Air Sungai Meluap Akibat Hujan Deras, 3 Dusun di Desa Cakkeware Terendam Banjir

- Jurnalis

Senin, 29 April 2024 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Curah hujan yang tinggi belakangan ini telah menyebabkan bencana banjir di beberapa wilayah, termasuk di Desa Cakkeware Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone. Puluhan rumah di desa tersebut terendam banjir dan meninggalkan dampak yang merugikan bagi warga setempat.

Curah hujan tinggi yang terjadi sejak pagi tadi hingga saat ini telah menyebabkan sungai-sungai di sekitar Desa Cakkeware meluap dan meluasnya genangan air di daerah tersebut. Akibatnya, puluhan rumah warga terendam banjir.

Pemerintah Desa Cakkeware telah mendatangi dan melakukan pemantauan sejumlah dusun yang terdampak banjir, dan dari hasil pantauannya ada sekitar  20 rumah yang terdampak banjir yang berada di 3 dusun tersebut.

Baca Juga:  Dijemput Secara Adat diBone, Soni Sumarsono Berpesan Seperti Ini...

“ada 20 rumah dari 3 dusun yang terendam banjir, Dusun Pajalele 8 rumah,  dusun cakkeware 5 rumah, dusun batu tanre ada 7 rumah, hingga saat ini air masih merendam rumah warga,” Kata Kepala Desa Cakkeware Susisusanti, Senin 29/4/2024.

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa akibat banjir disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi mulai dari pagi tadi sampai saat ini, ditambah dengan meluapnya air sungai yang ada di sekitar lokasi.

Baca Juga:  IRT di Bone Terobos Pengawal Anies Hanya Untuk Foto Bersama

“Ini sungai sudah 10 tahun lebih saya usulkan di musrembang kecamatan  dan kabupaten dan belum ada realisasi hingga saat ini, hanya ada 1 aspirasi yang pernah dikerjakan oleh anggota DPRD kurang lebih 1 kilo meter, tapi masih ada 3 kilometer sungai yang masih dangkal,” Bebernya.

Susi juga menambahkan bahwa rencananya sungai yang ada di Desa Cakkeware ini akan dikerjakan tahun ini oleh Dinas PSDA, namun dia belum bisa memastikan pengerjaannya jadi atau tidak, yang jelas mereka sudah melakukan pengukuran beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Adu Mulut Berujung Kekerasan, Pria di Bone Pukul Istri Sirinya Hingga Babak Belur

Bencana banjir ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan perencanaan dalam menghadapi musim hujan. Peningkatan sistem drainase, pemeliharaan sungai, serta edukasi tentang mitigasi bencana perlu menjadi perhatian serius dalam upaya mencegah dan menanggulangi banjir di masa depan.

Pemerintah daerah dan masyarakat perlu bekerja sama dalam upaya penanggulangan bencana seperti ini. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan dampak dari bencana banjir dapat diminimalisir, dan warga Desa Cakkeware serta wilayah lainnya dapat pulih dan bangkit setelah bencana ini. (*)

Berita Terkait

Sinergi Strategis! Pemkab Bone dan PT Askrindo Perkuat Ekonomi UMKM
Polres Bone Ungkap Peredaran 500 Gram Narkoba yang Dikendalikan Napi Dari Lapas
GEMA Pertanian Bone Siap Deklarasi, Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Petani
ASDP Respons Aspirasi Warga Bajoe, Pengalihan Rute Ditunda hingga 10 April 2026
Ratusan Warga Bone Demo di Pelabuhan Bajoe, Tolak Pengalihan Rute Penyeberangan Siwa-Kolaka
Dari Tempat Edukasi Jadi Lokasi Miras, Warga Soroti TBK Watampone
Aksi Pencurian di Villa Permandian Pallette Berakhir di Tangan Polisi
IRT di Bone Diduga Diancam Airsoftgun, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 23:53 WITA

Sinergi Strategis! Pemkab Bone dan PT Askrindo Perkuat Ekonomi UMKM

Sabtu, 4 April 2026 - 23:39 WITA

Polres Bone Ungkap Peredaran 500 Gram Narkoba yang Dikendalikan Napi Dari Lapas

Rabu, 1 April 2026 - 00:40 WITA

GEMA Pertanian Bone Siap Deklarasi, Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Petani

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:34 WITA

ASDP Respons Aspirasi Warga Bajoe, Pengalihan Rute Ditunda hingga 10 April 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 17:13 WITA

Ratusan Warga Bone Demo di Pelabuhan Bajoe, Tolak Pengalihan Rute Penyeberangan Siwa-Kolaka

Berita Terbaru