Oknum Guru TK di Bone Aniaya Murid SD, Orang Tua Geram!

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 19:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM,– Kasus dugaan kekerasan terhadap anak dibawah umur kembali mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Bone. Seorang murid SD Negeri 28 USA, Kecamatan Palakka, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum guru taman kanak-kanak (TK).

Korban diketahui berinisial ZA, siswi kelas V SD, diduga dianiaya oleh Hartati,seorang  guru TK Melati di desa USA. Berdasarkan keterangan orangtua korban, insiden terjadi pada Sabtu pekan lalu, pelaku memukul wajah korban menggunakan buku hingga bibirnya berdarah.

Baca Juga:  Bupati Bone Gaet Investor, PT Biosant Tirta Lestari Siap Bangun SPAM di Bumi Arung Palakka

Tak hanya melakukan kekerasan fisik, pelaku juga melontarkan kata-kata kasar yang tidak pantas diucapkan seorang pendidik kepada anak-anak yang masih dibawah umur.

Ibu korban, Ayu saat ditemui di Mapolres Bone, mengaku sangat terpukul dan marah atas tindakan tersebut. Ia menilai perbuatan pelaku tidak bisa dibenarkan dalam bentuk apa pun.

“Tak masalah jika anak saya ditegur atau diberi sanksi oleh gurunya sendiri. Tapi ini bukan gurunya. Kalau memang anak saya salah bicara, tidak seharusnya dipukul sampai berdarah,” ujar Ayu dengan nada kesal, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga:  Inovasi Baru DLH Bone, Sulap APK Pemilu Jadi Tas

Tak hanya itu, Ayu juga menuturkan bahwa sang guru sempat menghina anaknya dengan sebutan yang sangat menyakitkan.

“Saya tidak terima guru itu menyebut anak saya anak h*r*m. Dari mana dia bisa mengatakan hal seperti itu?” ungkapnya penuh emosi.

Ayu berharap pihak kepolisian segera memproses laporan yang telah ia layangkan agar pelaku mendapat hukuman yang setimpal.

Baca Juga:  Libatkan Penyandang Disabilitas, Paguyuban IKM Bone Gelar Agustus Ceria

“Sebagai orang tua, saya tidak bisa menerima perlakuan seperti ini terhadap anak saya. Apalagi saya dengar, guru itu memang sering bermasalah dan kerap melawan kepala sekolahnya,” tambahnya.

Sementara itu, upaya media untuk mengonfirmasi Hartati, guru TK yang diduga sebagai pelaku, hingga kini belum membuahkan hasil. (*)

Berita Terkait

Belum 24 Jam, Polres Bone Ringkus 9 Terduga Pelaku Pembusuran Remaja 15 Tahun
Remaja 15 Tahun Jadi Korban Pembusuran di Bone, Diserang Sekelompok Pemuda Bermotor
Resmi Dilantik, DPP KEPMI Bone di Bawah Kepemimpinan Muh. Khaidir Siapkan Transformasi Organisasi
Anak Diduga Curi Motor Ibu Kandung di Bone, Kendaraan Digadaikan untuk Biayai Pacar
Kasus Curanmor di Bone, URC Resmob Lakukan Pengejaran hingga ke Morowali
1.086 KK di Bone dan Wajo Bakal Nikmati Listrik Gratis, Andi Muzakkir Aqil Kawal Program BPBL
Diduga Rem Blong, Truk Bermuatan Kayu Terjun ke Sungai di Ponre Bone
Terduga Penipu Bermodus Pesan Material Bangunan Rp13 Juta Dibekuk URC Resmob Polres Bone

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 20:32 WITA

Belum 24 Jam, Polres Bone Ringkus 9 Terduga Pelaku Pembusuran Remaja 15 Tahun

Senin, 2 November 2026 - 12:19 WITA

Remaja 15 Tahun Jadi Korban Pembusuran di Bone, Diserang Sekelompok Pemuda Bermotor

Minggu, 1 November 2026 - 13:24 WITA

Resmi Dilantik, DPP KEPMI Bone di Bawah Kepemimpinan Muh. Khaidir Siapkan Transformasi Organisasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:37 WITA

Anak Diduga Curi Motor Ibu Kandung di Bone, Kendaraan Digadaikan untuk Biayai Pacar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:48 WITA

Kasus Curanmor di Bone, URC Resmob Lakukan Pengejaran hingga ke Morowali

Berita Terbaru