Tak Tersentuh Tim Medis Akibat Faktor Ekonomi, Bocah Penderita Tumor Ganas Butuh Uluran Tangan…

- Jurnalis

Minggu, 18 Februari 2018 - 02:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


BONEKU.COM-Selama 12 bulan, seorang bocah di Kelurahan Waru Bulu Tempe, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, menangis kesakitan menahan rasa nyeri hebat akibat tumor ganas yang menyerang kepalanya. Karena faktor ekonomi, Ia ini harus menahan penderitaan setiap hari dan hanya bisa menahan sakit di tempat tidur.

Setiap hari, Asrul (12 tahun), putra pasangan Rizal (50 tahun) dan Mastini hanya bisa menahan rasa nyeri dan panas di tempat tidur akibat penyakit tumor yang diidapnya. Rizal, ayah Asrul, mengatakan, tumor ganas telah menggerogoti otak anaknya dan menyebabkan pembengkakan sejak satu tahun yang lalu. 
Sejak saat itu, Asrul pun tak lagi bisa bermain menikmati masa-masa kecilnya seperti anak-anak seusianya. 
Tumor ganas yang dideritanya itu, kata Rizal juga membuatnya putra kesayangannya lumpuh dan buta. Asrul, lanjut Rizal sebenarnya telah mendapatkan perawatan medis dari rumah sakit di Bone, namun lantaran empat bulan terakhir tumor otak itu makin mengganas, maka pihak rumah sakit meminta agar Asrul di rujuk ke rumah sakit yang ada di Makassar. 
“Selama empat bulan terakhir ini. Penyakit tumor anak saya semakin parah,” lirih Rizal. 
Karena keterbatasan alat, Asrul harus dirujuk ke rumah sakit yang ada di Makassar. Hanya saja hal ini tidak dapat dilakukan lantaran orang tua Asrul yang hanya seorang petani tak mampu menanggung biaya rumah sakit. 
Kini, pihak keluarga hanya bisa berharap uluran tangan dari pemerintah maupun pihak dermawan yang bisa membiayai pengobatan Asrul. Keluarga hanya bisa membeli obat-obat biasa yang terjual di toko. 
Sementara Asrul sangat menginginkan dapat sembuh dan bersekolah kembali. “Semoga saja ada dermawan yang berbaik hati membantu anak kami. Agar Asrul bisa di bawa ke Makassar untuk mendapat perawatan secepatnya,” pungkas Rizal.(BONEKU.COM)
Baca Juga:  Dugaan Polisi Bekingi Tambang Ilegal, LSM Bone Bakal Lapor Kapolri

Berita Terkait

Terima Bantuan Air Bersih, Warga Kalosi Maros: Terima Kasih Bantuannya Pak Gubernur
Koperasi Awards 2026, Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara
Demi Menghemat Biaya, Karyawan SPBU di Bone Dirampas Hak Jaminan Sosialnya
Tim Monev Polda Sulsel Tinjau Kampung Tertib Lalu Lintas Bone — Cek Efektivitas & Kebutuhan Peningkatan Program
Cegah Penyalahgunaan, Sat Reskrim Polres Bone Gelar Sidak SPBU & Usaha — Dua Kedapatan Pakai Elpiji Subsidi
47 Kasus Narkoba Dibongkar dalam Dua Pekan, Kapolres Bone: 760 Jiwa Berhasil Diselamatkan
Keluarga Klarifikasi Pria Mengamuk di Cina: Tidak Ada Riwayat Gangguan Kejiwaan, Diduga Kesurupan Usai Ziarah Kubur
Panen Padi 10,4 Ton per Hektare, Wagub Sulsel Dukung Penguatan Pertanian Modern di Sidrap

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:47 WITA

Koperasi Awards 2026, Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Demi Menghemat Biaya, Karyawan SPBU di Bone Dirampas Hak Jaminan Sosialnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:42 WITA

Tim Monev Polda Sulsel Tinjau Kampung Tertib Lalu Lintas Bone — Cek Efektivitas & Kebutuhan Peningkatan Program

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:32 WITA

Cegah Penyalahgunaan, Sat Reskrim Polres Bone Gelar Sidak SPBU & Usaha — Dua Kedapatan Pakai Elpiji Subsidi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:39 WITA

47 Kasus Narkoba Dibongkar dalam Dua Pekan, Kapolres Bone: 760 Jiwa Berhasil Diselamatkan

Berita Terbaru