adalah hak demokratis, namun harus dilakukan secara damai tanpa ditunggangi pihak-pihak yang ingin menciptakan kekacauan.

Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bone, Dr. Rachmatur Nair, menilai unjuk rasa adalah bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, ia menyayangkan adanya oknum yang menunggangi aksi sehingga berujung anarkis.

Baca Juga:  BREAKINGNEWS, Rumah Terduga Bandar Narkoba Digerebek BNNP

“Aspirasi mahasiswa, buruh, ojol, maupun pelajar adalah bagian dari demokrasi. Tetapi kami menyesalkan adanya pihak-pihak yang menunggangi aksi tersebut hingga berujung anarkis dan menimbulkan korban. Kami mengapresiasi kesiapan Polri menjaga kondusifitas sekaligus mengungkap pelaku kerusuhan. Harapan kami, ke depan Polri terus meningkatkan profesionalisme pengamanan unjuk rasa dengan menjunjung HAM dan standar kepolisian yang berlaku. Mari kita rawat persatuan, jangan mau diadu domba oleh kelompok yang ingin merusak tatanan pemerintahan Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:  Belasan Rumah di Desa Mallari Rusak Parah Diterjang Puting Beliung

Senada dengan itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bone, Prof. Dr. H. Syarifuddin Latif, M.Pd., melalui Sekretaris FKUB Muh. Alamsyah, S.H., M.H., menegaskan bahwa demonstrasi tidak boleh mencederai nilai persaudaraan dan kerukunan antarwarga.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Bone untuk menjaga kedamaian, saling menghargai, serta tidak mudah terprovokasi isu-isu yang memecah belah. Perbedaan pendapat itu wajar, namun persatuan dan harmoni harus tetap dijunjung tinggi,” tegasnya.

Baca Juga:  Remaja di Bone Ditikam, Pelaku Masih Dikejar Polisi

Seruan para tokoh ini diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat kepolisian, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat. Dengan sinergi antara tokoh masyarakat, tokoh agama, dan aparat keamanan, Kabupaten Bone diyakini akan tetap aman, damai, dan kondusif. (*)

Berita Terkait

Aksi Brutal Remaja Bersenjata Serang Percetakan di Bone, Satu Terluka
Rakor di Sulsel, Wabup Bone Dorong Reformasi Layanan Pertanahan
Mahasiswa di Bone Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Pelaku Dilaporkan ke Polisi
Bupati Bone Dorong Tes Narkoba Wajib untuk ASN, Siap Sidak OPD Bersama BNN
Pelabuhan Bajoe Ditutup Sementara 1 Mei–1 Juni 2026, Penyeberangan Dialihkan ke Siwa–Kolaka
ASDP Salurkan 500 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Penutupan Pelabuhan Bajoe
ASN Bone WFH Setiap Rabu, Bupati Ancam Sidak ke Rumah Pegawai
BAZNAS Bone Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 21:30 WITA

Aksi Brutal Remaja Bersenjata Serang Percetakan di Bone, Satu Terluka

Rabu, 29 April 2026 - 16:18 WITA

Rakor di Sulsel, Wabup Bone Dorong Reformasi Layanan Pertanahan

Rabu, 29 April 2026 - 13:56 WITA

Mahasiswa di Bone Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Pelaku Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 28 April 2026 - 15:26 WITA

Bupati Bone Dorong Tes Narkoba Wajib untuk ASN, Siap Sidak OPD Bersama BNN

Selasa, 28 April 2026 - 15:11 WITA

Pelabuhan Bajoe Ditutup Sementara 1 Mei–1 Juni 2026, Penyeberangan Dialihkan ke Siwa–Kolaka

Berita Terbaru